29 September 2018

Warung Wakaka: Restoran Strategis dan Nyaman dengan Harga Terjangkau


Beberapa waktu yang lalu saya menyempatkan diri untuk mencoba restoran yang tergolong baru di Surabaya. Nama dari tempat ini adalah Warung Wakaka yang terletak di jalan Manyar Kertoarjo nomor 84, Surabaya. Hasil pencarian saya mengatakan bahwa restoran ini memiliki beberapa cabang di kota besar seperti Jakarta dan Medan, mungkin pusatnya di Jakarta kali ya. Meskipun mengusung nama "warung" di depannya, restoran ini lebih terlihat seperti restoran mewah daripada warung. Lokasinya pun sangat strategis di deretan restoran mewah lainnya yang memang harganya mahal. Begitu masuk ke dalam restoran ini terlihat desain yang bagus, semi industrial sepertinya ditambah dengan goresan - goresan mural di dinding restoran. Banyak sekali kursi yang disediakan disini, lantai bawah untuk area tidak merokok dan lantai 2 untuk area merokok. Begitu duduk pelayan pun langsung menghampiri dan memberikan buku menu yang terlihat mewah. Begitu membuka buku menunya ternyata harga yang ditawarkan tidak mahal, sekelas kafe - kafe kekinian yang sering dikunjungi oleh anak muda.
























Sebut saja mie goreng variasi dijual dengan harga 20 ribuan, terjangkau kan. Pilihan menu yang sering dipromosikan disini adalah martabak samyang seharga 70 ribu untuk yang menggunakan telor bebek, saya pun memesan menu tersebut karena penasaran bagaimana rasanya. Seluruh jenis makanan kafe tempat nongkrong rasanya ada disini, mulai dari sate taichan, bakmi, bakso bakar, nasi goreng, steak, kikil, nasi campur, salted egg, sandwich, martabak manis, dan lain sebagainya. Harga untuk nasi campur berkisar antara 20 sampai 30 ribu rupiah, begitu juga dengan sandwich, yang agak mahal memang martabak karena dipadukan dengan topping kekinian seperti ovomaltine, toblerone, nutella, beng - beng, dan lain sebagainya. Minuman disini pun juga sangat bervariasi, seperti aneka olahan yakult, macchiato, soda, teh tarik, green tea, kopi, mocha, latte, espresso, dan banyak jenis lainnya. Harga yang ditawarkan pun mulai belasan ribu, paling banyak 20-30 ribuan, dan ada juga yang 40 ribuan, terjangkau lah ya. Rasa dari martabak samyang yang saya pesan lumayan enak, tetapi rasa pedas dari samyang ketika kita makan biasanya tidak terlalu terasa, sehingga kurang "nendang" kalau saya bilang. Padahal bayangan saya ketika makan martabak samyang kan perpaduan gurih dan pedas menjadi satu pasti bakal nikmat. Silahkan dicoba.
Read more!

Hawai Bakery: Oleh - Oleh Paling Mainstream di Sorong


Tidak pas rasanya jika pulang ke kampung halaman tanpa membawa oleh - oleh. Nah, salah satu oleh - oleh makanan paling terkenal di Sorong adalah Abon Gulung. Sebenarnya oleh - oleh ini berasal dari Manokwari, tetapi karena lebih ramai orang datang ke Sorong makanya ekspansi ke Sorong dan jadilah oleh - oleh khas Sorong juga. Abon Gulung ini adalah semacam roti yang didalamnya ada abon sapi. Toko terkenal yang menjual ini ada dua, yaitu Billy Bakery dan Hawai Bakery, tetapi kata teman saya yang lebih dulu ada atau sesepuhnya adalah Hawai Bakery. Hasil pencarian di google pun menunjukkan bahwa lebih banyak muncul Hawai Bakery. Pembeli bisa memesan dalam dua jenis golongan, yaitu original yang hanya berisi abon gulung saja, atau kombinasi yang berisi campuran tidak hanya dari abon tetapi juga ada dari keju, coklat, dan rasa lainnya. Paketnya pun terbagi dua juga, ada paket kemasan kecil dan paket kemasan besar. Paket kemasan kecil dijual 125 ribu dan paket kemasan besar dijual 160 ribu untuk kombinasi.






Bagi pembeli yang akan pulang melalui bandara ada cara membeli yang biasa diterapkan. Yaitu maksimal sehari sebelum keberangkatan kita datang ke outlet Hawai Bakery yang ada di ruko samping Masjid Raya jalan Ahmad Yani. Nah, disana kita menyampaikan jadwal keberangkatan pesawat kita dari bandara DEO Sorong, kemudian kita memilih paket dan membayar. Saat sampai di bandara, kita mengambil paket pesanan kita di outlet Hawai Bakery yang ada di dalam bandara DEO Sorong dengan menunjukkan struk, kita akan mendapatkan pesanan yang masih fresh baru diantar dari tempat pembuatan. Hal ini untuk meminimalisir kehabisan pesanan sekaligus mendapatkan produk yang masih fresh. Rasa dari abon gulung ini enak karena rotinya empuk dan mudah dikunyah sehingga menyatu dengan abot saat di mulut. Saya lebih suka varian rasa lain seperti coklat karena memang coklat dimana - mana lebih enak menurut saya. Jangan lupa mampir kesini dulu sebelum kembali ke kota asal ya.
Read more!

03 Agustus 2018

Icon Raja Ampat: Tempat Oleh - Oleh Paling Bagus di Sorong


Pergi ke suatu tempat wisata tidak lengkap rasanya jika tidak membeli oleh - oleh untuk kerabat di kampung halaman. Nah, jika pergi ke Raja Ampat, maka tempat membeli oleh - oleh yang banyak pilihannya ada di Sorong, kota terdekat dengan Raja Ampat. Hasil pencarian saya di internet menunjukkan bahwa tempat membeli oleh - oleh dengan nuansa modern ada di toko bernama Icon Raja Ampat, alamatnya ada di jalan RA Kartini, daerah pasar Boswezen. Toko ini punya 2 outlet yang saling berseberangan, satunya di ruko satunya di rumah, pemiliknya tetap satu keluarga. Kalau di Bali, Icon Raja Ampat ini adalah Joger-nya, atau di Jogja ya ini Dagadu nya, jadi kaos - kaos dengan kualitas bagus dan desain - desain yang bagus ada disini. Selain menjual kaos - kaos beraneka desain dan ukuran, ada juga pernak - pernik khas Papua yang dijual disini, bahkan souvenir tradisional pun juga dijual disini semacam koteka, noken, gelang, dan banyak jenis yang lain.








Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, untuk kaos kisaran harganya 130 ribu untuk yang biasa dan 180 ribu untuk yang premium. Aksesoris tradisional harganya lebih mahal daripada aksesoris kekinian karena memang membuatnya lebih susah dan ketersediaannya lebih sedikit dibandingkan yang aksesoris modern. Gantungan kunci aneka desain pun juga tersedia lengkap disini. Bagi yang mencari lukisan - lukisan khas Papua juga ada banyak pilihan, bahkan kain tempat lukisannya pun terlihat tradisional sekali. Oleh - oleh berupa makanan minuman juga ada disini sebut saja sarang semut, kopi senang, keripik keladi, dan banyak lainnya lagi. Oleh - oleh Papua jangan dibandingkan dengan di Jawa apalagi di Jogja karena harga disana bisa jauh lebih murah daripada disini, sebut saja di malioboro kaos 20 ribu juga ada, disini paling murah 70 ribu untuk kualitas yang jelek. Icon Raja Ampat buka dari jam 9 pagi sampai jam 22 malam, tapi kalau di Sorong saya sarankan pergi - pergi dari jam 10 pagi sampai jam 18 malam karena selain itu toko rawan tutup dan jalanan lebih sepi jadi lebih berbahaya.
Read more!

27 Juni 2018

Nasi Kuning Abba Parman: Nasi Kuning Paling Enak di Sorong


Saya sudah tinggal di Sorong sekitar 6 bulan sejak awal tahun 2018. Selama saya tinggal disini makanan paling banyak ditemukan adalah nasi kuning. Kalau di rumah saya di Pasuruan dan Surabaya, nasi kuning hanya muncul saat acara - acara tertentu saja seperti syukuran, tetapi disini dihidangkan sebagai menu makanan. Saya kira nasi kuning hanya untuk sarapan seperti di Bandung, ternyata penjual nasi kuning disini ada mulai dari pagi hingga malam, dan uniknya ada yang buka hanya pagi dan ada yang buka hanya malam saja. Lebih dari 5 warung nasi kuning yang pernah saya coba disini, tetapi ada 1 warung yang rasanya emang lain daripada yang lain, lebih enak. Awal mula menemukan warung ini saat itu sedang cari sarapan naik motor dengan teman saya, saat sedang membeli nasi kuning di warung yang lain, kami melihat sekeliling dan tiba - tiba fokus ada sebuah warung nasi kuning yang antri pembeli, karena penasaran kami pun tidak jadi membeli di warung lain ini dan langsung menuju ke warung yang ramai pembeli tersebut.





Nama warung ini adalah nasi kuning Abba Parman, letaknya di dekat tugu Puncak Arfak, di jalan Sam Ratulangi. Warung ini berbentuk tenda kaki lima sehingga kalau tutup tidak terlihat jejaknya. Setahu saya bukanya jam 6.30 dan tutup jika habis, saya biasanya kehabisan jam 11 pagi, kalau ramai jam 9 atau 10 pagi juga sudah habis. Pilihan menu yang ada disini cukup beragam, jika ingin nasi kuning berlauk potongan ikan laut dan potongan ayam saja harganya 15 ribu, kalau pakai telur mata sapi/bundar harganya 18 ribu, kalau pakai daging sapi harganya 20 ribu, kalau kombinasi beberapa lauk harganya 25 ribu. Rasanya emang enak, malah enak banget menurut saya jika dibandingkan nasi kuning dari penjual yang lain. Saya sampai tiap minggu pasti setidaknya sekali mampir kesini untuk sarapan. Satu hal yang membuat keyakinan saya akan warung ini yang memang enak adalah saat itu ada pegawai salah satu resort mewah di Sorong yang memesan nasi kuning kotakan disini karena tamunya menginginkan makan nasi kuning, bayangkan sebuah resort mempercayakan makanannya ke warung kaki lima berarti kan memang enak rasanya. Kalau mampir di Sorong dan pingin makan nasi kuning, cobalah warung yang satu ini, tapi pagi ya.
Read more!

24 Juni 2018

Mamatua Villa: Homestay Rasa Resort di Raja Ampat


Usai sudah penulisan blog tentang wisata Raja Ampat keluarga saya. Nah, sebagai tulisan tambahan, saya ingin mengulas tentang penginapan kami yang menurut saya worth it. Nama tempat ini adalah Mamatua Villa yang terletak di Waisai, dekat dengan bandara Marinda. Perjalanan dari pelabuhan Waisai kesini naik mobil menempuh perjalanan sekitar 15-30 menit dengan jalan yang meliuk - liuk melewati perbukitan dan hutan lebat. Penginapan di Raja Ampat secara umum dibagi 2 yaitu resort dan homestay, tidak tahu juga bedanya apa secara pasti, yang pasti homestay lebih murah dari resort dan ini termasuk homestay. Kesan pertama saya terhadap homestay ini sangat takjub karena begitu tiba langsung ada pantai di depan kamar yang berbentuk bangunan tersendiri, apa ya namanya, bungalow sederhana kali ya, hehehe. Selain itu penginapan ini dilengkapi juga dengan meja kursi, ayunan, gubuk, dan tempat makan di tepi pantai untuk sekedar bersantai atau foto - foto. Ada juga dermaga anjungan yang lumayan panjang, jadi kalau sewa speedboat bisa berangkat langsung dari sini, gila sih udah punya pantai pribadi, punya dermaga pribadi pula.













Saya yang tidak pernah melihat fasilitas sekeren ini begitu takjub melihatnya. Saat papa saya tanya ke pengurus penginapan, katanya sewa disini dihitung per orang, per orang 600 ribu per malam, dapat 3 kali makan. Jadi meskipun 1 kamar diisi 4 orang ya bayarnya tetap 2,4 juta. Jangan kaget ya disini memang harga mahal - mahal, Sorong saja mahal apalagi Waisai yang lebih terpencil. Listrik disini hanya ada saat malam hari pukul 17 sampai pukul 7 pagi karena menggunakan genset, belum ada PLN disini. Hal menakjubkan lainnya adalah makanan yang enak - enak, apalagi makan malem tuh, buset dah ikannya gede - gede cuy, ada ikan cakalang, ikan mirip tuna, dan masih banyak lagi. Selain itu, masakan sayuran disini juga enak - enak, bumbunya top deh, saya kira kalau di pedalaman gini makanannya ala kadarnya. Wisata disini berbeda dengan jenis - jenis wisata yang lain, kalau ingin ke pusat keramaian pulau harus pesan taksi dulu menggunakan HP, tarifnya pun tidak murah untuk menyewa itu. Fasilitas harga segitu hanya dapat kipas angin saja, tv pun tidak ada, tetapi kamar mandi dalam dan air sudah lancar kok, sinyal pun ada sehingga nyaman banget menurut saya. Jangan lupa bawa soffel atau autan ya karena disini daerah yang masih ada nyamuk malaria, gede - gede lagi nyamuknya, daripada pulang - pulang kena malaria mending dicegah terlebih dahulu toh.
Read more!
badge