28 Oktober 2018

Sedjenak Koffie: Tempat Nongkrong Asik di Sabang Jakarta


Saya tidak asing dengan kawasan Sabang ini, menawarkan beragam jenis tempat kuliner mulai dari kaki lima hingga restoran, mulai dari makanan lokal hingga mancanegara, ada semua. Pada kesempatan kunjungan saya kali ini, saya bersama teman - teman saya mengunjungi sebuah kafe yang ada di jalan Sabang, nama tempat tersebut adalah Sedjenak Koffie yang lebih dekat ke arah jalan Kebon Sirih. Bangunannya tidak terlalu luas, saya hitung hanya ada 7 kursi saja. Suasana yang ditawarkan sangat nyaman, dengan alunan musik volume rendah dan lagu - lagu swing/jazz, tempat yang saya suka untuk ngobrol - ngobrol dengan kawan lama saya. Menu yang ditawarkan disini tidak terlalu banyak, cukup satu halaman saja, dan menu utama yang ditawarkan adalah kopi karena memang ini adalah kafe untuk kopi.










Beberapa menu kopi yang bisa dipesan adalah kopi susu yang sedang hits, black sweet cream, latte sweat cream, espresso, cappucino, dan banyak varian yang lain. Harga untuk aneka kopi ini berkisar antara 20 ribu hingga 40 ribu rupiah. Minuman bukan kopi yang ditawarkan ada coklat, teh, susu, jus, soda, dan rootbeer. Harganya berkisar antara 10 ribu hingga 40 ribu rupiah. Makanan berat yang ada disini mulai dari nasi wagyu, nasi ayam, nasi terong, nasi goreng, dan nasi bakso dengan harga antara 20 ribu hingga 50 ribu rupiah. Makanan ringan yang ditawarkan adalah sandwiches, kentang goreng, kulit ayam, dan keripik dengan harga 20 ribu hingga 40 ribu rupiah. Saya memesan nasi wagyu dan es coklat. Rasa makanan dan minuman yang saya pesan lumayan enak, kalau di kafe seperti ini memang yang ditawarkan adalah suasana yang nyaman.
Read more!

25 Oktober 2018

Kashiwa: Restoran Makanan Jepang yang Otentik Banget


Saya suka makanan Jepang, restoran yang berbau makanan Jepang yang mainstream selalu membuat saya ketagihan. Nah, pada kesempatan kali ini saya diajak oleh kawan saya yang bekerja di kawasan Blok M untuk mencicipi makanan Jepang yang murah tetapi tempatnya sangat otentik, sangat mirip dengan suasana yang ada di Jepang, namanya adalah Kashiwa yang terletak di jalan Melawai VIII, kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Sangat otentik hingga masuk restorannya pun melalui tangga kecil yang dari depan hanya terlihat papan restorannya saja, mirip dengan suasana restoran yang ada di kota besar di Jepang sana. Begitu masuk suasana negeri sakura sangat terasa, mulai dari interior, furniture, ornamen, hingga merek TV dan siaran TV yang disiarkan pun dari Jepang. Membaca buku menu pun juga harus mikir karena meskipun menggunakan huruf latin tetapi bahasa yang digunakan bukan bahasa Indonesia.


















Nama - nama yang digunakan tidak familiar seperti yang saya baca di restoran Jepang mainstream. Beberapa nama yang familiar hanya teppan yakiniku yang saya pesan, takoyaki, edamame, udon, dan beberapa nama lainnya. Sisanya saya tidak familiar dan dari foto pun tidak jelas itu makanan seperti apa dan isinya apa saja. Saya dan teman saya pun memesan beberapa makanan seperti Gyuniku Enokimaki yaitu jamur yang dililit dengan daging, ikageso syogayaki yaitu olahan gurita kecil, kaisen okonomiyaki yaitu sebuah pizza jepang, dan teppan yakiniku sebuah olahan daging cincang dengan sayuran. Setelah saya makan rasanya memang tidak terlalu menyesuaikan dengan citarasa lokal, banyak unsur citarasa dari Jepang. Menurut saya yang memang suka rasa - rasa otentik ini enak, tapi mungkin untuk orang - orang yang lidahnya sangat Indonesia akan agak aneh saat mencicipinya. Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau, berkisar 30 ribu-40 ribu rupiah untuk makanan yang biasa aja (bukan seafood khusus atau beberapa yang lainnya). Silahkan dicoba dan tempat ini sangat ramai serta kursinya sedikit, jadi kalau antri harap bersabar ya.
Read more!

Tom Sushi: Sushi Berlabel Halal yang Ada di Pusat Kota Jakarta


Wisata kuliner saya kali ini berbarengan dengan bertemu teman - teman kuliah saya yang sekarang sedang bekerja di Jakarta. Tempat makan baru yang saya coba disini adalah Tom Sushi yang berada di Grand Indonesia Mall lantai LG East Mall. Sepertinya restoran ini sudah buka di beberapa tempat di Jakarta. Branding yang ditawarkan oleh Tom Sushi adalah sushi halal dengan label halal yang memang terpasang di restoran ini. Restorannya cukup kecil sehingga kalau jam - jam makan siang pasti akan antri. Metode penyajian sushi dengan menggunakan conveyor seperti restoran sushi terkenal yang lain, kita juga bisa memesan sesuai yang ada di buku menu jika yang kita inginkan tidak ada di conveyor.
















Pembagian harga untuk sushi yang dijual disini berdasarkan warna piring. Ada yang 15 ribu, 20 ribu, dan 25 ribu, kalau menu yang memesan sendiri biasanya lebih dari itu. Setelah menikmati seluruh sushi yang saya ambil, rasanya lumayan enak, variannya hanya untuk sushi yang disajikan dalam jumlah sedikit. Sebenarnya rasa sushi di banyak restoran menurut saya sama saja karena kepekaan rasa lidah saya tidak terlalu tajam hehehe. Minuman yang dipesan adalah ocha dingin seperti biasa karena bisa refill sepuasnya. Dengan harga yang cukup terjangkau, sepertinya ini tempat makan sushi dengan konsep fastfood dimana orang tidak duduk - duduk lama disini layaknya restoran sushi yang lain. Selain sempit, menu nya pun tidak beragam seperti restoran sushi yang lain. Silahkan dicoba sushi halal yang strategis ini.
Read more!

29 September 2018

Warung Wakaka: Restoran Strategis dan Nyaman dengan Harga Terjangkau


Beberapa waktu yang lalu saya menyempatkan diri untuk mencoba restoran yang tergolong baru di Surabaya. Nama dari tempat ini adalah Warung Wakaka yang terletak di jalan Manyar Kertoarjo nomor 84, Surabaya. Hasil pencarian saya mengatakan bahwa restoran ini memiliki beberapa cabang di kota besar seperti Jakarta dan Medan, mungkin pusatnya di Jakarta kali ya. Meskipun mengusung nama "warung" di depannya, restoran ini lebih terlihat seperti restoran mewah daripada warung. Lokasinya pun sangat strategis di deretan restoran mewah lainnya yang memang harganya mahal. Begitu masuk ke dalam restoran ini terlihat desain yang bagus, semi industrial sepertinya ditambah dengan goresan - goresan mural di dinding restoran. Banyak sekali kursi yang disediakan disini, lantai bawah untuk area tidak merokok dan lantai 2 untuk area merokok. Begitu duduk pelayan pun langsung menghampiri dan memberikan buku menu yang terlihat mewah. Begitu membuka buku menunya ternyata harga yang ditawarkan tidak mahal, sekelas kafe - kafe kekinian yang sering dikunjungi oleh anak muda.
























Sebut saja mie goreng variasi dijual dengan harga 20 ribuan, terjangkau kan. Pilihan menu yang sering dipromosikan disini adalah martabak samyang seharga 70 ribu untuk yang menggunakan telor bebek, saya pun memesan menu tersebut karena penasaran bagaimana rasanya. Seluruh jenis makanan kafe tempat nongkrong rasanya ada disini, mulai dari sate taichan, bakmi, bakso bakar, nasi goreng, steak, kikil, nasi campur, salted egg, sandwich, martabak manis, dan lain sebagainya. Harga untuk nasi campur berkisar antara 20 sampai 30 ribu rupiah, begitu juga dengan sandwich, yang agak mahal memang martabak karena dipadukan dengan topping kekinian seperti ovomaltine, toblerone, nutella, beng - beng, dan lain sebagainya. Minuman disini pun juga sangat bervariasi, seperti aneka olahan yakult, macchiato, soda, teh tarik, green tea, kopi, mocha, latte, espresso, dan banyak jenis lainnya. Harga yang ditawarkan pun mulai belasan ribu, paling banyak 20-30 ribuan, dan ada juga yang 40 ribuan, terjangkau lah ya. Rasa dari martabak samyang yang saya pesan lumayan enak, tetapi rasa pedas dari samyang ketika kita makan biasanya tidak terlalu terasa, sehingga kurang "nendang" kalau saya bilang. Padahal bayangan saya ketika makan martabak samyang kan perpaduan gurih dan pedas menjadi satu pasti bakal nikmat. Silahkan dicoba.
Read more!
badge