06 Januari 2019

Jawa Timur Park 3: Banyak Pilihan Wisata Narsis dan Edukasi Disini


Libur akhir tahun 2018 kemarin saya manfaatkan untuk datang ke tempat wisata baru yang ada di kota Batu. Sebenarnya tempat ini sudah lumayan lama tetapi karena saya kerja di pulau lain sehingga baru sempat datang kesini. Namanya adalah Jatim Park 3 yang terletak tepat di jalan utama ke arah Batu dari Malang maupun Surabaya, lokasinya lebih strategis daripada Jatim Park 1 dan 2. Jatim Park 3 ini memiliki mall yang bernama Dino Mall, semua wahana yang ada di Jatim Park 3 masuknya melalui Dino Mall ini. Ada sebuah semacam plaza utama yang samping - samping nya terdiri dari pintu masuk ke wahana - wahana yang ada disini. 2 Wahana utama di Jatim Park 3 adalah The Legend Star dan Dino Park. Masing - masing wahana ini memiliki harga tiket sebesar 100 ribu rupiah tetapi kalau pakai traveloka bisa diskon dikit. Selain 2 wahana utama di atas, ada banyak wahana kecil lainnya yang lebih fokus ke tempat foto - foto tematik dan ada juga yang disertai edukasi seperti Museum Musik Dunia, Funtech Plaza, Circus Magic, The Miracle, Rumah Zombie, dan Ice Cream World.





















Saya sendiri memilih 2 wahana saja untuk dimasukin karena keterbatasan waktu, yaitu Dino Park dan Ice Cream World. Kenapa memilih Dino Park? karena lebih tertarik akibat menonton film Jurassic World hehehe. Pengetahuan baru tentang macam - macam dinosaurus dari berbagai zaman tersaji lengkap disini, buat foto - foto juga bagus. Wahana pertama yang bisa kita coba adalah jelajah 5 zaman. Disini kita akan disuguhkan pengetahuan zaman - zaman dinosaurus selama hidup di Bumi melewati zaman - zaman tersebut. Pengunjung akan dinaikkan kereta bersusun dan akan ada narasi yang mengiringi perjalanan. Setelah melewati museum Dino, kita akan masuk ke area foodcourt dimana ada rute selanjutnya kita bisa memilih ingin ke kanan atau ke kiri dulu. Sebelah kiri ada Dinotopia foodstreet yang menyuguhkan tema ala timur tengah di maroko lengkap dengan penjual karpetnya, tidak lupa ada miniatur dinosaurus dan wahana permainan yang menarik. Sebelah kanan ada The Rimba dan Ice Age yang menyuguhkan perjalanan dinosaurus pada zaman es. Selanjutnya saya masuk ke Ice Cream World yang letaknya juga di plaza utama Dino Mall, harganya 35 ribu sekali masuk. Tempatnya kecil tetapi ada lumayan banyak area foto - foto dengan tempat paling hits ada di dalam, yaitu kolam bola dan ice cream lampu.
Read more!

Foodgasm: Bistro Kekinian yang Ada di Jember


Kunjungan saya ke Jember kali ini sangat berkesan karena sudah banyak yang berubah dari daerah ini. Sudah ada mall, sudah ada restoran terkenal, dan juga banyak tempat makan anak muda baru yang bermunculan disini. Salah satunya adalah Foodgasm yang terletak di jalan Jawa nomor 37, Jember. Lokasinya dekat dengan Universitas Jember, kawasan kampus memang selalu berisi tempat makan yang kekinian ya. Interior dari tempat makan ini seperti kafe - kafe pada umumnya, jumlah mejanya pun cukup banyak, ada yang berisi bangku panjang untuk yang datang ramai - ramai, sampai ada yang untuk berdua. Tempat parkir yang disediakan cukup luas untuk beberapa mobil dan masih bisa parkir di pinggir jalan yang tidak terlalu ramai. Pilihan menu yang ada disini cukup banyak, menu yang menjadi andalan disini adalah mie ayam jamur spesial seharga 17 ribu, bakso taichan seharga 15 ribu, dan nasi ayam salted egg seharga 18 ribu.











Dari nama - nama menu tersebut terlihat bahwa konsep makanan yang diusung merupakan makanan - makanan kekinian seperti salted egg dan taichan yang biasanya dipadukan dengan sate ayam. Pilihan makanan lainnya yang ada disini cukup beragam, ada nasi rawon, nasi soto, nasi goreng, nasi kikil, hingga nasi telur dengan banyak topping. Aneka pilihan mie juga ada disini, layaknya nasi yang berisi berbagai macam jenis, disini mie pun juga diisi dengan berbagai macam jenis seperti mie rawon, mie soto, mie bakso, mie telur, mie tom yam, dan lain sebagainya. Harga makanan disini cukup terjangkau, belasan ribu hingga paling mahal 20 ribuan saja. Pilihan minuman disini juga cukup banyak, ada banyak pilihan kopi, teh, latte, frappe, mocktails, hingga yang tradisional seperti es teler, es campur, es dawet, es sinom, dan es kopyor. Harga minumannya pun juga terjangkau, belasan ribu rupiah saja, jadi kalau makan dan minum disini tidak lebih dari 50 ribu juga bisa. Saya memesan bakso taichan dan virgin mojito, kalau ada minuman yang segar - segar saya lebih memilih itu. Rasa bakso nya enak karena kuah taichan nya memiliki rasa pedas gurih khas taichan yang mantap. Virgin mojitonya juga sangat segar, pas lah untuk menemani malam di Foodgasm Jember.
Read more!

29 Desember 2018

Bukit Delight: Tempat Dinner Ala Garden Party di Kota Malang


Liburan akhir tahun ini saya sempatkan untuk nongkrong bersama teman saya. Ada banyak tempat rekomendasi nongkrong di kota Malang ini, setelah melihat - lihat foto di media sosial, kami memutuskan untuk datang ke Bukit Delight, jalan Joyo Agung nomor 1, Tlogomas, Malang. Bagi pendatang, jalan kesini cukup susah tetapi sudah ada kok di google maps. Bagi orang lokal, jalan paling mudah lewat samping Sardo lurus terus aja mengikutin alur jalan ke atas sampai nanti ada kafe - kafe berjajar dan kafe pertama yang muncul ya Bukit Delight ini. Parkir mobil ada di lahan sebelah dan agak susah juga parkir di kemiringan bagi yang baru bisa nyetir. Kafe nya mengusung tema outdoor dengan lampu - lampu cantik dan bagus kalau dibuat foto. Ada juga area indoor jaga - jaga kalau hujan kali ya pasti pada pindah ke area indoor. Darisini terlihat pemandangan lampu - lampu kota di bawah sana, entah itu daerah mana saya tidak tahu. Area nya sangat luas untuk sebuah kafe, sudah jadi semacam mini wisata.












Saya memilih duduk di kursi yang foto nya paling bagus, kebetulan teman saya membawa kamera juga, pas sudah. Pilihan menu makanan yang ada disini cukup beragam, mulai dari nasi ayam, nasi sosis, mie, burger, donat, pisang goreng/bakar, dan chicken wings. Minuman disini pun juga cukup beragam, ada jus, smoothies, kopi, teh, dan lain sebagainya. Saya sendiri memesan sausage rice seharga 22 ribu dan milkshake taro seharga 18 ribu, harga yang murah selalu tersaji di Malang, enak sekali. Rasa makanannya enak, minumannya pun juga enak, ditambah suasana dingin Malang semakin nikmat. Bagi yang mudah masuk angin bisa membawa jaket karena anginnya cukup kencang, meskipun tidak ada nyamuk. Kata teman saya ada kawannya nikah disini jadi tempat ini juga bisa disewa untuk acara - acara pesta, seru banget ya pesta kebun di ketinggian gini. Harusnya ada pohon yang lampunya nyala bagus seperti di media sosial, sayangnya saat saya datang lampunya tidak nyala di pohon tersebut, sayang sekali.
Read more!

Telaga Bintang: Spot Foto dari Ketinggian dengan Pemandangan Danau Berbentuk Bintang


Saya sempat ke Raja Ampat lagi beberapa waktu yang lalu. Semua spot yang dikunjungi sama kecuali ada tambahan satu tempat yang saya ulas kali ini, namanya adalah Telaga Bintang. Telaga Bintang ini satu kawasan dengan Piaynemo, tapi tetep harus naik kapal untuk menuju kesini karena berbeda bukit karang. Infrastrukturnya sudah hampir sama bagusnya dengan Piaynemo, sudah ada dermaga dan tempat duduk untuk istirahat di dermaga atau untuk sekedar makan bekal. Kemudian kita harus memanjat karang - karang untuk sampai di atas bukit karang karena foto diambil di atas bukit menghadap ke bawah seperti saat di piaynemo. Tidak ada tangga disini tetapi sudah disemen untuk pijakan - pijakan kaki nya, bukitnya pun tidak terlalu tinggi sehingga cukup mudah untuk mencapai puncak bukit asalkan fisiknya prima.







Berbeda dengan Wayag yang masih sangat alami tidak ada sentuhan manusia sedikitpun dan sangat tinggi sehingga sangat menantang. Pengunjung pun harus bergantian untuk mendaki disini karena spot di atas yang tidak luas sehingga kalau terlalu banyak orang malah menghalangi saat akan berfoto. Pemandangan di atas cukup bagus karena ada semacam danau berbentuk bintang yang diapit oleh bukit - bukit karang. Saran saya memakai lensa wide agar terlihat jelas bentuk bintangnya karena kalau lensanya sempit maka tidak terlihat bentuk danau nya. Wisata ke Piaynemo biasanya pasti juga akan dimampirkan kesini atau coba minta saja ke pemandu nya untuk mampir kesini juga. Tetap hati - hati karena tidak ada alat pengaman yang membantu kita disini sehingga kalau tergelincir akan celaka. Pakailah alas kaki yang paling nyaman, kalau saya paling nyaman pakai sepatu karena tidak tergores karang saat naik maupun turun bukit karang.
Read more!

Papua Nugini: Mengunjungi Kawasan Paling Dekat dengan Indonesia di Perbatasan


Dalam kunjungan saya ke PLBN Skouw, saya menyempatkan diri untuk menyeberang ke negara tetangga, Papua Nugini. Saya ingin tahu bagaimana kondisi perbatasan yang ada di sisi sebelah sana. Kawasan perbatasan ini merupakan kawasan wisata dan perdagangan sehingga sudah biasa ada orang menyebrang ke negara sebelah untuk berbelanja, utamanya warga Papua Nugini yang menyebrang ke Indonesia di hari Selasa karena ada hari pasaran dimana warga Papua Nugini berbondong - bondong datang ke pasar yang ada di Indonesia dekat dengan perbatasan untuk berbelanja, lebih tepatnya grosiran atau kulakan karena saya melihat mereka membeli dalam jumlah yang sangat banyak. Nah, saat saya menyebrang kesana cukup unik karena zona waktu disana 1 jam lebih cepat dibanding Papua sehingga disana sudah agak sore jam nya. Kawasan perbatasan disana diisi dengan banyak pedagang souvenir khas Papua Nugini, bedak - bedak tradisional berjajar menyambut orang yang sengaja menyebrang sebentar untuk melihat pemandangan Papua Nugini. 











Ada semacam kawasan wisata kecil disini yang sengaja didirikan karena banyaknya wisatawan Indonesia yang datang kesini. Dari bukit yang ada disini kita bisa melihat kawasan Papua Nugini perbatasan yang masih sederhana, rumah - rumahnya terlihat tradisional dan tidak ada bangunan perdagangan disana. Kota terdekat dari kawasan perbatasan jaraknya sekitar 2 jam perjalanan. Kita hanya bisa menyebrang dengan berjalan kaki karena perbatasan kendaraan belum dibuka oleh pihak Papua Nugini, kalau dari sisi Indonesia sudah memungkinkan sebenarnya. Sambil duduk - duduk di bukit kita juga bisa sambil membeli sosis domba yang memang hanya ada disini, saya belum menemukannya di Indonesia. Rasanya enak, sangat gurih dan seperti sosis sapi, ada kepadatan sehingga tidak kenyal, saya pun doyan makan sosis domba seharga 25 ribu rupiah ini. Sebenarnya kalau mau ke kota ada juga kendaraan umum yang ada disini, bisa saja naik tapi biasanya orang - orang cukup puas dengan jalan - jalan di kawasan perbatasannya saja.
Read more!
badge