29 Maret 2013

Pertemuan 13 PSI


Pertemuan genap selalu diisi dengan praktikum, dan pertemuan ganjil selalu diisi dengan kelas, sehingga bisa ditebak hari ini adalah praktikum. Ya, pertemuan kali ini tetap membahas tentang materi yang dibahas minggu lalu, yaitu ERP. Bedanya jika minggu lalu memakai software yang berbayar dan mahal banget, kali ini kita memakai software yang gratis, namanya openERP. Fungsi dari software ini sama saja dengan SAP, karena memang sama - sama memakai konsep ERP, namun yang membedakan adalah kemudahan dan kelengkapan dari software. Namanya juga barang gratis, pasti lebih tidak lengkap daripada software yang berbayar dong, namun untuk fungsi - fungsi utama nya dan fungsi dasar pasti tetap ada, yang tidak ada adalah fungsi - fungsi pendukung.

Kuliahnya hanya diisi oleh asisten praktikum karena dosen utamanya berhalangan hadir, dan yang mengisi adalah mas Yoga 2010. Mas yoga hanya menjelaskan tentang dasar - dasarnya saja, kita tidak mencoba software nya karena itu dijadikan tugas take home dan kita harus install dan mencobanya sendiri,hmm. 1 kata penting yang bisa didapat dari pertemuan hari ini adalah " syarat terpenting dalam ERP adalah integrasi ". Karena fungsi dari ERP ini adalah mengintegrasikan semua data dari semua divisi di dalam sebuah organisasi, jika tidak bisa mengintegrasikan seperti yang disebutkan, maka tidak bisa disebut sebagai software ERP.

Lalu ERP seperti apa yang dibahas ? yang dibahas adalah manajemen rantai pasok atau biasa disingkat SCM. SCM adalah manajemen untuk memproses rangkaian kegiatan dari produksi awal sampai tiba di tangan konsumen. Fungsi dari SCM ini adalah agar perusahaan bisa lebih esifien dalam pengadaan barang dan jasa, sehingga dana yang digunakan pun lebih sedikit dengan tidak mengurangi kualitas dari produk itu sendiri. Seperti yang pernah saya tulis di awal dulu, fungsi dari sistem informasi adalah memaksimalkan penggunaan teknologi di dalam perusahaan atau organisasi, sehingga yang dulunya dibutuhkan dana yang banyak dan tidak praktis, maka dengan adanya teknologi maka proses yang panjang bisa menjadi lebih ringkas dan lebih murah.

Salah satu implementasi penggunaan openERP adalah tugas akhir milih salah satu senior saya, yaitu mas Kukuh. Mas Kukuh mengambil studi kasus tentang alur distribusi ubi kayu di bulog jatim. Karena selama ini data yang ada di bulog jatim dilakukan secara manual. Jadi data - data yang ada di kota kabupaten se jawa timur harus didata secara manual untuk dikirimkan ke bulog jatim. Tidak ada pengintegrasian data di bulog jatim. Sehingga untuk mengambil sebuah keputusan dibutuhkan waktu yang lama karena harus dilihat secara manual. Maka dari itu diterapkan openERP untuk pengintegrasian data, sehingga data daerah mana yang kelebihan maupun kekurangan bisa dilihat dengan cepat dan ketahanan pangan pun bisa stabil di jawa timur.

Semakin lama saya semakin mengerti implementasi sistem informasi di dalam perusahaan. Tapi yang saya masih penasaran adalah, sebelum ada sistem informasi seperti ini, perusahaan besar sudah lama berdiri, dan menurut saya sudah mempunyai sistem informasi. Lhaa, orang - orang dari jurusan apa yang membuat sistem informasinya ? lalu pastinya mereka pastinya saingan dari anak sistem informasi sendiri, bagaimana ya menyikapinya, jadi penasaran,hmm. Read more!

25 Maret 2013

Pertemuan 12 PSI


Tidak terasa kuliah sudah memasuki minggu ke 7, sudah hampir pertengahan semester. Pertemuan hari ini diisi dengan materi Enterprise Systems. Materi ini tidak jauh - jauh berbeda dengan praktikum sebelumnya tentang SAP karena SAP adalah salah satu implementasi dari ERP  Dalam membahas enterprise System ini, yang dibahas adalah tentang TPS. TPS adalah Tempat Pemungutan Suara Transaction Processing System. Mengapa yang dibahas adalah tentang TPS ? karena TPS merupakan yang paling dekat dengan konsumen karena yang terbawah di bagan. TPS berada di bagian operasional. Transaction adalah garis terdepan. Sehingga TPS sangat penting. Sebagai contoh jika kita mengambil uang di ATM, maka apapun yang kita masukkan itulah yang dinamakan TPS.

Proses dari TPS hingga ke atas adalah sebagai berikut :
Transaction Processing Systems --> akan di record (data baris untuk memperbaharui data di bawahnya) --> menentukan keputusan (DSS)--> menghasilkan sistem informasi

Namun alur di atas tidak mutlak, tetapi bersifat flexible. Tidak semua hal diputuskan dengan alur di atas. Ia akan digunakan ketika ada hal - hal yang besar saja, yang berpengaruh terhadap masa depan perusahaan. Jika hanya hal - hal kecil saja TPS sudah bisa menentukan sendiri. Misalnya jika kita mengambil uang 50 ribu di ATM, maka TPS akan langsung mengeluarkan uang, tidak perlu melapor ke pimpinan bank dulu untuk hanya sekedar memutuskan orang itu mendapatkan uang 50 ribu atau tidak. Kesimpulannya jika tidak terlalu berdampak, tidak perlu sampai DSS, di TPS saja sudah cukup.


Lalu jenis TPS. TPS itu ada 2, yaitu:
- batch = batch adalah sekumpulan, jadi data di TPS dikumpulkan terlebih dahulu, setelah terkumpul dalam jumlah tertentu, baru akan dilakukan proses seperti saat pengumpulan nilai IPK
- online Transaction System = Jika batch dikumpulkan terlebih dahulu, maka online TP langsung diproses karena kebutuhan konsumen yang memang butuh segera diproses seperti penarikan uang di ATM
 
Semua perusahaan besar pasti mempunyai Disaster Recovery Plan. DRP sangat penting karena data - data perusahaan besar pasti sangat penting dan tidak boleh hilang. Mereka pasti mempunyai database yang berisi berbagai macam record atau data perusahaan. Cara - cara menerapkan DRP ada banyak, seperti membuat beberapa database yang tersebar di tempat - tempat yang saling berjauhan, lalu membackup data secara berkala, dan lain sebagainya. Semua itu dilakukan demi kelanjutan perusahaan. Perusahaan tidak mungkin menaruh database di tempat - tempat yang rawan. Tugas dari bu Vivin banyak banget tentang materi - materi yang sudah diberikan, karena sudah memasuki tengah - tengah semester. Hmm, harus pintar membagi waktu. Saya lumayan paham tentang materi hari ini, saatnya diimplementasikan dengan mengerjakan tugas. Sekian. Read more!

23 Maret 2013

Kereta Api dan Kebahagiaan

Ada apa dengan kereta api ?

Hari sudah menunjukkan pukul 3 sore, seorang balita dibonceng ibunya dengan sepeda motor menuju ke stasiun Pasuruan. Setelah sampai, dituntunnya anak itu ke dalam stasiun. Seorang bapak - bapak sedang berjaga di stasiun. Seperti biasa, bapak itu menyapa si ibu yang baru saja masuk ke dalam stasiun. Ibu dan anak itu lalu duduk di kursi peron untuk menunggu kereta lewat. Setelah beberapa lama, kereta pun lewat. Si anak terlihat senang melihat kereta yang lewat itu. Setelah kereta menghilang dari pandangan, ibu dan anak itu pun pamit pulang kepada bapak - bapak yang berjaga di stasiun itu. Hampir setiap hari selama bertahun - tahun ketika si anak belum bersekolah, dia dan ibunya pergi ke stasiun untuk sekedar melihat kereta yang lewat. Oleh sebab itu si bapak - bapak penjaga stasiun tadi sampai hafal kepada si ibu dan anak tersebut. siapa balita itu ? dialah yang sedang menulis artikel ini.

Sampai sekarang, bapak penjaga stasiun yang sekarang sudah menjadi kepala stasiun itu pun masih ingat kepada saya. Beberapa hari yang lalu si bapak bertemu dengan mama saya
"buk, anaknya yang dulu tiap hari ke stasiun itu sekarang dimana ?"
"ooh, dia di Surabaya pak, kuliah"
Bahkan saat beliau sudah menjadi kepala stasiun pun masih ingat kepada balita itu.


Entah mengapa saya suka banget sama kereta api. Setelah bersekolah pun, saya masih menyempatkan diri untuk pergi ke stasiun untuk hanya sekedar melihat kereta yang lewat. Saat lebaran setiap tahun saya pasti ke Jember, tempat nenek saya sekaligus tempat kelahiran saya. Saat saya masih kecil, saya selalu naik kereta untuk pergi ke Jember. Saya masih ingat betul bagaimana saya naik kereta pada saat itu, masih terbayang di benak saya. Dulu saat kereta akan datang, saya dan orang - orang yang akan naik kereta pasti akan berdiri di samping rel, tegang sekali waktu itu, seperti akan maju ke panggung saja.

Suatu saat tiket kereta habis saat akan pulang ke Pasuruan dari Jember, saya lupa umur berapa itu. orang tua saya memutuskan untuk naik bus saja. Tetapi saya tidak mau, saya merengek minta naik kereta. Tetapi karena orang tua saya tidak kehabisan akal, saya dibawa ke stasiun dekat terminal, lalu ditunjukkan bahwa tidak ada kereta. Tetapi tetap saja saya merengek. Apa boleh buat, saya naik bus dengan tangisan, toh nanti capek - capek sendiri. Waktu itu saya juga senang banget membeli mainan kereta, lengkap bersama rel nya.

Sekarang balita itu sudah beranjak dewasa. Tidak ada lagi cerita merengek gara - gara tidak jadi naik kereta. Tetapi saya masih cinta sama kendaraan yang satu ini. Kemanapun saya pergi saya sempatkan untuk naik kereta. Saya pernah naik kereta jarak dekat yang setiap stasiun berhenti, yang isinya orang membawa parit dan hewan ternak, sampai kereta nomor 1 di Indonesia, argo bromo anggrek. Setiap ada kereta lewat di persimpangan jalan, entah mengapa saya senang melihatnya. Mungkin itu yang dirasakan oleh orang yang juga suka kereta api. Dari lahir dan sampai kapanpun, sepertinya kereta tetap akan selalu ada dalam benak saya.
Read more!

Pertemuan 11 PSI

Pertemuan ke 12 ini diadakan pada malam hari, karena praktikum di LPSI, sehingga pertemuan pada siang hari ditiadakan. Kuliah praktikum malam ini begitu spesial, mengapa ? karena kita akan mengotak atik aplikasi yang biaya sewa pertahunnya mencapai 80 juta, itu merupakan harga termurah karena ITS bekerja sama dengan perusahaan penyedia aplikasi ini, dan aplikasi mahal ini hanya ada di jurusan Sistem Informasi, hebat bukaan. Aplikasi ini adalah SAP, mau tahu apa itu SAP ? mbah google siap menjawab,hehehe. Pada pertemuan ke 11 sebenarnya bu Vivin sudah menjelaskan tentang SAP ini, tetapi saya tetap tidak seberapa paham. Yang namanya aplikasi biasanya sekali beli kita sudah bisa menggunakannya sepuasnya, tetapi ini harus bayar per tahun, jadi saya membayangkannya ini adalah aplikasi langganan.

Saat praktikum dimulai, kita dikenalkan dulu apa kegunaan dari SAP ini. Selidik punya selidik, SAP ini digunakan untuk ERP di dalam perusahaan. Gampangnya, aplikasi ini berguna untuk membantu perusahaan mengatur segala urusan bisnis yang ada di perusahaan mulai dari bahan baku sampai produk jadi, mulai dari keuangan sampai hubungan pelanggan. Jadi di dalam aplikasi ini ada berbagai macam menu yang bisa kita manfaatkan. Setelah dijelaskan begitu panjang, saya mulai agak paham. Ternyata data yang kita masukkan ke dalam aplikasi SAP ini tidak disimpan di komputer kita, tetapi disimpan di database yang ada di kantor SAP di Amerika sana.

Lalu saya mencari - cari di google seberapa terkenal SAP ini, ternyata 80% perusahaan yang menggunakan ERP pasti menggunakan SAP. Bisa dibayangkan seberapa besar memori di database sana, mungkin database facebook kalah dengan database SAP ini. Kebetulan sehari sebelumnya saya mengunjungi bursa karir ITS untuk tugas PSI juga, dan ada beberapa perusahaan besar yang mensyaratkan pelamar kerjanya mahir menggunakan SAP. Padahal SAP hanya dimiliki oleh beberapa jurusan di beberapa perguruan tinggi saja, waah. Ternyata menggunakan SAP tidak semudah melipat baju. Saat diberi kesempatan oleh dosen untuk mencoba, banyak dari teman - teman yang salah langkah dan akhirnya aplikasi tidak bisa dijalankan karena tingkat keamanan aplikasi yang tinggi, sehingga tidak mau menerima banyak kesalahan dari user.

Untung saja saya bisa masuk,hehehe. Saat mencoba menu - menu yang ada di dalam pun harus dilakukan dengan penuh kehati - hatian, karena data yang kita input langsung disimpan di Amerika sana. Bisa dibayangkan kalau internet perusahaaan begitu lambat, tatapi tidak mungkin, karena yang menggunakan SAP ini pasti perusahaan besar. Jadinya kita tidak menginput data apa - apa, hanya sekedar mengetahui fungsi - fungsi dari menu - menu yang ada. Benar - benar lengkap dan rumit. Setelah puas menjelajah, akhirnya ada tugas untuk meresume yang sudah kita lakukan tadi dan di print screen. Mungkin itu saja yang bisa saya tulis hari ini, akhir kata, harga mahal belum tentu dibarengi dengan kemudahan. terima kasih Read more!

19 Maret 2013

Pertemuan 10 PSI

 

Pertemuan ke 11 ini diisi dengan materi kelanjutan dari materi pertemuan sebelumnya, yaitu IS in organization. Karena ini lanjutan, maka yang diajarkan pun lebih kompleks daripada pertemuan kemarin. Awal masuk, bu Vivin langsung menjelaskan tentang strategi perusahaan dalam menjalankan usahanya. Strategi yang dimaksud adalah competitive strategies. Strategi ini dibagi - bagi menjadi beberapa kelompok, seperti cost leadership, differentiation, innovation, growth, alliance dan other strategies. Setelah dijelaskan secara singkat, bu Vivin membuat games kecil tentang materi ini. Jadi kita diminta untuk melengkapi tabel yang sudah ada. Di dalam tabel itu sudah ada 1 contoh yang bisa dijadikan petuntuk untuk menebak - nebak contoh yang lain. Kita diberi waktu selama 30 menit untuk mengerjakannya secara berkelompok.

Karena kita belum tau apa - apa, sehingga feeling yang menentukan jawaban kita, ditambah dengan ilmu tentunya. Jika mencari contoh untuk cost leadership, maka yang dicari adalah yang ada kata - kata "cost" di dalam kalimat tersebut. Lalu untuk growth, mencari kata - kata yang ada arti "berkembang" atau "meluaskan" di dalam kalimat. Setelah 30 menit, lembar jawaban dikumpulkan. Setelah dikoreksi, ternyata banyak yang salah, mungkin karena memakai ilmu feeling itu ya, seharusnya lebih banyak ilmunya daripada feelingnya, kenyataannya terbalik,hehehe. Kita harus menelaah terlebih dahulu sebelum memasukkannya ke dalam salah satu kelompok.

Setelah itu di bahas tentang strategi bisnis yang menggunakan teknologi informasi. Pertama tama membahas tentang sebuah kalimat dari Peter Keen. Kata - katanya mempunyai arti bahwa bukan teknologi apa yang penting bagi perusahaan, tetapi bagaimana kita memaksimalkan teknologi yang kita punya sehingga penggunaan teknologi menjadi optimal. Jadi buat apa teknologi canggih tetapi kita tidak bisa memaksimalkan penggunaannya. Ohya, jurusan SI ITS mempunyai lisensi untuk menggunakan SAP. Dalam setahun kita harus membayar 80 juta. Meskipun telah dijelaskan, saya masih bingung seperti apa SAP itu, sampai - sampai setahun harus membayar 80 juta. Itu bisa dibuat beli software animasi yang mahal. Kembali ke topik, IT bisa sangat berguna bagi organisasi karena IT bisa meningkatkan kinerja proses bisnis. Jadi biaya yang sebelumnya digunakan untuk "kerepotan" tanpa IT bisa diinvestasikan untuk IT yang jangka panjangnya akan lebih murah.

Mungkin itu saja yang bisa saya bahas, terima kasih yang telah membaca. :)
Read more!

14 Maret 2013

Pertemuan 9 PSI


Mata kuliah hari ini diisi dengan materi peran sistem informasi di dalam organisasi. Sebenarnya materi ini sudah saya posting di pertemuan 8, tetapi karena waktu itu perkuliahan ditiadakan, maka yang saya tulis hanya gambaran secara umum saja. Namun untuk saat ini saya mudah - mudahan bisa menulis dengan teori yang sebenarnya, hehehe. Sebenarnya ini materi yang tidak terlalu sulit, karena sudah bisa kita pelajari dari berita - berita atau lewat obrolan santai dengan teman dan kerabat kita. Dalam sebuah organisasi, terutama dalam bisnis, secara umum dibagi menjadi 3 tahap, yaitu input, proses, dan output. Input adalah bahan mentah sebelum dilakukan sesuatu terhadapnya.

Dalam sebuah proses untuk pemroses produk, ada alur yang harus dilewati dari bahan mentah sampai costumer services. Jarak dari tempat bahan mentah dan CS kebanyakan sangat jauh karena bahan mentah berasal dari daerah non perkotaan dan CS ada di kota - kota besar dimana pelanggan banyak berada. Hal ini tidak bisa dihindari karena tidak mungkin CS berada di daerah non perkotaan, toh tanpa CS pun mereka sudah memiliki produk yang ditawarkan, berbeda dengan daerah perkotaan yang tidak ada sumber daya alam yang bisa dinikmati, sehingga perlu produk yang berasal dari daerah non perkotaan, maka dari itu adanya CS untuk mendengar aspirasi pelanggan tentang produk yang ditawarkan.

Lantas apakah kita harus berdiam diri ketika ongkos yang organisasi keluarkan dari awal hingga akhir begitu besar ? disini peran dari SI dibutuhkan. Ketika SI sudah masuk dalam organisasi, SI bisa meringkas alur yang aslinya sangat menguras keuangan menjadi lebih murah karena dukungan jaringan yang dibangun. Hal lain yang dibahas adalah tentang mengapa tempat produksi selalu berada di tengah - tengah antara sumber SDA dan perkotaan. Hal ini dikarenakan tidak mungkin pabrik dibangun di tempat SDA karena suatu saat SDA akan habis, lalu mencari SDM yang murah, dan jarak yang jauh dari target pasar yang sebagian besar berada di perkotaan. Sehingga kebanyakan tempat produksi berada di tengah - tengah antara tempat asal dan target pasar. Inilah fungsi SI, bagaimana agar manajemen teknologi terutama bisa berguna untuk meringkas struktur organisasi maupun alur barang dan manusia sehingga profit yang didapat organisasi bisa maksimal.

Yang terakhir adalah jenis - jenis organisasi. Mulai dari yang tradisional sampai virtual. Tradisional adalah yang banyak kita tahu selama ini seperti di struktur pemerintahan maupun universitas. Lalu ada project dan team yang sifatnya tidak permanen, namun lebih cepat bubarnya team karena hanya mengurusi proyek tertentu saja. Struktur project dan bisa membuat pekerja lebih fokus karena tidak digabung antar divisi, sedangkan tradisional masih digabung menjadi satu. Lalu ada virtual yang sekarang sedang naik daun. Organisasi jenis virtual ini membuat owner dan worker tidak bertatap muka, namun bukan berarti tidak aman karena perusahaan yang memakai jasa virtual ini pasti perusahaan besar yang sudah punya nama, namun kita tetap harus berhati - hati, karena semakin maraknya organisasi virtual ini semakin banyak orang yang akan mencari keuntungan melalui cara yang tidak semestinya.

Mungkin itu saja yang bisa saya jabarkan tentang materi hari ini. Dengan semakin belajar SI lebih dalam, maka saya lebih mengerti fungsi dan peran dalam SI. Terima kasih banyak yang sudah membaca, semoga mendapat jodoh ilmu yang bermafaat dengan membaca artikel ini. Read more!

13 Maret 2013

Ekowisata Mangrove: Wisata yang Benar - Benar Alami di Surabaya


Entah kenapa minggu ini banyak wisata yang berhubungan dengan kapal. Meskipun hanya jarak dekat,tapi tetap saja berhubungan dengan kapal. Wisata kali ini adalah ke ekowisata mangrove yang ada di Surabaya timur, tepatnya di daerah wonorejo. Mumpung lagi tanggal merah nih, jadinya saya, adi, ucon, dan Bagus berangkat kesini, kebetulan tidak ada satupun dari kami yang pernah ke tempat ini. Saat perjalanan menuju kesini kami sempat bingung, apakah benar ini jalannya, takut nyasar. Tetapi karena banyak motor yang berisi anak - anak muda yang menuju ke arah yang sama, yasuda jalan saja. Saat sampai, panas yang sangat terik menyambut kami.







Saat datang saya langsung mendatangi tukang cilok, belum makan siang dan sekarang kami disambut dengan panas yang luar biasa, lapar dong, jadinya makan cilok dulu. Dengan tiket seharga 25 ribu, kita bisa naik kapal. Di tengah perjalanan kapal kami sempat zonk, karena saat melihat daerah sekitar sungai itu, kami melihat jembatan yang membelah hutan mangrove, lalu langsung terlintas di pikiran kami bahwa kapal ini hanya membawa kami berkeliling sungai yang ditumbuhi mangrove saja, dan yang kami cari (jalan di tengah hutan mangrove) bisa diakses tanpa harus menaiki kapal, cukup jalan saja dari parkiran mobil. Jadinya sepanjang perjalanan berangkat perasaan agak kesal juga. Ucon sih bilangnya kalau mau ke tempat yang bagus buat foto - foto itu harus naik kapal dulu, padahal kapal ini cuma nganter muter - muter aja, tempat fotonya ada di deket parkiran.






Tetapi perkiraan kami SALAH. Saat mencapai ujung sungai yang berbatasan dengan laut, terlihat dermaga lain yang ada di hutan mangrove. Benar saja, kapal merapat di dermaga itu. Saat berjalan - jalan di sana, kami menemukan yang kami cari, spot foto yang bagus, ASIIK. Akhirnya acara dilanjutkan dengan foto - foto. Di kapal kami sempat bertemu nenek - nenek yang heboh, sempat bercanda juga bahwa dia neneknya adi,hahaha. Saat berjalan di jembatan ini kami agak takut karena melihat kaki - kaki jembatan sudah usang dimakan karang atau air laut, entahlah. Akhirnya perjalanan kami berakhir dan kami berangkat komunaal, sudah telat 2 jam gara - gara nunggu ucon lama banget. Itulah perjalanan saya di wisata mangrove, selamat mencoba
Read more!

11 Maret 2013

Pulau Sempu : Hidden Paradise di Malang Selatan (3)


Setelah sampai, kami langsung mencari spot buat basecamp, mencari tempat yang teduh. Setelah itu kami memcuci sepatu kami yang telah penuh dengan lumpur. Setelah mencuci - cuci, kami mulai melakukan sesi foto, dan nyebur ke danau ini. Yang sangat menarik dari segara anakan adalah ini adalah sebuah danau air asin yang ada di samping lautan lepas. Yang membuat segara anakan menjadi sebuah danau adalah antara segara anakan dan lautan lepas dibatasi oleh tebing tinggi. Air laut masuk ke segara anakan lewat sebuah lubang yang bisa dikatakan sebagai pemecah ombak, sehingga air hanya mengalir halus memasuki segara anakan. Banyak rombongan yang melakukan kemah disini.


Sebenarnya rugi juga kami tidak kemah disini, karena dibandingkan perjalanan yang ternyata begitu berat. Setelah puas berfoto - foto di segara anakan, kami beristirahat di tempat yang teduh tadi sembari menjemur pakaian maupun sepatu yang sudah "dicuci" dengan air laut. Perlu diketahui, saat di tengah - tengah perjalanan, hujan mengguyur pulau sempu, tetapi saat sampai disini, cuaca sangat terik. Setelah beristirahat, kami pergi ke tebing untuk berfoto - foto dengan background samudra Hindia, keren banget pemandangannya. Ombaknya keras banget nabrak pinggiran tebing, gak kebayang kalau jatuh ke situ. Karena hari sudah siang, kami memutuskan untuk balik.


Saya kira kita sampai di sendangbiru tidak terlalu sore, karena ketika kami kembali matahari masih terik di atas. Perjalanan pun dimulai, saya memasang sandal saya erat - erat agar lebih nyaman daripada saat berangkat. Saya kira perjalanan bakal lebih cepat dan mudah, karena hujan sudah reda. Ternyata saya SALAH lagi. Kami merasa sudah berjalan begitu jauh, tetapi pemandu bilang bahwa ini belum setengah dari perjalanan, MEEEN. Ditambah kaki saya yang sakit karena terbentur karang saat berangkat tadi, saya berjalan dengan tidak semangat. Entah mengapa jalan yang kami lewati begitu jelek, kami butuh perjuangan lebih untuk melewatinya. Saat di segara anakan kami bertemu dengan rombongan keluarga yang ada ibu paruh baya dengan umur sekitar 50 atau 60.


Saya membayangkan " masa sih saya yang masih muda lewat jalan seperti ini seperti mau pingsan saja, tetapi ada orang tua yang sanggup", saya masih heran, karena orang tua itu penampilannya bukan seperti orang tua yang suka travelling penuh adrenalin seperti ini. Di tengah - tengah perjalanan pun kami disalip oleh rombongan lain yang kemudian tidak kelihatan lagi karena jauh. Saya jadi merasa jalan yang rombongan kami lewati adalah jalur yang berat, karena setiap pemandu punya jalur sendiri - sendiri. Bayangkan saja, saya hampir emosi karena sudah sandal berkali - kali lepas perekatnya (untung tidak putus), jalannya miring dan kita harus berjalan lurus, sehingga terpeleset terus, jauh pula. Saya harus berkali - kali dibantu uluran tangan karena sandal saya tidak memungkinkan untuk melewati daerah situ. Sudah sangat capek dan dehidrasi, ternyata masih kurang 1/4 perjalanan lagi.


Saat tiba di pantai pun, kami bertemu dengan rombongan orang tua dan keluarganya tadi yang saat kami berangkat mereka masih bersantai di segara anakan. Padahal rombongan mereka lebih banyak, masa kami selemah ini, saya yakin jalur mereka lebih ringan dari jalur kami. Saat sampai di sendang biru, jam sudah hampir pukul 6 sore, sudah gelap. Saat menunggu antrian mandi, saya jadi terpikir dengan perasaan takut " badan saya pegal semua, kaki saya juga sakit plus pegal - pegal sekali, bagaimana saya bisa menyetir mobil manual, jangankan untuk ke Surabaya, perjalanan ke Malang pun saya sudah was - was membayangkan, jalannya meliuk - liuk naik turun, sangat sepi dan gelap, badan saya sudah tidak fit pula".


Setelah mandi dan makan, dengan banyak mengucap bismillahirrohmanirrohim, kami berangkat menuju malang pukul 19.30. Karena cewek - cewek pasti lebih lelah dari cowok - cowok, akhirnya yang tidak tidur selama perjalanan adalah Adi. Jalanan begitu gelap, tidak ada lampu jalan, hanya ada mobil saya di jalan dan hanya ada sorot lampu dari mobil saya, jujur saja, tegang juga. Sehingga saya banyak berdoa dan berhati - hati.

Saat sudah dekat malang, saya mulai mengantuk, akhirnya saya membuka kaca mobil agar tidak mengantuk. Pas 2 jam perjalanan kami sudah memasuki daerah kota Malang, teman - teman pun terbangun, saya harus mengantarkan mereka satu - satu dulu. Setelah selesai, saya lanjut perjalanan ke Malang ditemani rasa ngantuk. Padahal jalanan sepi, jadi saya menyetir dengan kecepatan tinggi dengan konsentrasi yang sudah menurun, untung saja tidak kenapa - napa. Badan saya sudah lelah, ngantuk, pegal - pegal, hmm, perjalanan yang tidak diharapkan. Saya sampai di kosan jam setengah 1 malam. Saya langsung tidur waktu itu. Saat terbangun, saya tidak sadar bagaimana saya menyetir ke Surabaya kemarin, karena rasa kantuk itu. Perjalanan yang sangat menantang, baru pertama kali saya melakukan wisata yang bertaruh raga seperti ini. Oke, sekian posting dari saya, nantikan perjalanan - perjalanan saya selanjutnya, terakhir pesan saya, jangan pernah mengagumi keindahan negeri orang sebelum kau tau betapa negeri kita tercinta ini mempunyai keindahan yang luar biasa. Terima kasih, oya, Saat kalimat terakhir ini di publish, badan saya masih pegal - pegal,hehehe.
Read more!

Pulau Sempu : Hidden Paradise di Malang Selatan (2)


Ternyata perkiraan saya tentang pulau ini salah BESAR. "Ini terjadi ketika musim hujan, saya belum pernah ketika musim kemarau". Saya kira jalannya itu tidak buruk - buruk amat, hanya berlumpur dan datar - datar saja. Lalu jaraknya hanya jauh BIASA. Ternyata kami melewati tanah full dengan lumpur basah, lalu bidangnya miring sekitar 45 derajat, sehingga untuk jalan saja kami harus bertumpu pada akar - akar pohon dan pegangan pada dahan yang kuat. Tetapi tidak SEMUDAH yang dibayangkan. Kami berkali - kali terpeleset, jatuh, terjerembab lumpur, dan sejenisnya. Banyak jalan yang tidak ada akarnya, sehingga kami harus berhati - hati dan pintar - pintar melangkah. Dan saya baru sadar bahwa memakai sandal gunung disini adalah SALAH BESAR. Untung saja sandal saya kuat, sehingga tidak putus, sebagian besar sandal gunung putus saat disini. Jadi SANGAT saya sarankan pinjam saya sepatu khusus p. sempu yang disewakan disana, cuma 10 ribu kok.



Bayangkan saja, tiap melangkah sandal saya tertekan kaki saya yang licin menekan bagian pinggir sandal dengan kuat, tidak ada jalan biasa disini, semua dilalui dengan keringat dan perjuangan. Semua jalan licin. Saya jadi berpikir, terutama untuk orang - orang yang tidak pernah ke tempat seperti ini. Seburuk apapun kondisi perjalanan di pulau sempu yang anda bayangkan ketika anda membaca artikel atau mendapat cerita dari orang lain, ini JAUH lebih buruk, kita tidak lagi berpikir kotor atau tidak, tetapi berpikir apakah ketika pulang tubuh saya baik - baik saja atau tidak.



Saat tubuh saya sudah lelah sekali, saya pikir kita sudah dekat, ternyata kita masih jauh, ohmeen, tidak pernah terbayangkan sejauh dan segila ini. Untung saja kami memakai pemandu, benar - benar buta arah dan hutan lebat. Saya sempat putus asa dan melepas sepatu di tengah perjalanan, karena saat berpapasan dengan orang yang juga di p.sempu, mereka yang memakai sepatu gunung kebanyakan melepas sepatu, namun saat saya rasakan beberapa langkah kaki saya tertusuk - tusuk, terpaksa memakai sepatu yang licin dan sangat rentan putus ini. Saat pemandu memberi tahu bahwa segara anakan sudah dekat, saya membayangkan jalan yang lebih enak, karena sudah dekat pantai. Ternyata jalannya lebih menantang lagi, hmmm.



Jika saya bisa menggambarkan, kita harus melewati tanah miring yang langsung berbatasan dengan laut, sehingga kita bisa saja terjun dari sini, karena tanahnya miring dan langsung berbatasan dengan jurang laut, kita harus benar - benar hati - hati dan bertumpu pada akar - akar pohon yang ada disana. Ini bukan tempat wisata biasa, tidak ada asuransi disini, ini memang benar - benar alam liar. Saya tidak pernah membayangkan bakal melewati tebing dan hanya berpijak di akar pohon berlumpur tanpa pengaman. Dan akhirnya kami pun sampai, yeee.
Read more!

Pulau Sempu : Hidden Paradise di Malang Selatan (1)


Ini adalah hari yang bersejarah dalam hidup saya dan 4 orang ini : Erlinda, Adi, Chara, Hilda. Mau tau kenapa ? Jam menunjukkan pukul 4 pagi, saya terbangun oleh alarm HP, jarang - jarang saya bisa bangun jam segitu. Saya akan berangkat ke pantai sendangbiru, titik awal perjalanan di pulau sempu. Sebelum itu, saya harus menjemput keempat orang tadi. Setelah mandi dan siap - siap, saya mulai menjemput satu demi satu orang - orang itu. Perlu diketahui saya menginap di kosan saya ketika SMA di Malang, jadi rindu masa - masa SMA. Tempat tinggal teman - teman saya itu ada di Malang bagian atas, sedangkan jalan utama ke pantai selatan Malang lebih dekat dari tempat kos saya, alhasil kami mulai berangkat dari tempat penjemputan terakhir pukul 05.30.



Perjalanan ke Sempu ditempuh dengan melewati bululawang, turen, sumbermanjing, dan ke pantai sendang biru. Saya baru pertama kali menyetir ke daerah ini, sehingga hanya bertumpu pada penunjuk jalan warna ijo yang ada di beberapa persimpangan. Kami sempat nyasar di jalan setelah kawasan Turen. Tidak ada petunjuk jalan di daerah situ, sehingga saya menggunakan feeling. Ternyata feeling saya salah, untung saja kami bertanya ke ibu - ibu yang berangkat senam. Kami pun balik arah dan kembali ke jalan yang benar. Di tengah perjalanan kami bertanya kepada ibu - ibu warung, apakah jalan yang kami lewati itu benar atau tidak, sembari adi bertanya, saya menyempatkan diri untuk buang air kecil. Karena teman - teman iseng, saya difoto ! untungnya dari kejauhan. Sayangnya fotonya terhapus di laptop saya.



sekitar jam 07.30 kami sampai di sendang biru. Jalan menuju pantai ini meliuk - liuk dan naik turun, menurut saya lebih mirip jalan ke dataran tinggi daripada ke pantai, karena melewati tepi jurang dan tengah hutan segala. Karena jalan relatif sepi, 2 jam pun sudah sampai disini. Saat bertanya tukang parkir, ternyata untuk ke pulau sempu harus ijin dulu di kantor yang mengurusi. Saat mengurus ijin, kami diberi wejangan dulu tentang seperti apa pulau sempu. Setelah semua lancar, kami pun sarapan dan meminjam sepatu khusus pulau sempu, tetapi hanya saya yang tidak meminjam karena sudah bawa sandal gunung.



Kami pun menyeberang ke pulau sempu. Canda dan tawa masih menghiasi perjalanan ini. Setelah sampai di sana, kami berfoto - foto dulu sebelum memulai perjalanan. Saat memulai perjalanan, saya pun kaget, tinggi banget tantangannya. Kita benar - benar melewati hutan liar, tidak ada jalan setapak, yang ada cuma jejak - jejak lumpur yang sangat licin dan lembek. Di awal - awal saja saya udah berharap agar cepat sampai.
Read more!

Pertemuan 8 PSI


Oke, hari ini adalah pertemuan ke 9 PSI tercinta ini. Kelas hari ini tidak full, karena hari ini adalah HARPITNAS, sehingga mungkin ada teman - teman yang ada acara bersama orang - orang terdekatnya. Pertemuan hari ini kebanyakan adalah membahas tentang penugasan yang telah dikumpulkan. Tugas - tugas terbaik dipresentasikan oleh si pembuat tugas. Tugas pertama yang dipresentasikan adalah tugas kelompok tentang valuable information yang ada di data olimpiade. Ada 5 kelompok yang melakukan presentasi karena menurut b.Vivin tugasnya menarik untuk dibahas. Ternyata kelompok saya termasuk salah satu dari 5 itu, senang dong, hehehe. Presentasi demi presentasi dilakukan, penyajian masing - masing kelompok memiliki ciri khas yang berbeda. Ada kelompok yang membahas tentang tampilannya ketika masih berupa data di excel, ada juga yang membahas tentang informasi yang didapat, ada juga yang keduanya, bermacam - macam.

Setelah 5 kelompok tersebut maju, kelompok saya satu - satunya yang tidak dikomentari, entah karena terlalu benar atau tidak ada yang menarik,hmmm, saya lebih terpikir yang kedua. Setelah membahas tentang tugas kelompok, kuliah dilanjutkan oleh tugas individu. NRP - NRP yang pekerjaannya benar dipajang di depan, seperti biasa, tugas saya tidak masuk. Seingat saya selama 4 minggu kuliah PSI ini tugas saya selalu belum benar sepenuhnya, sepertinya pemahaman saya belum terlalu matang tentang konsep awal PSI ini. Dari yang benar - benar itu, diambil 5 yang memiliki tugas paling menarik. Satu demi satu maju untuk mempresentasikan hasil pekerjaannya, saya pun jadi sadar bahwa banyak kesalahan yang saya lakukan dalam penugasan saya. Karena apa yang saya maksud dan kerjakan dengan yang teman - teman kerjakan memiliki pemahaman yang berbeda dalam suatu hal.

Yang membuat saya ketar ketir lagi adalah saat membuka file yang akan dipresentasikan, saya memerhatikan NRP - NRP yang ada disana. NRP saya tidak ada disitu, saya kira yang ada dalam folder itu adalah NRP yang pekerjaannya benar. Namun tiba - tiba salah satu teman saya menepuk pundak, sebut saja namanya ilmas.
ilmas : to, NRP mu kok gak ada, kamu belum ngumpulin ya
saya : udah kok, emang NRP mu ada ?
ilmas : ada kok, padahal pekerjaanku salah juga

Saya pun tambah sedih, udah pekerjaan belum benar, file pun tak ada, ibarat pepatah, sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Setelah teman - teman presentasi tentang pekerjaannya, b.Vivin menjelaskan tentang kumpulan informasi yang disebut dengan Knowledge atau pengetahuan. Saat pertemuan awal - awal, kita dibimbing untuk membuat kumpulan data menjadi informasi yang mempunyai nilai lebih. Nah, sekarang kita ditantang lebih jauh lagi, kita harus bisa membuat sebuah pengetahuan yang bagus dari kumpulan informasi yang kita punya. Knowledge berpengaruh terhadap kebijakan seorang manager dalam mengambil sebuah keputusan. Jika direview, materi tentang credit scoring kemarin sudah termasuk knowledge karena kita mengambil informasi, lalu dengan data mining kita menganalisa, setelah itu diambillah sebuah keputusan.

Saat kuliah berakhir, saya langsung mendatangi b.Vivin untuk kroscek masalah ini. Setelah dicari di e-learning, ternyata tugas saya belum terdownload karena berada di halaman 2, akhirnya lega, tangga pun tidak jadi menimpa saya, saya hanya terjatuh. Semoga kedepannya saja bisa bangkit dari kejatuhan ini. :) Read more!

09 Maret 2013

Pertemuan 7 PSI



Oke, pertemuan hari ini adalah kelas praktikum. Angka genap dalam posting adalah praktikum sedangkan angka ganjil adalah kelas biasa. Kami kira awalnya kelasnya di ruang biasa, tetapi ditunggu kenapa bu Vivin tidak datang - datang, akhirnya ketua kelas mencari dosen ke ruangannya dan ke LPSI. Setelah berkeliling, ternyata hari ini adalah praktikum di LPSI yang dikelola oleh asisten praktikum. Praktikum hari ini akan membahas tentang data mining bagian credit scoring. Yang dimaksud dengan data mining adalah mengolah data sedemikian rupa dengan beberapa langkah yang akhirnya akan memunculkan informasi yang sangat berguna bagi user, terutama bagi pemegang keputusan. Sebelum membuat credit scoring pasti harus sudah tahu apa saja aspek yang dinilai, lalu aspek yang paling memengaruhi, dan sejenisnya. Semua itu penting karena akan dijadikan patokan penilaian apakah credit yang diajukan oleh calon kreditor diterima atau tidak.

Setelah penjelasan tentang credit scoring, kita ada tugas tentang menggunakan aplikasi credit scoring yang telah dibuat oleh senior kami ketika tugas akhir dulu. Basic dari program ini adalah menggunakan ms. excel. Sampai sekarang saya masih bingung bagaimana membuat ms. excel bisa secanggih itu, diapakan coba. Di penjelasannya sih digabung dengan pemrograman, belum terbayang bagaimana bisa dikawinkan antara excel dan pemrograman. Tugasnya cukup mudah karena kita hanya perlu print screen seolah - olah kita menjadi pegawai bank yang melayani salah satu nasabah, hanya dengan mengetikkan data - data di kolom yang telah tersedia. Hal ini sangat membantu karena pegawai bank tidak perlu capek - capek kerja menyeleksi setiap syarat yang diperlukan, tinggal masukin data, beres deh.

Program yang diberikan kepada kita sebenarnya cukup bagus, namun sayangnya alasan yang diberikan di kolom keputusan agak membingungkan karena penulis pernah mengalami ketika mencoba hasilnya ditolak. Tetapi alasan yang diberikan adalah mengajukan kredit terlalu sedikit, di bawah standar. Padahal di awal menjalankan program kita tidak diberi tahu tentang berapa uang yang bisa kita ambil. Kesimpulan dari kuliah hari ini adalah sistem informasi mempunyai berbagai peranan dalam dunia di era globalisasi ini, apalagi bagi yang ingin masuk bank, pasti berlomba - lomba. Tetapi tenang, SI ITS tetap dilirik kok dibandingkan yang lain,hehehe. Read more!

06 Maret 2013

Pertemuan ditiadakan PSI


Pertemuan hari ini ditiadakan, namun kita harus belajar mandiri tentang bab yang seharusnya hari ini dijelaskan oleh bu vivin. Hari ini akan membahas tentang peranan sistem informasi di dalam suatu organisasi. Dari materi yang saya baca, peranan sistem informasi dalam suatu organisasi sangat besar. Karena di abad milenium ini, semua harus berjalan dengan cepat dan tepat. Dengan adanya sistem informasi, organisasi akan lebih mudah menjalankan kegiatannya karena membuat proses yang dahulu lama kini semakin cepat. Ambil contoh dalam hal organisasi industri waralaba. Jika organisasi mempunyai usaha supermarket yang tersebar dimana - mana, akan sangat tidak efisien jika stok barang dihitung secara manual.

Dengan adanya sistem informasi, barang - barang itu akan diberi kode lalu diinputkan di komputer. Jika barang telah habis, manager toko akan dengan mudah mengetahuinya dan langsung meminta kepada pusat agar mengirim barang - barang yang diinginkan. Itu akan mempercepat kerja organisasi dan bisa mendatangkan keuntungan maupun nilai lebih terhadap usaha yang dijalankan.

Selain itu, sistem informasi semakin membuat persaingan usaha menjadi lebih ketat. Karena mereka berlomba - lomba meningkatkan daya tarik masyarakat untuk menggunakan jasa mereka. Ambil contoh organisasi yang mempunyai usaha penjualan tiket pesawat. Mereka akan berlomba - lomba memberikan konsumen kemudahan dalam bertransaksi menggunakan sistem informasi yang pas sehingga menarik. Selain itu, dalam struktur organisasi, sistem informasi juga berperan dalam merubah susunannya. Misalnya jika dahulu masih ada sie yang bekerja di bagian yang belum bisa dihandle oleh sistem informasi, maka sekarang bagian itu tidak ada dan struktur organisasi semakin ramping.

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Sekarang saatnya mengerjakan tugas PSIIII Read more!

2 Hari kelahiran : Blog dan SI 2012


treeet teeeet teeeet teeet ! Hari ini adalah hari bersejarah dari blog ini. Sudah 4 tahun blog ini ada di dunia blogging Indonesia. Jika kita flashback, banyak perubahan yang sudah terjadi dalam blog ini. Berawal dari tanggal yang sama 4 tahun yang lalu, saya dan Aga membuat blog untuk memenuhi tugas TIK waktu itu. Setelah penilaian selesai, kami tetap melanjutkan penulisan blog ini. Waktu itu blog ini bernama hitechmusic.blogspot.com

Lama berjalan, setelah kami beranjak dari SMP ke SMA, blog ini mulai vakum karena kesibukan kami, tetapi tetap saya sempatkan untuk posting, tetapi jauh lebih sedikit dari awal munculnya blog ini. Setelah kuliah, ada tugas lagi yang mengharuskan saya membuat blog. Saya pikir jika membuat blog yang baru, tidak efisien karena masih ada blog lain yang saya punya. Saya pun bertanya ke Aga, dia memperbolehkan saya memiliki penuh blog ini, karena dia sudah tidak sempat posting, maklum kuliah di kedokteran sangat berat. Akhirnya saya rombak total blog ini, nama webnya saya ganti menjadi titofebrian.blogspot.com, isinya maupun temanya pun saya rubah total. Dan blog ini pun menjadi aktif lagi karena kuliah saya mengharuskan saya sering - sering blogging.

posting pertama blog 4 tahun yang lalu

bendera HMSI 12 X 8 meter



Ada hari bersejarah lagi di tanggal yang tidak jauh dari hari ini, yaitu tanggal 2 Maret 2012. Yaitu maba 2012 bukan lagi menjadi maba, tetapi menjadi angkatan 2012. Sehingga kami pun secara resmi menjadi bagian dari keluarga HMSI. Saat proses pengangkatan pun berlangsung seru, suasananya sangat panas dan tensi tinggi. Oke, tugas saya masih banyak yang belum dikerjakan. Sekian posting dari saya, sekali lagi, selamat ulang tahuuuun. Read more!

18 tahun



Tidak menyangka, saya masih telah berumur 18 tahun, masih cukup muda juga,hehehe. Bagi yang belum tahu, Ulang tahun saya itu tanggal 25 Februari. Seperti orang yang lagi ulang tahun lainnya, saya menjadi "badut beradonan". Ada cerita lain sebelum saya menjadi adonan ini. Saat kuliah sore, tiba - tiba kaki saya sakit sekali ketika digerakkan. Saya kira kram biasa, tetapi kok tidak selesai - selesai, gerak sedikit sakitnya minta ampun. Saya pun bercerita ke teman saya, katanya sih saya kecetit, bisa disalepin gitu. Alhasil selama kuliah berlangsung saya tidak memerhatikan, karena sibuk dengan rasa sakit di pangkal kaki ini. Saat jam kuliah selesai, saya langsung pulang ke kosan, dan titip teman saya untuk membelikan salep. Padahal malamnya Linda ke Surabaya untuk sekedar jalan - jalan di malam tanggal ulang tahun ini, sedih banget deh kecetit ini.

Saat di kosan saya hanya bisa tiduran. Lama berselang, teman saya datang membawa salep yang saya pesan, tetapi dia tidak sendirian, dia bersama teman saya yang lain. Tidak berpikir panjang, saya langsung menyalep kaki saya tersebut. Setelah agak mendingan, saya diajak keluar kosan sama teman - teman saya itu. Pertama ada kue ulang tahun, krim kue ini adalah awal dari diri saya menjadi badut beradonan. Setelah itu, yaa seperti biasa lah, hujan lemparan tepung, kopi, telur pun beterbangan di area kosan. Status darurat pun diberlakukan di radius 10 meter. Saya tidak mau jadi adonan sendiri, teman - teman saya juga saya beri adonan, motor mereka pun tidak luput.



Setelah semua berakhir, saya pun membersihkan diri saya yang telah hina ini. Saya mandi kembang 7 rupa, lalu keramas 2 kali, sabun 2 kali, pokoknya serba 2 kali. Setelah yakin tubuh saya bersih dan wangi, saya kembali ke kamar. Lalu kecetit saya bertambah parah gara - gara tadi lari - lari kejar - kejaran sama temen - temen untuk berbagi adonan. Saya pun SMS Linda agar naik taxi saja kesini, saya tidak sanggup. Setelah sampai, kami ngobrol - ngobrol di depan kosan. Ternyata dia membawa kado spesial untuk saya. Membuat ini butuh keterampilan ekstra yang hanya dimiliki wanita saja. Setelah ngobrol - ngobrol, kita makan di soto cak har, tetapi karena kaki saya masih sakit sekali, saya putuskan bahwa dia saja yang menyetir. Mungkin karena dia belum terbiasa dengan Surabaya, perjalanan kosan ke gotri aja dianggap jauh, padahal dekat sekali. Karena Gotri tutup, kami pun ke cak har, sampai malam.

Lalu saya mengantar dia ke kosan teman SMA kami. Keesokan paginya kami harus berpisah karena dia ada kuliah siang harinya. Perjuangannya ke Surabaya itu lho, super banget, thank's momo and my friends :) Read more!

Pertama kali Rally



Oke, posting kali ini akan bercerita tentang pengalaman saya dan rekan - rekan saya dalam mengikuti city rally. Rally yang dimaksud bukan rally yang melewati jalan absurd yang bikin mobil babak belur, tapi rally keliling kota di tengah padatnya jalanan. Karena kami belum pernah ikut rally, wajah kami terlihat paling imut - imut ketika datang ke tempat start. Selain terlihat imut - imut, kami sendiri belum mengerti peraturan - peraturan dalam rally kali ini. Jadinya ketika start dimulai, asal jalan saja deeh.

Perintah pertama adalah membuat display jarak di mobil menjadi 0 km, kami pikir mudah, sehingga kami tidak mencobanya terlebih dahulu. Ternyata saat di tempat yang ditentukan, setelah kami tekan - tekan tombolnya dan diputar putar, tetap saja tidak bisa jadi 0, bisanya pindah mode. Kami pun kebingungan. Akhirnya karena tegang, kami lanjut saja perjalanan tanpa menjadikannya 0 km. Setelah sampai luar ITS kami baru menemukannya, alhasil kami kembali ke ITS untuk di 0 kan, karena kami kira nanti lombanya berjalan dengan ketat dan spesifik, sehingga setiap sampai di POS tertentu akan di check.

Setiap pergantian POS, soal yang diberikan pun berbeda cara pengerjaannya. Soal - soal awal masih mudah, tetapi setelah sampai rute - rute akhir, susah banget soalnya, sampai nyasar - nyasar segala. Sebenarnya perintahnya itu mencari stempel di rute - rute yang kita lewati, di kertas yang telah disediakan sih ada 30 tempat stempel. Tapi sampai pertengahan lomba kami masih dapat 4 stempel, kami pun curiga banyak yang telah terlewatkan tetapi kami tidak tahu dimananya. Akhirnya kami kembali ke rute yang telah dilewati tetapi tetap saja hasilnya NIHIL.

salah satu tempat buat stempel



Setelah melewati semua rute, kami hanya mendapatkan 8 stempel. Kami pun jadi sadar bahwa :
1. buat apa tadi di awal lomba kami kembali ke ITS hanya untuk 0 km, selama perjalanan tidak ada yang mengecheck
2. Pergantian antar POS tidak ditandai dengan panitia, sehingga percuma saja kami pelan - pelan hanya untuk agar sesuai dengan waktu yang tersedia, nyatanya kami banyak nyasar dan kembali ke rute sebelumnya yang memakan sangat banyak waktu
3. Kunci jawaban setelah finish memberi tahu bahwa ada 24 stempel, dan kami telah melewati semua tempat yang ditulis di kunci tersebut, lalu dimana ada stempel ? masa papan segede gambreng itu tidak kelihatan, atau kami harus turun lalu bertanya kepada orang disitu ?

Kesimpulan yang saya dapat, meskipun kita nyasar sampai Gresik pun tidak akan ada yang tahu karena sepanjang rute kami tidak menemukan panitia sama sekali. Frustasi lalu pulang pun bisa kita lakukan,hehehe. Read more!
badge