13 Maret 2013

Ekowisata Mangrove: Wisata yang Benar - Benar Alami di Surabaya


Entah kenapa minggu ini banyak wisata yang berhubungan dengan kapal. Meskipun hanya jarak dekat,tapi tetap saja berhubungan dengan kapal. Wisata kali ini adalah ke ekowisata mangrove yang ada di Surabaya timur, tepatnya di daerah wonorejo. Mumpung lagi tanggal merah nih, jadinya saya, adi, ucon, dan Bagus berangkat kesini, kebetulan tidak ada satupun dari kami yang pernah ke tempat ini. Saat perjalanan menuju kesini kami sempat bingung, apakah benar ini jalannya, takut nyasar. Tetapi karena banyak motor yang berisi anak - anak muda yang menuju ke arah yang sama, yasuda jalan saja. Saat sampai, panas yang sangat terik menyambut kami.







Saat datang saya langsung mendatangi tukang cilok, belum makan siang dan sekarang kami disambut dengan panas yang luar biasa, lapar dong, jadinya makan cilok dulu. Dengan tiket seharga 25 ribu, kita bisa naik kapal. Di tengah perjalanan kapal kami sempat zonk, karena saat melihat daerah sekitar sungai itu, kami melihat jembatan yang membelah hutan mangrove, lalu langsung terlintas di pikiran kami bahwa kapal ini hanya membawa kami berkeliling sungai yang ditumbuhi mangrove saja, dan yang kami cari (jalan di tengah hutan mangrove) bisa diakses tanpa harus menaiki kapal, cukup jalan saja dari parkiran mobil. Jadinya sepanjang perjalanan berangkat perasaan agak kesal juga. Ucon sih bilangnya kalau mau ke tempat yang bagus buat foto - foto itu harus naik kapal dulu, padahal kapal ini cuma nganter muter - muter aja, tempat fotonya ada di deket parkiran.






Tetapi perkiraan kami SALAH. Saat mencapai ujung sungai yang berbatasan dengan laut, terlihat dermaga lain yang ada di hutan mangrove. Benar saja, kapal merapat di dermaga itu. Saat berjalan - jalan di sana, kami menemukan yang kami cari, spot foto yang bagus, ASIIK. Akhirnya acara dilanjutkan dengan foto - foto. Di kapal kami sempat bertemu nenek - nenek yang heboh, sempat bercanda juga bahwa dia neneknya adi,hahaha. Saat berjalan di jembatan ini kami agak takut karena melihat kaki - kaki jembatan sudah usang dimakan karang atau air laut, entahlah. Akhirnya perjalanan kami berakhir dan kami berangkat komunaal, sudah telat 2 jam gara - gara nunggu ucon lama banget. Itulah perjalanan saya di wisata mangrove, selamat mencoba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge