25 Maret 2013

Pertemuan 12 PSI


Tidak terasa kuliah sudah memasuki minggu ke 7, sudah hampir pertengahan semester. Pertemuan hari ini diisi dengan materi Enterprise Systems. Materi ini tidak jauh - jauh berbeda dengan praktikum sebelumnya tentang SAP karena SAP adalah salah satu implementasi dari ERP  Dalam membahas enterprise System ini, yang dibahas adalah tentang TPS. TPS adalah Tempat Pemungutan Suara Transaction Processing System. Mengapa yang dibahas adalah tentang TPS ? karena TPS merupakan yang paling dekat dengan konsumen karena yang terbawah di bagan. TPS berada di bagian operasional. Transaction adalah garis terdepan. Sehingga TPS sangat penting. Sebagai contoh jika kita mengambil uang di ATM, maka apapun yang kita masukkan itulah yang dinamakan TPS.

Proses dari TPS hingga ke atas adalah sebagai berikut :
Transaction Processing Systems --> akan di record (data baris untuk memperbaharui data di bawahnya) --> menentukan keputusan (DSS)--> menghasilkan sistem informasi

Namun alur di atas tidak mutlak, tetapi bersifat flexible. Tidak semua hal diputuskan dengan alur di atas. Ia akan digunakan ketika ada hal - hal yang besar saja, yang berpengaruh terhadap masa depan perusahaan. Jika hanya hal - hal kecil saja TPS sudah bisa menentukan sendiri. Misalnya jika kita mengambil uang 50 ribu di ATM, maka TPS akan langsung mengeluarkan uang, tidak perlu melapor ke pimpinan bank dulu untuk hanya sekedar memutuskan orang itu mendapatkan uang 50 ribu atau tidak. Kesimpulannya jika tidak terlalu berdampak, tidak perlu sampai DSS, di TPS saja sudah cukup.


Lalu jenis TPS. TPS itu ada 2, yaitu:
- batch = batch adalah sekumpulan, jadi data di TPS dikumpulkan terlebih dahulu, setelah terkumpul dalam jumlah tertentu, baru akan dilakukan proses seperti saat pengumpulan nilai IPK
- online Transaction System = Jika batch dikumpulkan terlebih dahulu, maka online TP langsung diproses karena kebutuhan konsumen yang memang butuh segera diproses seperti penarikan uang di ATM
 
Semua perusahaan besar pasti mempunyai Disaster Recovery Plan. DRP sangat penting karena data - data perusahaan besar pasti sangat penting dan tidak boleh hilang. Mereka pasti mempunyai database yang berisi berbagai macam record atau data perusahaan. Cara - cara menerapkan DRP ada banyak, seperti membuat beberapa database yang tersebar di tempat - tempat yang saling berjauhan, lalu membackup data secara berkala, dan lain sebagainya. Semua itu dilakukan demi kelanjutan perusahaan. Perusahaan tidak mungkin menaruh database di tempat - tempat yang rawan. Tugas dari bu Vivin banyak banget tentang materi - materi yang sudah diberikan, karena sudah memasuki tengah - tengah semester. Hmm, harus pintar membagi waktu. Saya lumayan paham tentang materi hari ini, saatnya diimplementasikan dengan mengerjakan tugas. Sekian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge