16 April 2013

Pertemuan 19 PSI


Pertemuan hari ini diisi oleh pak Arif Wibisono. Kita akan bertemu dengan beliau selama 1/4 semester kedepan. Diawali dengan perkenalan, lalu dilanjutkan dengan review materi yang telah disampaikan oleh bu Vivin. Saya awalnya takut diberi tugas yang susah lagi seperti sebelumnya, untung saja tidak, pak Arif hari ini menjelaskan materi - materi yang belum dijelaskan oleh bu Vivin. Materi yang dibahas hari ini adalah tentang decision making. Materi ini kental banget kaitannya dengan laboratorium SPK yang ada di jurusan SI ITS. Jadi SPK ini adalah Sistem Pendukung Keputusan. Sistem ini hanya mendukung saja, tidak bisa serta merta memutuskan. Human masih diperlukan untuk menanganinya. SPK ini bisa dipakai untuk suatu problem yang tidak terlalu mudah dan tidak terlalu susah. kenapa tidak terlalu mudah ? buat apa susah - susah bikin SPK kalau permasalahannya mudah, cukup dengan aplikasi biasa sudah bisa. Lain lagi dengan yang terlalu susah, mengapa tidak boleh terlalu susah ? karena sepintar apapun komputer kita, tetap saja kepintaran manusia lebih tinggi. Jika permasalahan yang dihadapi terlalu kompleks, maka komputer tidak bisa menanganinya.

SPK hanya sebagai pendukung, mengapa ? yang pertama karena dunia ini kompleks. Banyak faktor - faktor lain yang tidak bisa dimasukkan ke komputer. Ambil contoh ketika proses pengajuan kredit. Ketika SPK mengatakan bahwa nasabah ini tidak layak mendapatkan kredit, tetapi ketika si nasabah adalah saudara pemberi kredit bagaimana ? itu adalah faktor lain yang tidak bisa dimasukkan ke sistem komputer. Lalu yang kedua adalah komputer tidak bisa bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukannya. Misalkan SPK ini diberi kewenangan penuh untuk mengambil keputusan, lalu suatu perusahaan bangkrut karenanya, maka yang disalahkan siapa ? komputer ? mana bisa, pasti yang disalahkan adalah orang yang memegang keputusan dari sistem tersebut.

Hal terakhir yang dibahas adalah ketika apa SPK tidak bisa digunakan ? ini adalah pertanyaan yang sebenarnya simple, tapi entah kenapa jawabannya itu tidak terpikir dalam waktu cepat, butuh semedi dulu untuk menemukan jawabannya. Ada banyak jawaban, diantaranya ketika tidak ada human resource, ketika tidak ada perangkat IT yang mendukung, ketika tidak ada data valid yang bisa dijadikan patokan, dan lain sebagainya. Pak Arif menyampaikan materi dengan fun, sehingga kita bisa mengikuti alur belajarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge