28 Juli 2013

Cara mudah membuat usb installer windows tanpa aplikasi dan cara menginstallnya

Dewasa ini semakin banyak jenis komputer jinjing yang beredar di pasaran. Saat awal muncul beberapa tahun yang lalu semua laptop pasti memiliki dvd driver, tetapi semakin lama ada banyak variasi laptop yang bermunculan, salah satunya adalah netbook. Perbedaan mencolok antara laptop dan netbook adalah tidak adanya dvd driver di netbook, sehingga kita tidak bisa memasukkan kepingan cd maupun dvd ke dalam laptop. Padahal kita tahu bahwa cara umum untuk menginstall sistem operasi melalui kepingan dvd. Lalu bagaimana cara install tanpa dvd driver ? simak langkah - langkah berikut ini.


1. Pertama tama kita harus menyiapkan sebuah flashdisk minimal 4 GB, sebuah DVD windows atau hasil duplikasi dari semua isi DVD windows
2. Hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan format pada flashdisk, saat melakukan pengaturan, pilihlah NTFS di file system

3. Setelah melakukan format, copy semua isi DVD windows ke dalam flashdisk
4. Setelah selesai, buka flashdisk lalu cari file yang bernama bootmgr, lalu gantilah dengan nama NTLDR


5. Lakukan refresh dan USB Flashdisk pun sudah menjadi USB installer

Cara Install
1. Masukkan flashdisk USB installer ke laptop menyala yang akan diinstall windows
2. Restart laptop
3. Saat masuk ke halaman booting, tekan tombol F2 atau delete untuk masuk ke BIOS, 2 tombol ini biasanya tombol yang digunakan, jika tidak bisa, perhatikan tulisan yang ada di bawah layar ketika masuk halaman booting, lihat tombol apa yang harus ditekan untuk masuk ke BIOS
4. Pilihlah USB HDD sebagai pilihan booting pertama. Save lalu exit

5. Sesaat kemudian komputer akan melakukan install. Saat kita melakukan install, biasanya komputer akan melakukan beberapa kali restart. Saat melakukan restart yang pertama saat melakukan install, masuklah BIOS lagi dengan menekan F2 atau delete saat booting
6. Gantilah pilihan booting pertama menjadi HDD kembali seperti semula
7. Setelah itu komputer akan melanjutkan proses install seperti biasa

Itulah cara untuk install sistem operasi windows di netbook kita. Semoga bermanfaat
Read more!

26 Juli 2013

Optical Mouse vs Laser Mouse


Sebelumnya, karena posting ini saya tulis saat bulan Ramadhan, saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang sedang menjalankan, semoga ibadah kita diterima. Oke, saat ini saya akan membahas tentang mouse. Jaman dahulu kala ketika CPU komputer masih berwarna putih, mouse nya pun kebanyakan juga berwarna putih. Ketika dibalik maka akan ditemukan sebuah benda bola yang bisa bergerak - gerak. Dari situ kita bisa tahu bahwa teknologi pada jaman itu adalah menggunakan konsep mekanik, teknologi yang masih bisa saya bayangkan karena jika bola bergerak tentu saja kursor bisa bergerak.


Setelah itu muncul mouse teknologi baru, yaitu menggunakan teknologi optical. Bola yang tadinya ada sekarang hilang dan digantikan dengan sinar berwarna merah. Mouse pun semakin ringan dan penuh cahaya. Sayangnya mouse jenis ini memiliki kelemahan, yaitu tidak bisa digunakan di alas kaca, karena tentu saja cahaya akan tembus kaca ketika digerakkan, padahal tujuan adanya cahaya merah itu agar dipantulkan kembali. Padahal ketika memakai mouse yang berbentuk lingkaran masih bisa di berbagai alas. Sejak itu mulai bermunculan alas mouse yang dijual terpisah dengan berbagai bentuk dan konsep.

Nah, sekarang, sudah banyak dijual di pasaran mouse laser. Cara membedakannya pun cukup mudah, yaitu jika dilihat baliknya tidak ditemukan adanya cahaya, seolah - olah mouse ini mati, padahal ketika dipakai maka bisa berjalan normal. Mouse ini menutupi kekurangan dari optical mouse yang tidak bisa dipakai di atas kaca, laser mouse ini bisa dipakai di segala macam alas, kaca sekalipun. Saya tidak tahu bagaimana proses laser bisa memantul di atas kaca, yang pasti jenis sinar yang dipakai berbeda dengan yang ada di optical mouse.

Dari segi harga, memang laser mouse masih lebih mahal daripada optical mouse. Tetapi bagi kita yang mempunyai mobilitas tinggi, sepertinya harga yang ditawarkan tidak masalah karena memang kebutuhan kita lebih penting daripada harga yang tidak terpaut jauh. Bagi seorang gamer pun laser mouse menjadi mouse idaman karena mempunyai tingkat sensitifitas yang tinggi. Memang semakin lama maka teknologi yang ada semakin tinggi. Sekarang sudah ada teknologi layar sentuh, tetapi masih belum bisa mengalahkan teknologi mouse, entah tahun kedepan.

sumber gambar : http://www.microsoft.com/presspass/images/gallery/hardware/WLM6000_web.jpg
Read more!

20 Juli 2013

Radityadika


Saya bukanlah penggemar yang hafal semua cerita di novelnya, mengikuti semua kegiatannya, dan berkumpul dengan sesama penggemar. Saya hanya seorang penikmat dari karya karyanya. Saya membaca semua novelnya, menonton semua filmnya, dan mengikuti acaranya yang ada di Malang saat saya SMA. Dan saya juga sempat berfoto bersama, kaos tentang novelnya bertanda tangan, semua novelnya juga bertanda tangan.





Saat ini Radityadika sudah mulai eksis di media televisi, terutama setelah menjadi juri stand up comedy di Kompas TV, film nya pun juga sudah cukup banyak sehingga Radityadika menjadi artis beneran saat ini. Saat pertama kali muncul dulu Radityadika hanya dikenal sebagai penulis dan mengisi seminar - seminar dan talkshow seputar dunia tulis menulis.
Read more!

Souvenir Destinasi Wisata

lampu dari karimunjawa

Setiap kota selalu memiliki ciri khas, entah itu budaya, monumen, atau makanan. Semenjak suka travelling, saya menjadi suka mengoleksi souvenir yang menunjukkan identitas tempat saya berwisata. Berikut koleksi pajangan saya sampai saat ini :

Karimunjawa



Bicara Karimunjawa pasti yang terbayang adalah pantai yang indah. Maka dari itu souvenir darisini adalah lampu tidur yang terbuat dari benda lautan yang cantik. Saya membelinya waktu itu tidak sampai 100 ribu, ketika sampai di Jawa dan ada barang sejenis, dijual dengan harga berkali kali lipat. Biasanya kalau tempatnya terpencil harganya makin mahal, disini malah tidak.


Bandung
Siapa yang tidak tahu tempat ini ? Boscha adalah salah satu icon Bandung. Disini kita bisa mendapatkan pengetahuan tentang antariksa.

Bali

Tahu ini patung apa ? ya ini adalah patung Garuda Wisnu Kencana atau biasa disingkat GWK. Saat saya SD dan berkunjung ke kompleks GWK, diceritakan oleh pemandu wisatanya bahwa akan dibangun patung super besar seperti ini, namun saat itu yang jadi masih kepalanya saja. Tetapi ketika 5 tahun kemudian saya berkunjung kesini, tetap saja tidak ada perubahan. Apakah benar GWK akan dibangun seperti ini ?


Yogyakarta

Sebenarnya Candi Borobudur ini berada di Jawa Tengah, namun karena sudah identik dengan kota wisata Yogyakarta, maka seringkali Borobudur dianggap menjadi satu kesatuan dengan pariwisata di Yogyakarta.


Kuala Lumpur

Wisata tidak harus tentang budaya, buktinya di Malaysia, tepatnya di Kuala lumpur tempat wisatanya adalah sebuah gedung modern. Salah satu bangunan tertinggi di dunia ini menjadi icon Malaysia, yang memiliki menara ini adalah Petronas, sebuah perusahaan migas, kapan Pertamina menyaingi adiknya ini ya.


Singapura

Negara kecil ini terkenal dengan patung singanya. Ke Singapura tetapi tidak ke tempat patung singa berada sama seperti makan sayur tanpa garam, kurang lengkap.


Jakarta
 Monas adalah icon Indonesia, tetapi tidak semua orang Indonesia pernah ke Monas. Monas tidak hanya menara, di dalamnya terdapat museum sejarah Indonesia, cocok untuk mempelajari apa yang telah pahlawan kita lakukan dahulu.

Lombok
 Di lombok tidak ada monumen yang khas, saat di toko oleh - oleh saya bingung ingin membeli apa, yang paling menarik ya asbak berbentuk pulau lombok ini.

Makassar
 Tahu ini kapal apa ? ini adalah kapal pinisi. Makassar terkenal akan kapal pinisi karena nenek moyang disini adalah seorang pelaut sejati. Pada masa kejayaannya dulu, cuma kapal ini yang bisa melewati samudra.

Belitung
 Sama seperti lombok, di belitung tidak ada monumen yang khas. Sebenarnya ada, yaitu monumen batu satam, tetapi saat di toko oleh - oleh saya tidak menemukan miniatur monumen batu satam, jadinya saya membeli pajangan berbentuk pulau Belitung.

Palembang

Jembatan Ampera dan Palembang tidak bisa dipisahkan. Mulai dari gambar promosi wisata, gambar di kaos oleh - oleh, sampai pajangan pun tentang jembatan ampera.

Bangka

 Pulau bangka terkenal akan timahnya. Jadi souvenir disini adalah berbagai macam pernik dari timah, seperti kerajinan perak di Gunung Kidul Yogyakarta. Karena mahal, saya membeli kerajinan timah yang berukuran kecil berbentuk gantungan kunci. Bentuk dari gantungan kunci ini adalah balok timah yang dijual oleh perusahaan timah.

Sebenarnya masih banyak tempat yang saya kunjungi, tetapi saya tidak menemukan souvenir khas dari tempat tersebut.
Read more!

12 Juli 2013

Warung Kopi Ake: Warung Kopi Legenda di Tanjung Pandan


Dalam film Laskar Pelangi diceritakan bahwa orang belitung suka sekali dengan yang namanya ngopi, cerita itu tidak salah. Saat saya bertanya kepada pemandu wisata saya apakah banyak warung kopi disini, dia menjawab sangat banyak, ternyata tidak berbeda dengan di Jawa ya dimana orang - orangnya suka sekali nongkrong sambil minum kopi. Nah, kali ini saya akan mengunjungi warung kopi akiong yang terletak di kawasan kafe senang, Tanjung Pandan. Dahulu letaknya ada di pasar Tanjung Padan, tetapi karena pasar sedang direnovasi besar - besaran maka tempatnya pun pindah. Konon katanya kedai kopi ini adalah yang tertua di Tanjung Pandan, itulah yang membuat namanya tersohor di kalangan penikmat kopi maupun para wisatawan.






Saat saya datang suasana tempo dulu pun menyambut saya. Meskipun letaknya sudah dipindah itu tidak membuat kesan kuno nya hilang, pemilik kedai kopi bernama Akiong tetap mempertahankan kesan ini. Menurut cerita kedai kopi ini sudah berpindah estafet ke 3 generasi, tidak mengherankan membuatnya sebagai kedai kopi yang klasik. Meskipun sudah terkenal tidak membuatnya menjadi mahal, segelas kopi susu dihargai 5 ribu rupiah saja, cukup murah untuk menemani pagi hari sambil membaca berita terbaru di koran yang juga tersedia disini. Meja tempat saya duduk sudah sangat klasik tetapi masih kuat khas barang kuno, seperti memasuki lorong waktu ke masa sebelum kemerdekaan. Tidak ada salahnya untuk mengunjungi tempat ini saat anda sedang ada di Tanjung Pandan, Belitung.
Read more!

11 Juli 2013

Mie Celor: Kuliner Wajib jika Anda Pergi ke Palembang


Palembang memang terkenal dengan jembatan amperanya, atau beteng kuto besaknya, tetapi ada satu yang tidak boleh dilewatkan jika berkunjung ke Palembang, yaitu kulinernya. Hampir semua orang pasti akan menjawab pempek jika ditanya tentang kuliner Palembang, tetapi jangan salah, ada kuliner lain yang wajib anda coba jika berkunjung kesini, yaitu mie celor. Letaknya ada di jalan KH. Ahmad Dahlan nomor 2 Palembang, ada di kawasan ruko - ruko. Sebenarnya tempat ini merupakan cabang dari mie celor yang letaknya di daerah yang lebih sempit di daerah pasar, jika anda membawa keluarga dalam jumlah banyak saya sarankan datang ke cabangnya karena tempatnya lebih besar. Saat pertama kali mendengar nama makanan ini yang ada dalam bayangan saya adalah mie dan telor.





Saat makanan yang datang kesan pertama yang saya tangkap adalah kental dan tebal. Mie yang digunakan besar - besar dan kuahnya kental, tebakan saya akan sangat kenyang setelah makan mie celor ini. Setelah saya rasakan ternyata kuah yang digunakan juga menggunakan udang seperti mie belitung, memang letak 2 tempat ini tidak terlalu jauh sehingga kulinernya pun juga ada kemiripan. Kuah yang kental memberikan rasa yang kuat pada mie celor ini. Harga seporsi mie celor adalah 10 ribu rupiah, sudah murah karena sudah sampai di pulau yang besar, Sumatera. Jadi buat kamu yang lagi di Palembang jangan cuma beli pempek saja, beli juga mie celor, dijamin lezat.
Read more!

Mie Belitung: Mie yang Wajib Dicoba jika Berkunjung ke Belitung



Saat ini pulau Belitung menjadi salah satu destinasi wisata berkat film laskar pelangi. Berkunjung ke suatu tempat tidak lengkap jika tidak mencicipi hidangan yang ada di daerah tersebut, terlebih lagi hidangan ini rasanya tidak bisa dirasakan di tempat lain. Berkat hal itu datanglah saya ke suatu tempat bernama mie belitung yang ada di dekat monumen batu satam yang menjadi pusat kota Tanjung Pandan pulau Belitung. Alamatnya ada di jalan Sriwijaya nomor 27 Tanjung Pandan yang merupakan jalan utama kota Tanjung Pandan sehingga mudah untuk menemukannya. Saat saya kesini hari masih pagi menandakan bahwa warung ini buka sejak pagi sampai malam.




Harga untuk satu porsi mie belitung adalah 16 ribu rupiah, harga yang wajar untuk daerah luar jawa. Saat makanan datang saya langsung mencicipi hidangan satu ini. Ternyata kuah yang digunakan dalam mie ini berbeda dengan mie koba meskipun terletak di provinsi yang sama, mie belitung ini menggunakan kuah udang sehingga rasa gurih udang sangat terasa saat menyantap mie belitung ini. Segelas es jeruk juga menemani sarapan pagi ini di pulau yang baru pertama kali saya kunjungi kali ini. Porsi yang dihidangkan tidak terlalu banyak, sehingga jika anda sangat kelaparan mungkin bisa menghabiskan 2 porsi dalam satu kali makan. Oke, jika anda sedang berkunjung ke belitung tempat ini wajib menjadi jujugan anda.
Read more!

Mie Koba: Kuliner Wajib di Pulau Bangka



Jalan - jalan ke bangka tidak lengkap kalau tidak mencicipi kuliner yang ada disini, perpaduan budaya yang ada disini membuat pulau ini kaya akan cita rasa kuliner. Kunjungan saya ke Bangka kali ini tidak sengaja karena kehabisan tiket pesawat untuk pergi ke pulau Belitung, akhirnya saya menghabiskan 2 malam disini. Setelah mencari - cari referensi di internet, salah satu kuliner yang ada disini adalah mie koba. Mie koba adalah mie yang berasal kabupaten Bangka Tengah, tetapi saya makan di Pangkal Pinang karena Mie koba ini membuka cabang di Pangkal Pinang. Lokasi mie ini ada di jalan Balai, saya sendiri agak susah mencarinya karena baru pertama kali saya datang ke kota ini.



Saat saya datang suasana warung masih sepi karena saya makan saat sore hari. Langsung saja saya pesan mie koba dan segelas teh botol sosro saat saya duduk. Tidak lama kemudian mie pun datang dan karena saya lapar langsung saja saya santap. Ternyata rasanya sangat lezat karena menggunakan kuah berwarna coklat, sepertinya ini menggunakan bumbu campuran ikan. Harga satu porsi mie koba adalah 13 ribu rupiah, cukup murah untuk ukuran luar pulau jawa. Buat kamu yang lagi singgah disini langsung aja datang kesini, dijamin tidak menyesal.
Read more!

10 Juli 2013

Taman Nasional Bantimurung: Perpaduan Kupu - Kupu dan Air Terjun yang Indah




Ini adalah hari terakhir saya di Makassar. Tempat wisata yang dituju pun hanya satu, yaitu air terjun bantimurung. Daerah wisata ini terletak di kabupaten Maros, agak jauh dari kota Makassar. Selain air terjun, bantimurung juga terkenal dengan kupu - kupunya. Kawasan wisata ini terletak di kawasan gunung karst, yaitu semacam bukit yang dahulunya adalah dasar laut. Batu - batuan yang terkandung di dalamnya bisa dibuat semen. Di tempat parkir banyak terdapat penjual hiasan dari kupu - kupu yang telah diawetkan.






Air terjun ini tidak langsung mengarah ke bawah, namun agak landai. Sehingga pengunjung bisa bermain perosotan alami disini, sepertinya seru. Ketika melihat sekitar, saya jarang menemukan kupu - kupu. Padahal bayangan saya tempat ini akan penuh dengan kupu - kupu. Mungkin kupu - kupu sudah mulai habis gara - gara dibuat souvenir oleh penduduk sekitar. Setelah ke air terjunnya, kami ke tempat penangkaran kupu - kupu dan museum kupu - kupu. Tempat penangkarandan museum ini tidak banyak dikunjungi oleh wisatawan, sepertinya mereka lebih tertarik bermain perosotan dan piknik. Disini kita bisa membuat kupu - kupu hinggap di tangan kita dengan bantuan bunga. Sayangnya saya selalu gagal,hmmm.




Setelah dari bantimurung, kami makan siang dan langsung menuju bandara. Saat datang saya hanya melihat keindahan eksterior bandara karena tempat kedatangan biasa saja. Namun saat keberangkatan, baru terlihat megahnya bandara ini. Atap yang tinggi dan dinding kaca membuat bandara ini terlihat mewah dan luas sekali. Ada replika pinisi yang cukup besar di hall utama terminal keberangkatan. Saya jadi ingat bandara KLIA kalau melihat bandara ini, indah sekali. Wisata kali ini pun berakhir. Saya tidak akan melupakan perjalanan saya di kota penghubung Indonesia timur ini. Selamat jalan Makassar, sampai jumpa lain waktu ya.
Read more!

Mie Titi: Kuliner Paling Tersohor di Makassar


Kunjungan ke Makassar kali ini adalah kunjungan pertama saya di pulau Sulawesi. Kesempatan kali ini tidak saya lewatkan untuk mencoba makanan apa saja yang ada di Sulawesi ini. Kata orang sini kuliner paling terkenal disini adalah mie titi yang terletak di jalan Irian. Saat ini cabang mie titi sudah banyak tersebar seantero Makassar, saya sendiri mengunjungi outlet utamanya yang ada di jalan Irian karena letaknya tidak jauh dari penginapan saya. Meskipun kuliner mie sudah banyak ada seantero Indonesia dengan berbagai olahan, tetapi mie titi ini berbeda dengan mie yang ada di tempat lain. Saat saya datang tempat ini ramai dikunjungi oleh penduduk maupun wisatawan, tidak heran mie ini sudah membuka cabang dimana - mana.





Saat makanan datang saya langsung bingung bagaimana cara mengonsumsi mie ini. Dalam hidangan itu ada kuah kental dan mie kering yang memenuhi seluruh bagian piring. Setelah saya melihat sekeliling ternyata untuk memakan mie ini kuahnya dicampurkan terlebih dahulu ke atas mie kering itu agar mie kering tersebut menjadi lembek dan bisa dimakan dengan enak. Saat saya mencoba ternyata rasanya gurih dan pas di lidah membuat tidak bosan meskipun kuahnya kental. Ada 2 macam porsi yang disediakan, besar dan kecil. Ukuran besar bisa didapat dengan harga 17 ribu sedangkan yang kecil dengan harga 16 ribu. Ada banyak warung yang juga menjual mie sejenis tetapi rasanya pasti berbeda dengan yang ada di mie titi ini, jadi jangan lewatkan kuliner satu ini jika kamu sedang berada di Makassar.
Read more!

Benteng Fort Rotterdam: Benteng Unik Berbentuk Penyu



"aba kareba ? selamat datang di kota anging mammiri"
itulah kata kata paling terkenal di kota terbesar di pulau Sulawesi, Makassar. Kali ini saya akan bercerita tentang wisata saya di kota yang sedang cepat berkembang ini. Saya berwisata ke kota ini bersama keluarga besar saya. Pesawat yang membawa kami berangkat pagi sekali,sekitar pukul 6 pagi, sehingga setelah pesawat mendarat kami langsung berwisata di Makassar. Setelah dijemput oleh travel, kami langsung meluncur ke benteng fort rotterdam, salah satu tempat wisata paling terkenal disini. Dalam perjalanan kami dijelaskan oleh tour guide serba serbi tentang Makassar. Dan saya kaget ketika tahu bahwa pelabuhan Makassar berada di daerah perkotaan. Biasanya kan pelabuhan mempunyai area khusus dimana truck berukuran jumbo berlalu lalang. Disini kita bisa melihat pelabuhan dari jalan besar Makassar.






Jadi selama di jalan dekat pelabuhan, ketika saya melihat ke kiri akan melihat pusat hiburan seperti cafe, tempat karaoke, dan restoran. Ketika melihat ke kanan akan melihat kontainer- kontainer besar. Kota Makassar adalah kota yang menghadap ke barat, sehingga cocok untuk wisatawan yang melihat sunset. Di dalam benteng terdapat museum yang menyimpan berbagai benda bersejarah provinsi Sulawesi Selatan. Mulai dari masa awal - awal terbentuk peradaban. Ada 4 suku besar yang mendominasi provinsi ini. Lalu yang terkenal dari Sulawesi Selatan adalah perahu pinisinya karena berhasil mengarungi samudra pada jaman dulu hanya berbekal angin. Benteng ini terawat dengan baik sehingga pengunjung nyaman ketika berjalan - jalan disini.







Saat saya kesini sedang diadakan festival internasional, jadi benteng ini juga dipakai sebagai tempat - tempat festival. Di dalam benteng juga ada pelukis dari tanah liat, karyanya pun dijual. Lukisannya seputar hal - hal menarik yang ada di Sulawesi Selatan.Di tembok benteng bagian luar terlihat lubang  - lubang kecil namun banyak, saya kira itu terkikis oleh angin atau air, tenyata itu bekas tembakan peluru. Jika dilihat dari atas benteng ini akan terlihat seperti penyu yang menghadap ke laut, unik juga.
Read more!
badge