03 Desember 2013

Bahagia Itu Berbeda



Saat ini banyak bermunculan kata - kata "bahagia itu sederhana". Wah, kalau sudah ada status atau tweet seperti itu biasanya akan mengundang banyak like dan retweet. Dari kata - kata itu bisa dilihat bahwa banyak orang yang merasakannya, merasakan bahwa dia merasa bahagia dengan hal - hal sederhana yang dia alami atau dia lakukan. Namun kenyataannya angka stress di planet bumi ini semakin tinggi, bahkan di luar negeri ada tempat - tempat khusus yang kerap kali menjadi lokasi bunuh diri dan pengunjung tempat itu juga semakin bertambah. Lalu apakah benar bahagia itu sederhana ?

Semua itu tergantung masing - masing individu. Saat ini hal utama yang membuat manusia bahagia adalah uang, uang bisa membuat manusia bisa saling membunuh, uang bisa membuat manusia saling mencaci, tetapi uang juga bisa membuat manusia saling berbagi dan saling mengasihi. Dari hal itu maka saat ini manusia semakin berkejar - kejaran untuk mendapatkan uang yang banyak agar bisa bahagia. Dengan harta yang banyak kita bisa membeli apapun yang kita inginkan, dan melakukan apapun. Namun tidak semua manusia bisa mendapatkan uang yang banyak, karena dunia ini butuh keseimbangan. Lalu apakah yang tidak mempunyai banyak uang ini hidupnya tidak bahagia ? belum tentu. Apakah yang uangnya banyak mempunyai hidup bahagia ? belum tentu juga.

Perlu diingat dunia ini diciptakan dengan seimbang, begitu pula dengan manusia yang ada di dalamnya. Ada orang kaya yang bahagia ada pula yang tidak, begitu pula orang tidak kaya, ada yang bagia ada yang tidak. Satu hal yang membuat manusia bahagia adalah bersyukur dan ikhlas. Ada orang bahagia cukup dengan berkumpul dengan orang - orang terdekat, soal harga nomor dua. Ada orang bahagia kalau uangnya banyak, jadi dia merelakan hidupnya untuk jarang berkumpul dengan keluarga. Tetapi apapun alasan untuk bahagia, jika manusia bersyukur dan ikhlas maka dapat dipastikan manusia itu bakal bahagia. Bersyukur dengan hidup berbagi berapapun harta yang dimiliki, ikhlas untuk memberi kebahagiaan dan menerima kesusahan. Maka tidak heran orang yang berjalan di jalur agama seperti biksu tidak pernah ada yang stress, karena dia bisa bahagia dengan kesederhanaannya.

sumber gambar: http://assets-a2.kompasiana.com/items/album/2015/10/03/bahagia-560f5f35bf22bd1b059646e7.jpg?t=o&v=760

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge