24 Januari 2014

Pantai Klayar : pantai dengan batu karang berbentuk sphinx



Wisata kali ini adalah wisata yang cukup jauh, meskipun sama - sama di jawa timur, tetapi letaknya ada di ujung selatan dan barat jawa timur,maksudnya pojokan selatan ke arah barat, tepatnya di Pacitan. Sewaktu berangkat saya kira Pacitan tidak terlalu jauh, ketika sampai di daerah terakhir sebelum pacitan, yaitu Ponorogo pun saya kira juga masih normal karena perjalanan dari Surabaya ke Ponorogo saya lewati dengan lancar alias masih dalam ekspektasi. Saya sampai di Ponorogo sekitar pukul setengah 4 pagi. Tetapi setelah perjalanan Ponorogo menuju Pacitan yang terjadi diluar dugaan, jalanannya menantang sekali ! Jarak lebih dari 70 km dilalui dengan jalan yang rawan longsor. Sampai di suatu titik teman saya harus mengangkut batu longsoran sendiri di tengah jalan karena tidak ada petugas disana, sepertinya itu longsoran baru terjadi beberapa menit sebelum mobil saya lewat. Tidak heran dinihari seperti ini hanya ada satu dua mobil yang lewat, perlu nyali super untuk melewati daerah longsor ini sendirian malam - malam. Jalan yang saya lewati pun beberapa kali terdapat bekas - bekas longsoran yang masih baru.






Sekitar jam 6 pagi pun kami sudah memasuki kota Pacitan. Pacitan ini terlihat bukan seperti kota biasa, karena sepanjang mata memandang yang terlihat bukanlah gedung, tetapi hijaunya pegunungan. Tidak salah jika perjalanan saya tadi begitu menyeramkan. Setelah kami membeli perbekalan di minimarket sekalian bertanya arah ke Klayar, kami pun melanjutkan perjalanan ke Klayar. Jalan menuju ke Klayar ini adalah jalan yang dilewati ketika menuju ke Solo, saya baru sadar bahwa saya sudah dekat dengan provinsi lain. Ketika sudah memasuki belokan ke arah pantai Klayar yang artinya keluar dari jalan raya, jalanan yang dilewati sudah cukup bagus, sepertinya ini adalah efek dari kedatangan presiden beberapa bulan yang lalu. Tetapi tetap saja ada jalanan yang masih berbatu, dan ada beberapa tanjakan yang membahayakan karena ketika naik tidak terlihat apa - apa karena tanjakan yang curam, seperti naik roller coaster, bedanya ini saya yang mengemudikan,hehehe.






Setelah berputar - putar lama melewati perbukitan sampai - sampai kami bosan, akhirnya muncul juga pantai Klayar, yeey. Cuaca yang mendung tidak menyurutkan semangat kami untuk menjelajah pantai ini. Seperti kebanyakan pantai selatan jawa lainnya, pantai ini tersembunyi dibalik perbukitan sehingga jalannya pun biasanya curam. Ombak disini sangat ganas, apalagi di daerah dekat bebatuan yang berelief. Karena saat kami kesini bukan hari libur, maka hanya ada beberapa pengunjung saja. Bermain pada saat bukan musim libur seperti ini membuat pantai ini seperti pantai milik sendiri, private beach gitu deh. Warung - warung pun hanya sedikit yang buka.





Tempat yang terkenal disini adalah batuan berbentuk sphinx, untuk menuju kesini pengunjung harus berjalan cukup jauh dari parkiran kendaraan menyusuri bibir pantai. Sebenarnya ada juga seruling samudra yang terletak di balik bebatuan itu, tetapi karena ombak yang besar maka pengunjung tidak diperbolehkan untuk menuju kesana. Disini juga terdapat bukit yang letaknya dekat dengan parkir kendaraan. Fasilitas kamar ganti pun sudah tersedia. Setelah mengunjungi tempat ini, kami pun lanjut pergi ke goa gong yang letaknya tidak jauh dari Klayar ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge