21 Mei 2014

Madakaripura : Air Terjun magis di Dekat Gunung Bromo

Udah lama nih gak nulis tentang wisata, ya karena jadwal kuliah yang padat saya lebih banyak refreshing dengan wisata kuliner daripada keluar kota. Nah, kali ini saya memanfaatkan weekend saya dengan berkunjung ke tempat yang sudah saya pingin dari lama. Tempat ini sebenarnya dari dulu sudah terkenal, tetapi sejak diliput oleh beberapa acara wisata di televisi ataupun youtube, tempat ini menjadi semakin terkenal. Nama tempat ini Madakaripura, mada berasal dari kata Patih Gajah Mada yang konon sempat bertapa di tempat ini, sakral banget kan jadinya. Air terjun ini terletak di dekat gunung bromo, untuk ke tempat ini bisa dilalui dengan berkendara ke arah gunung bromo yang lewat Probolinggo, setelah ada semacam pasar akan ada petunjuk jalan menuju ke Madakaripura ini yang mengarahkan ke arah kanan. Setelah itu kita melewati jalan pedesaan sebelum sampai di tempat parkir Madakaripura.





Saya berangkat dari Surabaya jam 5 pagi, berharap ketika sampai disana cuaca masih cerah dan pengunjungnya masih sedikit. Ya sedikit tips dari saya kalau ingin wisata ke tempat alam lebih baik berangkat dengan "terpaksa", terpaksa dalam arti bagaimana caranya kita sampai di tempat tujuan sebelum jam 8 pagi. Ketika wisata bersama teman - teman saya, saya selalu berangkat malam hari atau dini hari sehingga sampai di tempat tujuan cuaca masih sangat cerah dan pengunjung hanya segelintir. Setelah melewati perjalanan 2,5 jam dari Surabaya(karena masih pagi), saya sampai di Madakaripura jam 07.30 pagi yang ada hanya 1 mobil pengunjung saja yang sudah tiba terlebih dahulu dan beberapa motor lain, cuaca pun sangat cerah. Kami sarapan terlebih dahulu di tempat parkir sebelum berjalan ke air terjunnya. Untuk sampai di air terjun kita harus menyeberangi sungai beberapa kali dan berjalan di tepian sungai selama beberapa lama. 





Sepanjang perjalanan terdapat beberapa warung yang menyediakan minuman dan gorengan untuk pengunjung yang sudah lelah ketika berjalan. Jadi ketika ingin sarapan terlebih dahulu atau ganti baju bisa dilakukan di daerah tempat parkir. Ketika sudah sampai di dekat air terjun, pengunjung akan ditawari jas hujan sekali pakai oleh penjual disana karena kita harus melewati air terjun abadi untuk sampai di madakaripura, sehingga jika tidak memakai jas hujan ini maka kita bisa dipastikan basah. Harga jas hujannya 10 ribu, jadi jika kita ingin hemat bisa bawa jas hujan sendiri, hehehe. Setelah kita melewati air terjun abadi ini kita bisa berfoto di daerah antara air terjun abadi dan madakaripura karena di tempat ini tidak terkena air terjun abadinya. Latar belakang air terjun abadi ini sangat indah, apalagi jika ditambah siluet - siluet matahari yang menembus air yang berjatuhan, tempat ini mengingatkan saya akan jalur rafting yang juga ada di daerah Probolinggo.




Setelah puas berfoto kita hanya tinggal melewati sebuah pinggiran tebing lagi untuk sampai di madakaripura, kita harus hati - hati karena pinggiran tebing ini licin dan bisa terpeleset jika tidak hati - hati. Saat sampai di air terjun utamanya suasana magis langsung datang. Letaknya yang dikelilingi tebing sehingga hanya sedikit cahaya matahari yang masuk membuat tempat ini lembab. Air terjun yang tinggi juga membuat baju kita sedikit - sedikit terkena percikan air. Karena kolam alami yang ada di bawah air terjun sangat dalam, maka kita tidak boleh mendekat kesana karena sudah menelan korban jiwa. Setelah puas kita berjalan kembali ke parkiran mobil dan bersiap pulang ke Surabaya. Tempat ini sangat indah, namun sayangnya perhatian pemerintah sepertinya sedikit kurang, semoga ke depan campur tangan pemerintah membuat Madakaripura menjadi lebih baik lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge