29 Juni 2014

Bali Trip episode 1 : Menanti Sunrise dan Sarapan Nasi Campur Men Weti di Sanur

Libur telah tiba, yey ! Untuk mengawali liburan semester genap yang panjang ini, saya pergi ke pulau dewata Bali. Saya pergi kesana menggunakan mobil kesayangan, ini pertama kalinya mobil saya naik kapal ferry,hehehe. Karena hanya saya yang terbiasa mengemudi antar kota, maka perjalanan kali ini disetiri oleh saya seorang diri, maka dari itu sebelum berangkat saya menyiapkan tolak angin dan counterpain, ternyata kedua barang ini sangat berguna bagi saya, sangat manjur, bisa dibuktikan sendiri. Perjalanan dari Surabaya ke Denpasar ditempuh dalam waktu 12 jam, perjalanan dari Surabaya ke Banyuwangi ditempuh dalam waktu yang normal yaitu 6 jam, ketika memasuki Bali perjalanan dihabiskan dalam waktu 5 jam dari pelabuhan ke Denpasar karena macet parah, ada 3 kecelakaan selama 5 jam tersebut.





Selama perjalanan dari pelabuhan ke Denpasar terlihat bahwa pemerintah disana sedang giat membangun jembatan agar jalan meliuk - liuk dan naik turun yang menyebabkan banyak kecelakaan dan kemacetan itu bisa diterobos dengan jembatan yang lurus. Setelah sampai kami pun langsung ke penginapan. Keesokan paginya kami mengawali wisata kali ini dengan mengunjungi sanur, pantai sunrise nya Bali. Sebenarnya saya sudah bosan mengunjungi pantai ini, setiap datang ke Bali selalu mengawali pejalanan di pantai ini. Tetapi kali ini saya menemukan hal yang berbeda, saya akan sarapan di tempat ini. Teman - teman saya mengajak saya ke tempat sarapan yang cukup terkenal di sanur ini, yaitu nasi campur men weti.





Sekedar informasi salah satu makanan terkenal di Bali adalah nasi campur, sebenarnya nasi campur di jawa juga banyak, tetapi entah mengapa makanan yang terkenal disini kebanyakan nasi campur. Untuk pergi ke tempat ini bisa ditempuh dengan 2 jalan, yang pertama adalah ke tempat parkiran bis biasanya lalu harus berjalan kaki menyusuri jalanan setapak ke arah utara melewati Inna Grand Bali beach hotel, sampai menemukan jalanan beraspal lagi, nah di disitulah nasi campur men weti berada. Nah jalan kedua adalah langsung menuju ke jalan tempat men weti berada, biasanya yang langsung ke jalan ini adalah mobil pribadi, jika memakai bis harus parkir di rute yang pertama.




Saya sendiri baru pertama kali berjalan sampai kesini, biasanya berjalan sampai Inna Grand Bali beach hotel saja saya sudah kembali karena takut ditinggal oleh rombongan bis saya, berhubung ini mamakai mobil sendiri sehingga santai saja saat pergi kesini. Saat saya datang pembeli disana sudah sangat banyak, kebanyakan adalah kalangan mobil pribadi. Tidak perlu takut bahwa makanan disini tidak halal karena lauk yang ditawarkan adalah ayam. Tempat yang sederhana membuat sarapan disini lebih nikmat karena langsung bisa melihat pantai sanur. Cuaca sanur saat itu sangat mendukung untuk berjalan jalan menikmati pantai meskipun sedikit mendung. Jadi bagi kamu yang kebetulan mampir ke pantai ini dan belum sarapan, nasi campur men weti ini wajib untuk dicoba.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge