25 Agustus 2014

Museum Bentoel: Mencari Tahu Sejarah Berdirinya Bentoel di Malang


Sebenarnya tujuan saya ke Malang kali ini untuk menikmati kuliner yang ada di Malang. Tetapi setelah mencari tahu apa aja wisata baru yang ada di kota Malang, teman saya menemukan bahwa disini ada museum Bentoel, saya belum tahu sebelumnya padahal 3 tahun saya tinggal di Malang, ternyata usut punya usut museum ini baru dibuka tahun 2013 lalu saat saya sudah kuliah di Surabaya. Setelah mencari alamat nya di google ditemukan bahwa letaknya ada di jalan Wiromargo nomor 32. Mencari museum ini susah - susah gampang karena terletak di dekat pasar besar Malang, banyak sekali jalur satu arah di daerah sini, bahkan jalan Wiromargo pun juga jalan satu arah. Jika anda ingin kesini lewati jalan sebelah kiri pasar besar lalu cari jalan Wiromargo di sebelah kanan, kalau susah tanya saja ke petugas parkir atau tukang becak yang ada disana.








Saat saya datang ternyata tempat ini terletak di tengah pertokoan padat, pantas saja daerah sini disebut pecinan. Ketika masuk kita diwajibkan untuk mengisi buku tamu dulu di pos satpam di depan baru kemudian masuk ke dalam bangunan. Di teras bangunan museum terdapat patung pendiri Bentoel, Ong Hok Liong. Saat masuk ada pajangan yang menceritakan perjalanan bentoel jaman dahulu hingga saat ini, terdapat pula sepeda pemilik Bentoel saat jaman dahulu. Ruangan yang paling spesial disini adalah ruangan brand bentoel karena terdapat pajangan berbagai bungkus rokok Bentoel jaman dahulu hingga saat ini, pas banget buat yang suka foto.









Selain itu ada ruangan - ruangan lain yang berisi galeri tembakau, galeri foto, dan pengenalan Bentoel Group. Petugas yang ada di museum ini sangat ramah dan mau membantu pengunjung yang ingin mengetahui isi museum maupun minta tolong untuk foto pengunjung. Museum ini cukup kecil dan hanya rombongan kami saja yang datang kesini saat kami datang, mungkin karena masih baru belum banyak yang mengetahui adanya museum ini. Tempat ini adalah museum rokok kedua yang telah saya kunjungi setelah museum Sampoerna di Surabaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge