14 Agustus 2014

Simpang Lima Gumul: Tidak Perlu ke Paris untuk Melihat Arc de Triomphe


Hampir satu tahun yang lalu, sebelum gunung Kelud meletus, saya pergi ke Kediri. Setelah menikmati gunung Kelud saya dan kawan - kawan saya pergi ke kota Kediri dan melanjutkan perjalanan ke Simpang Lima Gumul (SLG) yang terletak di perbatasan antara kota dan kabupaten Kediri. Saat saya perjalanan kesini yang saya lihat hanya sawah dan rumah khas pedesaan, tetapi ketika mendekati daerah sini tiba - tiba lingkungan berubah dengan bangunan megah di tengahnya, ternyata bangunan ini tidak terletak di tengah kota melainkan di pinggiran kota karena ada di perbatasan tersebut. Kenapa namanya simpang lima? karena memang ada 5 cabang dari bundaran SLG ini yang mengarah ke arah yang berbeda - beda.




Untuk menuju ke bagian tengah atau bagian monumennya kita harus parkir terlebih dahulu di tempat parkir samping monumen yang dipisahkan oleh jalan raya. Nah, dari tempat parkir ke monumen ini dihubungkan oleh lorong bawah tanah yang melewati bagian bawah jalan, cukup keren. Suasana di monumen sangat ramai dan banyak aktifitas yang ada disana, ada yang sekedar duduk - duduk, ada yang sedang mengadakan games kecil - kecilan, ada juga yang sekedar makan jajanan. Bagian bawah monumen ini ternyata tidak kosong, melainkan ada ruang pertemuan, menurut saya hasil dari perencanaan yang baik. Megahnya bangunan ini membuat siapapun yang datang kesini tidak ingin melewatkannya untuk sekedar berfoto ria. Konon katanya desain bangunan ini mirip dengan Arc de Triomphe yang ada di Paris, hanya berbeda ukiran yang ada di bagian temboknya saja. Oke, tempat ini memang wajib dikunjungi kalo kamu lagi di Kediri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge