07 September 2014

Gardu Pandang Tieng: Membuat Cover Kopi Dapet Minta di Atas Awan


Usai sudah pelaksanaan Dieng Culture Festival 2014. Kami memilih untuk pulang hari Senin pagi daripada Minggu sore seperti kebanyakan wisatawan lain karena kami tidak ingin terjebak macet dan perjalanan kami masih jauh ke Jawa Timur. Satu kesalahan yang tidak kami kira adalah keputusan kami untuk membeli oleh - oleh hari minggu malam, setelah melihat prosesi pencukuran rambut gembel kami kembali ke penginapan untuk beristirahat dan kembali keluar ke pusat keramaian saat malam hari. Tetapi kami kaget karena saat malam hari itu jalanan dieng menjadi sangat sepi, seperti tidak ada kehidupan disini, hampir semua toko tutup, ternyata semua wisatawan sudah turun dan hanya tinggal segelintir orang saja disini. Saat kami berjalan mencari tempat oleh - oleh untung saja masih ada yang buka dan itupun sudah banyak barang yang habis, saya baru sadar bahwa Dieng tidak sebesar Batu dimana oleh - oleh bisa setiap saat ada. Saya sedikit kecewa juga karena tidak mendapatkan gantungan kunci yang seharusnya saya beli tadi siang saat masih buka semua, malam ini Dieng benar - benar sepi.






Nah, setelah membeli oleh - oleh kami pun kembali ke penginapan dan bersiap untuk pulang keesokan harinya. Saat perjalanan turun ke Wonosobo, kami dihibur dengan pemandangan sangat indah yang ada di sebelah kanan kiri jalan sampai akhirnya ada tempat khusus untuk melihat indahnya kawasan ini yang bernama gardu pandang Tieng. Gardu Pandang ini terletak pada ketinggian 1789 MDPL, jadi kami sudah turun 200 meter dari tempat kami tinggal di desa Dieng Kulon. Cuaca cerah pun mendukung pengambilan gambar saya dan teman - teman disini, dari sini terlihat kawasan pemukiman yang ada di bawah sana. Saya sedikit ingat pemandangan yang saya lihat saat di bukit sikunir, saat bertanya dengan penjaga warung yang ada disini ternyata bukit sikunir juga bisa dilihat dari tempat ini, tepatnya di belakang kami saat kami menghadap ke pemandangan alam.




Darisini terlihat jelas bahwa kami benar - benar di atas awan karena terlihat sekali ada awan di bawah sana. Kegiatan yang kami lakukan disini selain mengambil gambar adalah menikmati purwaceng hangat yang disediakan di warung atas awan ini. Gara - gara ada purwaceng, kami pun membuat cover dari kopi dapet minta yang dipoluperkan di acara ini talkshow net. Pemandangan indah serta minuman hangat ini menjadi tenaga kami untuk melanjutkan perjalanan ke Surabaya, see you Dieng.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge