06 Oktober 2014

Sate Klopo Ondomohen: Nikmatnya Sate Daging Sapi Dibalut Kelapa


Pertama - tama saya ucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 14345 H, semoga saudara - saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah haji diberikan kekuatan dan keselamatan. Oke, Bertepatan dengan hari raya Idul Adha yang tidak jauh - jauh dari kambing dan sapi, wisata kuliner saya kali ini akan mengunjungi sebuah tempat makan yang menyediakan sate. Biasanya sate kan terbuat dari daging ayam atau daging sapi, nah kali ini saya akan mengunjungi sate yang dibuat dari salah satu hewan kurban yaitu sate daging sapi. Nama dari tempat makan ini adalah sate klopo ondomohen yang sudah terkenal sejak lama. Bertanya sate mana yang paling terkenal di Surabaya, sebagian besar orang bakal merekomendasikan ke tempat ini. Tidak heran, tempat makan yang berlokasi di jalan Walikota Mustajab nomor 36 Surabaya ini banyak dikunjungi public figure terlihat dari foto - foto yang dipajang di dinding tempat makan. Lokasinya sangat strategis, hanya beberapa ratus meter saja dari Balaikota Surabaya dan tidak jauh dari jalan Genteng Kali.




Saya datang saat sore hari setelah lelah jalan - jalan di salah satu mall di Surabaya. Banyaknya daging sapi yang berterbaran di masyarakat karena ada banyak pemotongan hewan qurban tidak membuat warung makan ini sepi pengunjung, tetap saja pengunjungnya sangat ramai dan mejanya penuh. Ada satu hal baru yang saya ketahui ketika datang kesini kali ini karena kunjungan saya sebelumnya tidak ada hal yang aneh. Saat orang tua saya memesan sate ayam tetapi tidak pakai kepala, pelayan tempat makan mengatakan bahwa semua sate harus pakai kelapa, karena faktor bahasa juga sedikit membingungkan akhirnya di iya kan saja daripada tidak segera makan.



Saya berpikir bahwa kelapa akan ditambahkan saat akan dibakar, nah entah emang satenya udah dibalut kelapa dari sononya, atau pelayan warung yang tidak tahu maksud kami saya tidak tahu. Rasa satenya sendiri memang enak, dagingnya empuk dan rasa kelapa tidak mengganggu rasa daging yang legit. Harga satu porsi sate yang berisi 10 tusuk sate adalah 20.000 rupiah, nasi putih sendiri seharga 3000 rupiah, cukup terjangkau kan. Buat kamu yang pingin coba sate dengan sensasi daging yang berbeda, tempat ini wajib dicoba.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge