25 November 2014

Puncak B29: Melihat Keindahan Bromo dari Sisi Lain


Setelah lama tidak melepas penat dengan jalan - jalan, akhirnya di hampir penghujung semester ini saya menyempatkan diri untuk jalan - jalan ke tempat baru yang belum saya kunjungi sebelumnya. Nama tempat ini adalah B29, terdengar cukup keren bukan. Jangan salah, tempat ini lokasinya ada di kabupaten Lumajang, daerah yang terkenal dengan pisang-nya. Sebelum melakukan perjalanan saya membuat perencanaan terlebih dahulu agar perjalanan lancar dan tidak membuat tegang seperti saat saya pergi ke gunung Ijen setahun yang lalu. Setelah saya cari - cari ternyata tempat ini ada di desa Argosari, kecamatan Senduro, kabupaten Lumajang. Dari sebuah blog yang saya baca sepertinya perjalanan ke tempat ini tidak terlalu susah sehingga saya memutuskan untuk berangkat malam hari sekitar pukul 11 malam. Setelah menempuh 3 jam perjalanan sampailah saya di kawasan pusat kota Lumajang untuk menjemput teman saya yang rumahnya ada di Lumajang.






Kebetulan dia sedang pulang ke Lumajang sehingga saya ajak untuk menjadi petunjuk jalan kami. Dari kawasan kota perjalanan dilanjutkan ke arah kecamatan Senduro yang merupakan titik awal perjalanan naik ke kawasan atas. Senduro sendiri menurut saya sudah lumayan ramai daerahnya, sehingga perjalanan ke Senduro ini tidak begitu menakutkan. Dari Senduro kita akan melewati Pura terbesar di Jawa Timur, konon katanya umat Hindu yang ada di Bali dalam hari - hari tertentu akan mengunjungi tempat ini. Tidak lama setelah melewati pura akan ada persimpangan, nah disinilah awal perjalanan menuju B29, tidak perlu khawatir karena disini sudah ada petunjuk jalan ke arah B29 setiap ada persimpangan sehingga kita tidak akan tersesat. Setelah melewati kawasan pemukiman desa selama kurang lebih 30 menit dari Senduro, kita akan memasuki kawasan tanpa pemukiman selama 30 menit sampai kita menemukan desa Argosari.






Tidak perlu khawatir meskipun jalan tanpa pemukiman ini tanpa lampu saya rasa kawasan ini masih aman dari kejahatan. 30 menit adalah waktu yang singkat, bandingkan dengan Ijen dimana saya waktu itu lebih kurang 1 jam melewati kawasan kosong tanpa pemukiman. Setelah tiba di Senduro kita akan memiliki banyak pilihan untuk melanjutkan perjalanan. Jika anda menaiki mobil maka saran saya parkirlah mobil tepat di desa Argosari tersebut, jangan mencoba naik karena jalanan yang sangat jelek dan berbahaya. Untuk yang menaiki motor bisa memarkir kendaraan disini atau melanjutkan perjalanan sampai portal B29, namun jalan dari desa Argosari ke portal cukup berbahaya dan bisa membuat pengendara jatuh. Nah, bagi yang memarkirkan mobil atau motornya di desa Argosari, akan ada banyak ojek yang menawarkan jasanya, harga normal yang bisa didapat adalah 50 ribu untuk pergi dan pulang dari desa Argosari ke puncak B29, namun tentu saja saat di portal kita harus membayar 2500 untuk biaya masuk kawasan. Jika 50 ribu masih terasa berat maka saran saya datanglah sebelum jam 24.00 karena perjalanan mendaki akan memakan waktu yang cukup lama dengan jarak sejauh itu.






Jika anda yang menaiki motor berhasil untuk sampai di portal dan memarkirkan kendaraan disana, anda akan memiliki waktu jalan kaki yang lebih singkat tetapi tetap saja masih jauh. Harga ojek dari portal ke puncak B29 tentu saja lebih murah. Saat sampai di puncak ternyata pemandangannya sangat indah, ada 2 sisi yang bisa kita lihat, yaitu sisi timur dan sisi barat. Dari sisi timur kita bisa melihat pemandangan bukit - bukit, kawasan pemukiman, dan kalau sedang cerah akan terlihat gunung Ijen dan Argopuro. Sedangkan sisi barat menawarkan pemandangan pegunungan Bromo Tengger Semeru. Sebenarnya pemandangan ini sudah sejak lama terkenal di kawasan penanjakan Pasuruan dan Probolinggo, tapi di B29 ini kita menikmati pemandangan yang sama dari sisi lain. Saat pagi kita bisa melihat sunrise yang cantik dari sisi timur dan awan yang menyelimuti kaldera di sisi barat, sungguh indah. Beruntungnya jika anda datang dalam waktu dekat adalah belum banyak orang yang datang kesini sehingga anda bisa puas menikmati keindahan alam ini tanpa harus berebut untuk mencari spot foto yang bagus, mungkin beberapa tahun lagi tempat ini akan begitu ramai, maka dari itu jangan menunda - nunda untuk datang kesini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge