15 Desember 2014

Masjid Agung Palembang dan Monpera: Kemegahan 2 Bangunan Penuh Makna di Palembang


Wisata di Palembang ini lebih banyak adalah wisata bangunan peninggalan masa lalu karena budaya yang telah lama masuk di Palembang. Nah, ada 2 bangunan yang letaknya hanya dipisahkan oleh jalan dan dua - duanya memiliki makna tersendiri bagi masyarakat Palembang. Bangunan ini adalah Masjid Agung Palembang dan Monumen Perjuangan Rakyat. Masjid Agung Palembang memiliki nama lain masjid agung Sultan Mahmud Badarudin I dan merupakan masjid terbesar di kota Palembang. Masjid ini dipengaruhi oleh 3 arsitektur yaitu Indonesia, China, dan Eropa. Bentuk arsitektur eropa terlihat dari pintu masuk di gedung baru masjid yang besar dan tinggi, menggambarkan kemegahan. Lalu arsitektur China dapat dilihat dari masjid utama yang atapnya seperti kelenteng. Gabungan berbagai budaya ini membuat masjid Agung Palembang ini sangat menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara. Masjid ini didirikan pada abad ke 18 oleh Sultan Mahmud Badarudin I yang merupakan bagian utama bangunan masjid yang mempunyai arsitektur China. Dahulu sebelum masjid megah berdiri di berbagai kota besar di Indonesia, masjid ini sempat menjadi masjid terbesar di Indonesia.







Bangunan selanjutnya adalah Monpera yang hanya dipisahkan jalan dari Masjid Agung Palembang. Ciri khas dari Monpera yang ada di Palembang adalah adanya 6 cagak (tiang) beton yang kokoh bertautan tiga - tiga di bagian samping kiri dan kanan bangunan. Ada juga relief yang menggambarkan suasana pertempuran lima hari lima malam di kota Palembang melawan penjajah Belanda. Sebenarnya di dalam museum ini kita dapat melihat berbagai jenis senjata yang dipergunakan dalam pertempuran tersebut termasuk berbagai dokumen perang dan benda - benda bersejarah lainnya, tetapi saat itu sudah sore sehingga museum sudah tutup dan saya hanya bisa mengambil foto dari pelataran bangunan megah ini, saya sarankan jika berkunjung kesini saat pagi hari agar bisa masuk ke dalam. Lokasi dari kedua bangunan ini tidak jauh dari kawasan benteng Kuto Besak dan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II sehingga menjadi lengkap apabila mengunjungi semua tempat yang ada di kawasan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge