13 Desember 2014

Vihara Dewi Kwan Im: Vihara dengan Pemandangan Indah di Atas Bukit


Sebenarnya posting ini sangat late sekali karena saya ke Belitung sudah 1,5 tahun yang lalu. Nah, Belitung yang terkenal dengan film laskar pelangi ini tidak hanya terkenal dengan pantai nya yang sangat indah, ada juga wisata lain seperti wisata budaya dan wisata tempat - tempat beribadah seperti yang saya kunjungi ini. Nah, hari itu perjalanan saya dilakukan di Belitung timur, tempat film laskar pelangi mengambil gambar, saya sendiri penginap di Tanjung Pandan, ibukota kabupaten atau mudahnya merupakan pusat kota dari pulau Belitung, nah belitung timur ini bagian lain dari Belitung sehingga perjalanan ini merupakan perjalanan terjauh yang ditempuh di pulau Belitung. Nah, sebelum masuk ke pusat keramaian belitung timur kami mampir dulu di bibir belitung timur yang tidak kalah indah, tempat yang saya kunjungi kali ini adalah Vihara Dewi Kwan Im yang terletak di daerah pantai burung mandi, sebelum masuk pantai ada jalan ke atas bukit, nah viharanya terletak di atas bukit. Dari jalan arah ke pantai burung mandi sampai di vihara tidak memakan waktu lama, mungkin hanya 10 menit saja.






Setelah sampai di tempat parkir saya langsung takjub dengan megahnya bangunan vihara ini. Untuk sampai ke bangunan dari tempat parkir harus menaiki tangga dulu ke atas bukit yang berpunuk - punuk ini. Setelah parkir saya dan teman - teman pun langsung naik ke atas untuk melihat apa isi dari vihara ini, kami langsung menuju ke bangunan utama. Bangunan utama ini digunakan untuk beribadah dan bagi saya ini juga tempat untuk melihat pemandangan yang sangat indah, kita bisa melihat pantai burung mandi di kejauhan dengan rimbunnya pohon di sekitar vihara. Seperti hal nya vihara pada umumnya, kita bisa mencoba tjiamsi. Tjiamsi adalah ramalan bambu dengan cara dikocok di dalam wadahnya lalu akan keluar satu batang bambu dan ada keterangan disitu, langsung aja bawa bambu tersebut ke orang yang bisa membaca di dekat pintu, nah yang unik adalah jika ramalan kita jelek maka kertas ramalan itu harus kita bakar agar ramalan itu tidak terjadi. Setelah dari bangunan utama saya berjalan - jalan sebentar di bangunan - bangunan lain yang ada di vihara ini, jalan yang naik turun membuat kaki lumayan capek.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge