11 Maret 2015

5 Facts About Padang and West Sumatera


Usai sudah rangkaian posting wisata Padang dan Sumatera Barat yang telah saya tulis. Ada banyak hal yang membuat saya tertarik di Padang dan Sumatera Barat sehingga ada dalam pikiran saya bahwa suatu saat saya akan kembali ke Sumatera Barat untuk berkunjung ke tempat - tempat yang belum saya kunjungi kemarin. Hal - hal menarik itulah yang membuat saya ingin menuliskan 5 hal unik tentang Padang menurut saya pribadi dan dari pengalaman 3 hari saya selama di Padang dan sekitarnya. Berikut adalah 5 hal unik tersebut:

1. Religius Banget
Saat makan di soto Garuda ada doa - doa di dinding rumah makan, saat di kamar hotel ada kaligrafi di dinding, di dalam lemari kamar hotel ada sajadah, di pinggir jalan ada Asmaul Husna. Padahal semua tempat itu bukanlah tempat khusus Islam. Kurang religius apa coba Sumatera Barat?

2. Gunung dan Laut
Padang adalah ibukota tepi pantai, biasanya kan isinya ya pantai aja kan. Tapi di padang berbeda, saat dari Solok dan sudah masuk kawasan yang ada tugu "selamat datang di kota Padang", jangan bayangkan sudah masuk kawasan perkotaan. Disini masih terlihat gemerlap lampu jauh di bawah sana, karena memang ini masih di gunung mamen! kota Padang punya laut dan punya gunung, jadi kota Padang itu luas banget.

3. Tidak Ada Indomaret, Alfamart, dan Sejenisnya
Ini berlaku seantero Sumatera Barat. Tidak ada satupun minimarket sejenis ini di provinsi ini, mulai dari indomaret, alfamart, apalagi Circle K tambah gak adaaa. Jadi orang - orang kalau berbelanja ya di toko milik penduduk setempat, wah bagus banget ya kebijakannya, tidak mematikan usaha orang lokal.

4. Tidak ada Bioskop 21
Meskipun ini adalah ibukota tetapi tidak ada bioskop dengan film hits disini. Kata teman saya sih adanya bioskop kecil yang memutar film yang gak jelas, hmmm. Orang - orang sini diminta untuk terus beribadah rupanya, kebijakan yang bagus.

5.  Berbagai Macam Sate
Selain masakan Padang, ada banyak kuliner yang bisa dicicipi ketika singgah di Sumatera Barat. Berbeda dengan di tempat saya tinggal, disini sate yang dijual memiliki spesifikasi tersendiri berdasarkan kota tempat sate itu berasal. Sate Padang dan Sate Padang Pariaman saja berbeda, padahal jaraknya tidak lebih jauh dari Surabaya ke Sidoarjo, apalagi ketika beranjak ke daerah yang lebih jauh seperti Bukittinggi, lebih berbeda lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge