25 Maret 2015

Bukit Jaddih Bangkalan: Dari Kolam sampai Padang Rumput di Tengah Tambang Kapur


Setelah berkunjung ke tambang kapur warna gelap, saya dan teman - teman saya pun berkunjung ke tambang kapur warna cerah. Nama tujuan selanjutnya dari perjalanan kami ini adalah bukit Jaddih yang terletak di Bangkalan, tetapi berbeda dengan Arosbaya yang terletak di sebelah utara pusat kota, bukit Jaddih ini ada di bagian selatan pusat kota. Perjalanan dari Arosbaya ke Jeddih dapat dilakukan dengan melewati tengah kota terlebih dahulu kemudian mengambil jalan ke arah pelabuhan Kamal. Tidak ada petunjuk khusus untuk menuju ke tempat ini, sehingga kita bisa mengandalkan google maps untuk sampai di tempat ini. Dari jalan utama Bangkalan ke Kamal nanti google maps akan memberikan petunjuk belok ke kiri di suatu persimpangan, nah setelah belok ke kiri tersebut nanti tempat untuk masuk ke bukit Jaddih ada di sebelah kiri jalan. Setelah sempat salah jalan karena tidak mengerti informasi yang disampaikan oleh warga saat bertanya, akhirnya sampai juga kami di bukit Jaddih ini. Kami sampai saat sudah sore sehingga kami harus cepat - cepat ke tempat yang kami inginkan agar tidak terlalu gelap saat turun.















Meskipun kawasan tambang, tidak ada petugas yang berjaga di daerah ini sehingga pengunjung harus berhati - hati karena banyak kendaraan material yang lalu - lalang. Bagian bawah bukit dibangun sebuah kolam renang yang katanya terbesar se Bangkalan dengan mata air alami, letaknya yang dikelilingi oleh potongan bukit membuat kolam renang ini sangat unik. Nah, setelah melihat - lihat kolam renang kami pun naik lagi ke mobil lalu melanjutkan perjalanan ke bagian atas bukit, jalannya yang tidak rata membuat saya harus berhati - hati memilih permukaan jalan yang sanggup dilalui oleh mobil saya. Setelah sampai di atas matahari sudah mulai kembali ke peraduannya, kami pun cepat - cepat keluar mobil dan berjalan ke puncak bukit. Luasnya area membuat kami sedikit bingung dimana tempat yang bagus untuk mengambil foto, akhirnya setelah melihat - lihat kami menemukan sebuah padang rumput yang indah. Pemandangan dari atas padang rumput ini membuat kami takjub, ada pepohonan, rumah - rumah, dan sudah terlihat garis pantai di kejauhan. Setelah lumayan gelap kami pun langsung turun ke mobil dan melanjutkan perjalanan ke pelabuhan Kamal. Bukit Jaddih ini bukanlah tempat wisata yang benar - benar tempat wisata, jadi pengunjung harus berhati - hati.

8 komentar:

  1. Salam kenal, Tito! Btw tulisanmu keren :)

    BalasHapus
  2. Tempat wisata lain yang deket sini apa ya? Pengen ke sini sih kapan-kapan, sekalian mengeksplor tempat wisata lain kalau ada. hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo daerah Bangkalan sendiri ada beberapa tempat wisata kayak mercusuar, bukit arosbaya, sama kalo kuliner ada bebek sinjay yang udah terkenal :)

      Hapus
  3. bro, kalo naik mobil medannya susah ga? thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. mudah kok, saya dulu malah pakai honda jazz tidak masalah, apalagi kalo avanza lebih bisa lagi.

      Hapus

badge