24 Maret 2015

Pecel Ponorogo Hj.Boeyatin: Sarapan Pecel di Tengah Kota Surabaya


Hari libur di tanggal merah membuat keluarga saya datang ke Surabaya untuk menjenguk. Nah, kalau sudah ada keluarga gini pastinya pingin makan yang enak - enak dong, kapan lagi bisa makan enak tanpa mengeluarkan uang saku, hehehe. Nah, jam sarapan pun tiba dan saya mengajak keluarga untuk makan di tempat yang tidak pernah saya kunjungi, namanya adalah Pecel Ponorogo Hj. Boeyatin yang terletak di jalan Ketabang Kali nomor 51 Surabaya, tepatnya di samping Ketoprak Mang Ucup, sangat dekat dengan Grand City, maka dari itu saya menyebutnya tengah kota pada judul artikel ini, hehehe. Saya baru tau tentang pecel Ponorogo, biasanya yang saya tau adalah pecel madiun yang memang sudah banyak di Surabaya, nah karena penasaran inilah saya mengajak keluarga saya untuk datang kesini. Setelah sampai ternyata sudah ramai saja tempatnya padahal masih pagi hari.





Tempat duduk pun sudah didapat dan kami pun memesan makanan yang dilakukan secara langsung di dekat kasir seperti hal nya warung pecel pada umumnya.  Harga dasar yang ditawarkan disini mulai dari 12 ribu rupiah, itu sudah termasuk tempe dan dadar jagung, jika ingin menambahkan yang lain silahkan melihat papan harga agar tidak kaget saat membayar. Harga minumannya pun juga lumayan murah, teh hangat bisa ditebus dengan 3 ribu saja. Tidak lama antri makanan pun bisa didapat dan bisa langsung disantap. Rasa pecelnya menurut saya tidak jauh berbeda dengan pecel madiun, apalagi lidah saya tidak terlalu sensitif jika perbedaannya hanya sedikit jadi saya tidak bisa menemukan perbedaannya. Kata referensi yang saya baca sih bumbu dari pecel Ponorogo ini lebih kuat dari pecel - pecel yang lain. Tempat ini bisa anda kunjungi bila ingin sarapan dengan nuansa yang berbeda, sampai siang juga masih buka kok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge