30 April 2015

Pulau Merah: Ada Emas Lho di Pantai Kuta nya Banyuwangi Ini


Perjalanan dari Baluran menuju ke pantai Pulau Merah harus ditempuh dalam waktu yang cukup lama, yaitu 3 jam karena kita pergi dari pantai utara ke pantai selatan. Saya berharap dapat melihat sunset saat tiba di Pulau Merah. Sepanjang perjalanan hujan turun dengan derasnya dan tidak ada jeda sehingga semakin lama harapan saya untuk melihat sunset itu juga semakin sirna. Jalan menuju ke pulau Merah ini adalah jalan yang paling bagus dibandingkan jalan menuju ke destinasi kami yang lain karena memang wisata disini sudah sangat komersial. Saat sampai memang hujan sudah reda tetapi tetap saja langit di atas kami mendung membuat tidak ada sedikitpun cahaya matahari yang tampak. Kami pun makan sore terlebih dahulu karena sudah sangat lapar, tetapi di tengah - tengah kami menikmati makan kami hujan deras pun mengguyur dan harapan untuk menikmati pantai ini semakin hilang saja. Setelah menunggu akhirnya hujan pun reda dan kami langsung menuju ke pantai. Hari yang sudah gelap membuat kami tidak berani untuk menjelajah pantai ini terlalu jauh, kami hanya berdiri di sekitar tempat parkir saja. Saat hari sudah mulai gelap kami pun mulai mencari penginapan disini dan kami menemukan sebuah rumah yang bisa dijadikan homestay.









Rumah ini berisi 3 kamar dan ada ruang tamu serta ruang tv yang bisa disewa dengan harga 700 ribu per malam, tentunya setelah melewati proses tawar menawar. Enaknya menyewa disini adalah tidak dibatasi berapapun jumlah orang yang menginap, selain itu adanya ruang tv serta ruang tamu menjadikan kami dapat berkumpul untuk sekedar menikmati kopi hangat yang disajikan oleh pemilik homestay. Bisnis homestay ini mirip dengan yang saya temui di Karimunjawa, jadi pemilik rumah tinggal di bagian belakang rumah yang tidak terlalu bagus, tetapi rumah bagian depannya diperbaiki sampai bagus untuk disewakan kepada wisatawan. Ada banyak homestay di daerah pulau merah ini, biasanya harga 1 kamar dengan fasilitas kamar mandi dan kipas angin dihargai 150 ribu per malam, jika ber AC maka harganya akan lebih mahal mencapai 250 ribu per malam. Hasil perbincangan saya dengan penduduk membuat saya tau bahwa di daerah sini ada kandungan emas dan sudah ada perusahaan asing yang berinvestasi, kenapa harus asing, hmm. Saat malam hari tiba hujan tidak turun sehingga kami bisa jalan - jalan ke warung yang ada di kawasan pantai pulau merah. Ada rombongan wisatawan yang bermalam di tenda dalam kawasan ini, boleh dicoba suatu saat nanti. Makan malam saya hanyalah sepiring mie plus telor ditambah dengan es dengan utuh dengan batoknya, suasana yang patut untuk dirindukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge