30 April 2015

Teluk Hijau: Surga Tersembunyi di Ujung Timur Pulau Jawa


Tujuan terakhir kami setelah menginap di daerah pantai Pulau Merah adalah Teluk Hijau. Akhir selalu diharapkan menjadi yang paling menarik, bukan begitu? Maka dari itu pagi - pagi kami sudah bersemangat berangkat ke Teluk Hijau, tetapi hujan yang sejak petang mengguyur sedikit membuat kami pesimis dapat menikmati Teluk Hijau dengan sempurna. Tepat pukul 8 kami pun berangkat dari homestay diiringi dengan hujan yang lumayan deras mengguyur. Google maps yang saya buka sih menunjukkan bahwa jarak yang ditempuh tidak terlalu jauh dan dapat ditempuh dalam waktu 30 menit lebih sedikit, tetapi saya sih berpikir bahwa akan menghabiskan waktu 1 jam, tetapi perkiraan saya salah karena perjalanan ditempuh dalam waktu hampir 2 jam. Mengapa bisa selama itu? karena jalan yang dilewati tidak semulus kulit AKB48, sangat terjal. Jalan terjal yang kami lewati saya taksir mempunyai panjang lebih dari 13 km, dari perkebunan PTPN sampai pantai Rajegwesi. Elf yang kami naiki tidak berhenti bergoyang mengocok penumpang yang ada di dalamnya, untungnya kami tidak sampai mabuk, hehehe.














Setelah sampai di pantai Rajegwesi kami pun menyempatkan untuk sarapan dulu sembari menunggu hujan yang belum juga reda. Setelah kami makan hujan pun reda dan kami menyewa kapal dengan tarif 35 ribu/orang. Perjalanan menggunakan kapal dapat dinikmati dengan adrenalin yang diuji karena ombak di tengah laut tidak setenang jika ada di pantai selatan. Setelah sekitar 15 menit di atas kapal sampailah kami di pantai Teluk Hijau, ternyata kami adalah rombongan pertama yang sampai disini. Kesempatan ini tidak kami sia - siakan dengan foto di tempat - tempat yang menawan dan tentunya bermain air laut, sayang banget kalo gak main air disini karena ombaknya yang tidak terlalu berbahaya, maklum tempat ini ada di teluk. Tenang saja jika barangmu ingin ditinggal, tinggalkan saja di dekat penjaga pantai yang selalu ada disini sejak pagi sampai jam 5 sore, kalau bisa izin dulu untuk menitipkan barang - barang. Pasir yang lembut membuat teman - teman saya tidak sabar untuk bermain pasir. Batuan yang membentuk relief - relief juga menambah keindahan tempat ini. Kenapa disebut Teluk Hijau? Karena warna dari lautnya benar - benar hijau, buktikan sendiri dengan datang kesini ya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge