30 Juni 2015

Dapur Laut: Warung Antimainstream dengan Menu Ikan Barakuda dan Gurita


Perjalanan dari alun - alun Bandung kesini tidak memakan waktu lama, hanya sekitar 30 menit kita sudah sampai di daerah ITB ini. Buka puasa kali ini tidaklah bertemakan makanan khas ketinggian karena kita ada di Bandung, buka puasa kali ini bertemakan pantai, iya pantai, hehehe. Bandung tidak mempunyai pantai, tetapi jangan salah disini ada penjual seafood yang bahkan di daerah pinggir pantai pun tidak ada yang menjual menu - menu yang ada disini. Nama warung kaki lima ini adalah Dapur Laut yang terletak di jalan Gelap Nyawang, tepatnya di depan kampus SBM ITB. Warung ini baru buka saat sore hingga petang karena memang kodrat PKL biasanya seperti itu, hehehe. Saat kami datang sudah ada pengunjung yang menunggu berbuka disini, kami yang datang dengan belasan orang langsung menempati meja panjang agar bisa tertampung semua. Nah, ada banyak menu yang bisa dipilih oleh pelanggan, menu - menu paling unik yang ada yaitu ikan barakuda, gurita, dan hiu.











Meskipun menu - menu yang ditawarkan tidak umum, harganya tidak terlalu menguras dompet kok, sebut saja gurita dan hiu bisa dibeli dengan harga 21.500, barakuda dengan harga 25.500. Selain menu - menu unik itu juga ada menu yang normal seperti kerapu, marlin, tuna, ekor kuning, kakap merah, dan lain sebagainya. Saya sendiri tidak tahu mereka mendapatkan hewan - hewan laut itu darimana, mau nanya tapi orang - orang warung nya lagi sibuk melayani pelanggan yang tidak berhenti datang sehingga tidak jadi bertanya deh. Hewan laut yang terkenal datang musiman membuat menu ditulis di papan whiteboard sehingga harga dan ketersediaan menu bisa berubah setiap harinya, tergantung pasokan. Rasa yang ditawarkan jangan ditanya, enak banget. Jika biasanya makan cumi - cumi hanya polosan saja, kalau makan gurita ada teksturnya. Porsi untuk masing - masing lauk tersebut hanya untuk 1 orang sehingga jika ingin mencoba semua menu beramai - ramai saran saya bilang aja ke penjualnya kalau lauknya ditaruh piring tersendiri, misal beli gurita 2 porsi, barakuda 2 porsi dan hiu 2 porsi, nah gurita 2 porsi itu dijadikan satu lalu nasinya disendirikan, begitu juga dengan yang lain sehingga kita bisa icip - icip semua lauk disini dengan hemat, hehehe.

1 komentar:

  1. Dapur Laut meh buka cabang neng Karanganyar Mas....

    BalasHapus

badge