22 Juni 2015

Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih: Cara Memasak Unik Sampai Rasa yang Top


Weekend ini saya menghabiskan waktu bersama teman saya yang lagi kuliah di Jakarta. Setelah naik motor keliling Jakarta dan istirahat di tempat kos karena kelelahan, waktu berbuka puasa pun tiba. Awalnya pingin buka puasa yang biasa - biasa aja, tapi gara - gara browsing kuliner dan ada kuliner enak deket kosan, jadinya ya tergoda juga, hehehe. Kali ini saya akan mencoba nasi goreng kambing kebon sirih yang terkenal itu, bisa dibilang terkenal karena saat mencari nasi goreng kambing di google ya yang keluar nasi goreng kambing kebon sirih ini. Lokasinya ada di jalan kebon sirih dekat jalan Sabang yang jadi pusat kuliner itu, nah lokasinya itu ada di dalam gang dan pinggir jalan, jadi tidak ada alamatnya, hehehe. Cara menemukannya gampang kok, jalan kebon sirih ini sepi banget kalau malam karena penuh dengan perkantoran yang sudah tutup, nah ada satu tempat yang mobilnya banyak banget yang parkir, disitulah nasi goreng kambing berada. Saat kami datang pengunjungnya sudah sangat banyak, tapi tenang aja tempat duduk yang disediakan juga banyak kok, ada yang di dalam tenda ada juga yang di atas trotoar, bebas lah pokoknya.









Setelah mendapatkan tempat duduk saya pun memesan makanan dengan dateng ke rombongnya, ternyata nasi gorengnya lagi dimasakin dan nunggu sekitar 10 menit. Dengan pembeli yang begitu banyak nasi goreng ini bisa dihidangkan secara cepat hanya bermodalkan 1 wajan, kok bisa? yaiya wong wajannya gede banget, sampek menggunung nasinya, baru kali ini saya lihat memasak nasi goreng dalam wajan segede itu. Saya mikirnya kalau memasak sebanyak ini maka tidak akan merata bumbunya, ada yang kuat ada yang hambar, tetapi buktinya saat selesai menggoreng semua bagian rata tuh, hebat juga ya penjualnya. Setelah siap dihidangkan satu per satu piring pun diisi dengan nasi goreng yang sudah ditunggu oleh pelanggan setianya. Harga setiap porsi nasi goreng kambing adalah 30 ribu, cukup mahal juga ya, porsinya juga tidak terlalu banyak. Harga yang harus dibayar memang sebanding dengan rasa yang enak, bau kambing yang biasanya ada tidak tercium sama sekali sehingga saya doyan saja makan nasi goreng ini. Bagi yang suka sate kambing juga bisa melengkapi santap malamnya dengan sate kambing, saya sih cuma beli nasi gorengnya saja, faktor biaya, hehehe. Jika ingin membeli minum ada banyak penjual minuman yang ada di sekitar penjual nasi goreng, kuliner wajib untuk pecinta nasi goreng nih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge