06 Juli 2015

Museum Nasional: Tempat yang Nyaman untuk Belajar Sejarah Indonesia


Wisata weekend saya kali ini dimulai dari tempat yang lokasinya tidak jauh dari tempat kos saya, tepatnya di samping Monas, Jakarta. Nama tempat ini adalah Museum Nasional atau orang lama biasa menyebut museum gajah karena ada patung gajah di halaman museum. Seperti lokasi - lokasi lain yang nama belakangnya dikasih nama nasional, museum ini merupakan museum negara seperti hal nya Monumen Nasional yang merupakan monumen negara. Nah, datang ke museum rupanya belum merupakan sebuah kebiasaan untuk orang Indonesia, sehingga saat saya datang kesini lebih banyak bule malah yang berkunjung, wisatawan lokal hanya keluarga - keluarga saja. Sepertinya museum harus bisa menjadi lokasi menarik seperti hal nya museum angkut yang ada di Batu, museum angkut menarik karena bisa buat foto - foto sepuasnya, temanya menarik, kalau museum lainnya kan biasanya hanya memajang dan memberikan informasi saja, jadi orang - orang yang datang kesana memang ingin mengetahui bagaimana cerita yang ada di pajangan dalam museum tersebut, tetapi Museum Nasional ini sudah lebih bagus dari segi kenyamanan dan penataan.

















Bangunan museum ini terdiri dari 2 gedung, gedung lama dan gedung baru. Masuk pertama kali kita akan diajak kembali ke masa lalu Indonesia di gedung lama, gedung ini berisikan arca - arca dan patung - patung kerajaan, ada juga peninggalan masa lalu seperti keramik, peralatan yang digunakan oleh orang jaman dahulu, dan beberapa yang lain. Puas ada di bangunan 1 kita akan beranjak ke bangunan kedua yang terdiri dari 4 lantai, dari suasananya sih sepertinya ini perluasan dari museum gedung lama. Setiap lantai yang ada disini memiliki tema tersendiri, seperti lantai 1 untuk jaman manusia homo sapiens dkk, lantai 2 teknologi lama yang digunakan, sampai lantai 4 yang sangat spesial. Lantai 4 sangat spesial karena disana pengunjung tidak diperbolehkan untuk mengambil gambar, selain itu jika di lantai lain satpamnya maksimal 2, di lantai ini ada 4 satpam yang saya lihat berjaga. Setiap pengunjung yang masuk akan diperhatikan oleh satpam, ada juga 3 cctv setiap ruangan yang memantau pergerakan pengunjung, benar - benar ketat ya. Lalu apa isinya? isinya seputar keramik dan perhiasan yang digunakan pada jaman dulu, sepertinya keramik dan emas perhiasan ini harganya sangat mahal maka dari itu gerak - gerik pengunjung sangat dibatasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge