05 Juli 2015

Roti Bakar Eddy: Obrolan Santai Malam Hari Ditemani Roti Bakar Lezat


Hari Sabtu ini saya jalan - jalan di dalam kota Jakarta saja sebagai salah satu langkah penghematan sebelum jalan - jalan luar kota lagi beberapa minggu lagi. Nah, setelah lelah jalan - jalan di museum nasional, monas, dan kota tua, saya berbuka terlebih dahulu di daerah BI, setelah itu saya dan teman - teman melanjutkan perjalanan ke daerah Al-Azhar untuk menikmati Roti Bakar Eddy. Kami naik TransJakarta koridor 1 lalu turun di halte masjid agung, jalan sedikit sampai di perempatan lalu belok ke kiri maka kita sudah bisa melihat keramaian di ujung jalan tanda tempat makan ini sudah ramai. Roti Bakar Eddy memiliki beberapa cabang di Pasar Minggu, GBK, dan Bintaro dengan lokasi utama disini, jalan Raden Patah belakang masjid Al-Azhar. Tempat makan ini memakai konsep PKL, jadi jualannya tidak menempati bangunan melainkan di pinggir jalan, tetapi karena jalan disini cukup lebar dan ada tanah kosong di samping jalan jadinya tempatnya luas banget, bisa buat banyak orang, cocok lah buat tempat bersantai malam hari selepas beraktifitas seharian. Ternyata disini tidak hanya berjualan roti bakar melainkan juga makanan yang lain seperti nasi uduk, nasi goreng, bubur ayam, dan indomie, macem - macem kaan.













Setelah melihat menu saya pun memesan roti bakar 2 tg (keju+kornet+telur) seharga 13 ribu rupiah dan minuman cappucino seharga 9 ribu rupiah, cukup murah kan. Ada banyak pilihan menu lain yang tersedia, dibagi menjadi menu manis atau menu gurih, kalau menu gurih toppingnya berkisar dari keju, kornet, dan telur, kalau manis terdiri dari coklat, keju, susu, srikaya, strawberry, kacang, dan beberapa yang lain, jadi ingat surabi imut di malang yang menyediakan banyak topping mulai dari yang manis sampai gurih, tinggal pilih. Bila sudah bosan dengan roti bakar dan ingin mencoba varian yang lain ada juga bubur ayam dengan banyak topping pula, mirip dengan topping gurih dari roti bakarnya. Minuman disini harganya juga terjangkau, serba 9 ribu, mulai dari cappucino, teh tarik, jeruk, lemon tea. Rasa dari roti bakarnya lumayan enak, porsinya juga gede jadi selaras dengan harganya lah, Saat melihat ke rombong jualannya, jangan heran kalau sudah banyak terjejer roti yang akan disajikan, banyaknya pengunjung membuat pesanan roti bakarnya sangat banyak sehingga agar tidak lama menunggu rotinya sudah disiapkan dan tinggal dibakar sebentar saja. Tempat ini buka hingga dinihari tergantung persediaan roti habis pukul berapa sehingga cocok buat yang pingin berlama - lama menikmati malam sambil bercengkrama dengan kawan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge