03 Agustus 2015

Pelabuhan Nelayan Pangandaran: Jejak Pertama Wisata di Ujung Jawa Barat


Weekend kali ini merupakan perjalanan paling melelahkan saya bersama teman - teman. Biasanya setiap weekend saya habiskan dengan jalan - jalan di dalam kota saja, paling jauh waktu itu ke Bandung, nah kali ini saya akan berkelana ke tempat yang jauh dari hiruk pikuk keramaian ibu kota, nama daerahnya adalah Pangandaran. Saat ini Pangandaran sudah mulai terkenal, mulai dari musibah tsunami yang menimpa pantai di Pangandaran tahun 2006 hingga yang terbaru salah satu menteri di kabinet kerja Pak Presiden yang berasal dari Pangandaran, sudah terkenal lah Pangandaran sekarang. Perjalanan saya dimulai dari terminal kampung rambutan dan naik bis Gapuraning Rahayu tujuan Pangandaran seharga 150 ribu karena masih harga lebaran, kalau udah gak masa lebaran harganya 95 ribu, jauh juga ya selisihnya. Perjalanan memakan waktu sekitar 8-9 jam, waktu yang cukup cepat bukan dengan jarak sejauh itu, maklum saja kecepatan bis nya tidak biasa, padahal jalanan sempit dan berliku - liku. Saat sampai kami dijemput oleh travel yang telah saya hubungi sebelumnya, kemudian istirahat dan menaruh barang sebentar di rumah empu nya travel. Nah, kami ditawarin apa mau jalan - jalan sebentar melihat pelabuhan, wah ya kami pasti mau dong, berangkatlah kami kesana.







Kami sampai di pelabuhan sekitar pukul setengah 6 pagi, langit sudah mulai terang saat itu. Awalnya kami agak kecewa saat sampai karena ada mendung di tempat terbitnya matahari, ternyata setelah menunggu mendungnya hilang dan matahari bisa terlihat terbit dengan sempurna, waah awal yang baik dalam perjalanan kali ini. Pelabuhan pangandaran ini dilengkapi dengan anjungan yang sisi - sisi yang berbatasan dengan lautnya dilengkapi dengan pemecah ombak, maklum saja laut selatan emang sangat ganas. Kami pun tidak melewatkan momen matahari terbit ini dengan mengambil foto. Ternyata dalam urusan pengambilan foto melawan matahari iphone kalah dengan asus, saya dibully habis - habisan tuh sama teman saya. Dilihat dari orang yang dateng rupanya tempat ini tidak menjadi salah satu tujuan wisata orang yang ke pangandaran, mungkin karena harus bangun pagi dari hotel ya sehingga masih malas kalau harus bangun pagi hanya untuk sekedar melihat matahari terbit disini. Pelabuhan pangandaran ini adalah pelabuhan nelayan sehingga ada banyak perahu nelayan yang bersandar pagi itu, nelayan disini pasti jago - jago soalnya harus melawan ombak segitu besarnya saat pergi ke tengah laut, kalau lewat laut perjalanan ke cilacap jawa tengah bisa ditempuh dalam waktu 1,5 jam lhoo, padahal teman saya lebih dari 3 jam baru sampai karena harus memutar dahulu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge