07 September 2015

Perkembangan Pesat E-Commerce Indonesia


Ada sangat banyak perkembangan teknologi akhir - akhir ini, saya jadi pingin menghidupkan kembali kategori teknologi dalam blog ini, sudah lama terpendam karena lebih banyak menulis tentang kuliner dan wisata, hehehe. Background kuliah saya yang ada di bidang teknologi membuat mau tidak mau saya harus mengikuti perkembangan, beruntungnya sejak sekolah saya sudah suka dengan teknologi sehingga tidak ada rasa terpaksa dalam mengikuti perkembangan ini, malah penasaran sendiri apa saja teknologi yang sedang berkembang saat ini. Kuliah saya di Sistem Informasi membuat dunia saya tidak jauh - jauh dengan yang namanya E-Commerce, bahkan beberapa mata kuliah mempunyai tugas untuk membuat website E-Commerce sudah saya lalui, lalu ada apa dengan E-Commerce? Saat saya sekolah dulu saya hanya mengetahui satu website E-Commerce besar, yaitu bhinneka.com. Selain itu mungkin hanya toko buku online yang pernah saya datangi, selain itu saya tidak pernah mendengar. Namun saat ini E-Commerce yang saya kenal sudah besar, bhinneka.com, sudah kalah saing dengan berbagai E-Commerce baru yang muncul seperti lazada, tokopedia, bukalapak, olx, jakartanotebook, dan beberapa yang lain.

Saya mengatakan itu bukan berdasarkan data keuangan perusahaan tetapi dari obrolan santai dan pengamatan saya terhadap iklan mereka di berbagai media. Sebagai contoh saja, 5 tahun yang lalu iklan di media dikuasai oleh produk yang berbasis industri, ada pabrik yang produksi barang tersebut. Nah, kalau produk - produk seperti itu kita masih bisa membayangkan darimana uang itu berasal, tentu saja dari penjualan ke masyarakat. Nah, akhir - akhir ini E-Commerce sudah mulai beriklan di media, iklannya sangat besar volumenya bahkan mengalahkan produk yang berbasis industri tadi, padahal 5 tahun yang lalu bhinneka.com tidak bisa beriklan sebesar itu di media, mungkin hanya iklan di media internet saja. Sebut saja traveloka dan olx yang iklannya menghiasi layar kaca di hampir semua stasiun tv nasional setiap hari, ada juga lazada serta tokopedia yang selalu muncul saat saya sedang bermain media sosial atau browsing di internet, bahkan beberapa waku lalu tokopedia iklan 1 halaman depan penuh di koran nasional, hal yang dulu hanya bisa dilakukan oleh produk berbasis industri, contohnya saja motor. 

Saya tau mereka bisa mendapatkan uang dari hasil bisnis mereka seperti penjualan tiket dan hotel di traveloka, iklan dan peningkatan kemampuan penjual di Olx, dan penjualan produk di lazada. Tetapi yang saya belum paham adalah bagaimana bisa keuntungan tersebut bisa membuat iklan E-commerce di berbagai media sudah begitu masif dan mengalahkan produk berbasis industri, padahal bayangan saya uang mereka tidak sebanyak itu hingga memasang iklan dimana - mana. Hasil penelusuran awam saya sih hal ini berkat modal besar mereka yang mengalir lancar dari investor asing, modalnya sangat besar sehingga mereka bisa melakukan apa saja yang mereka mau. Emang benar kok hukum ekonomi kapitalis ini, siapa yang punya modal besar dialah yang bakal berjaya. Saya bakal terus mencari tahu bagaimana sistem bisnis mereka sehingga bisa iklan semasif saat ini. Mengapa saya sangat penasaran dengan iklan? Ya karena biaya iklan itu sangat mahal, apalagi di media elektronik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge