30 Oktober 2015

Grizzolicious: Cobain Risoles Kekinian dengan Citarasa Italy


Hari - hari pasca UTS ini saya gunakan untuk melepas penat sejenak dan berkunjung ke Malang buat ketemu teman - teman lama, mereka membuat saya pingin cobain kuliner di Malang dengan harga yang terjangkau dan bervariasi, beda dengan Surabaya. Nah, kebetulan salah satu teman saya waktu SMP punya cafe di Malang, tergolong baru juga sih belum ada setahun jadi ya mampir kesini, namanya adalah Grizzolicious yang terletak di jalan Bunga Coklat nomor 6 Malang, kalo orang lama sih bilangnya jalan Kalpataru. Selain buka disini ada juga stan kecil nya di gedung A Fakultas Hukum Unair Surabaya. Saya jadi pengunjung pertama karena saya dateng pas jam 10 pagi, waktu baru buka. Desain interior di cafe ini cukup menarik, dindingnya dihiasi gambar - gambar yang menggambarkan cafe itu sendiri, lagu - lagu yang diputar pun juga yang sekarang lagi hits, nyaman lah kalo mampir kesini.


















Menu utama yang ada disini adalah risoles, tetapi ada sangat banyak varian risoles yang bisa kita pesan. Italian Risol yang paling favorit adalah Sausages and Cheese Risol seharga 10 ribu rupiah, ada juga sweet risol, ice cream risol, dan makanan ringan yang lain seperti pancake, maryam, kebab, dan lain sebagainya. Jika pingin makan berat jangan khawatir karena ada juga nasi goreng, mie goreng, fettucini, spaghetti, dan beberapa yang lain, lengkap kan. Kebetulan saat saya datang ada juga owner nya jadi ya sekalian ngobrol - ngobrol, udah lama banget gak ketemu juga. Rasa dari risoles yang saya pesan bener - bener enak, meskipun sudah dipotong - potong tetapi saus dan isi dari risoles gak berantakan, kerenyahan kulit risoles ditambah sosis dan keju yang ada di dalam membuat lidah ini pingin terus - terusan makan. Buat minuman ada banyak kategori juga seperti milkshake, tea, juice, soda, dan ada juga dessert. Saya membeli black oreo milkshake seharga 16 ribu (emang sekarang lagi jaman minuman harganya lebih mahal dari makanan kok) dan rasanya enak banget, coklatnya gak bikin bosen. Jangan lupa juga pesan pancake karena rasanya beda dengan pancake di tempat lain, disini adonannya dibuat sendiri. Cocok lah buat kamu yang lagi pingin makan ringan dan makan berat sekaligus dengan harga terjangkau.
Read more!

Orange Cafe: Ala - Ala Candle Light Dinner Outdoor Harga Mahasiswa


Kuliner saya kali ini sedikit berbeda dengan edisi - edisi sebelumnya. Atas rekomendasi ujub saya (cari sendiri arti ujub), kami pun datang ke tempat yang sebelumnya tidak pernah saya dengar, namanya Orange Cafe yang terletak di jalan Raya Prapen 22 Surabaya. Kalau dari samping jalan sih gak keliatan lokasi cafenya karena kita harus masuk ke semacam tanah kosong atau lapangan terlebih dahulu kemudian pak satpam nya memberi tahu dimana lokasinya. Saat sampai di depan cafe nya saya langsung berpikiran bahwa harganya pasti mahal, konsepnya outdoor dan garden cafe gitu dan biasanya kan mahal, tetapi melihat orang - orang yang dateng sepertinya dari kalangan mahasiswa jadi saya beranikan diri aja masuk. Setelah duduk ternyata harganya emang murah, waah baru kali ini saya menemukan tempat makan dengan nuansa seperti ini dan harganya terjangkau. Pengunjung bisa duduk di meja yang tanpa atap dan beratap, tetapi sama - sama outdoor, kalau yang tanpa atap di mejanya dikasih lilin gitu, romantis kan.













Cara pemesanannya pun unik, setiap meja diberi "tetot tetot" yang biasanya digunakan penjual roti goreng waktu keliling, alat ini digunakan untuk memanggil pelayan, kalau memanggil dengan berteriak lebih susah soalnya lokasinya outdoor dan tersebar luas. Ada beberapa kategori makanan yang bisa dipesan yaitu aneka spaghetti dan fettucine, roti bakar, ice cream, makanan ringan seperti sosis kentang, dan roti panggang. Minuman yang ditawarkan pun juga beragam mulai dari aneka juice, coffee, milkshakes, tea, latte, blanded, smooties, dan mocktail non alkohol. Soal harga yang murah, contohnya saja menu yang saya pesan adalah Orange homemade sauce seharga 22 ribu dan mocktail sex on the beach seharga 11 ribu rupiah, terjangkau bukan. Rasa dari makanan yang saya pesan lumayan enak, hanya saja terlalu banyak bumbu jadinya lidah saya agak aneh merasakannya, untuk minumannya enak banget apalagi sodanya tidak terlalu kuat jadi tidak mengganggu tenggorokan. Buat yang dateng rame - rame gak perlu takut mejanya hanya buat berdua karena disini juga ada meja yang buat rame - rame, lengkap lah pokoknya.
Read more!

Kedai Seasoning: Mencicipi Makanan Korea yang Tidak Menguras Kantong


Kuliner Malang saya berlanjut ke tempat makan harga terjangkau lainnya. Waktu saya di Surabaya belum pernah menemukan restoran korea dengan harga murah, nah ternyata di Malang ada tempat makan dengan menu ala korea tetapi harganya berkisar di rentan belasan ribu sampai 20 ribuan, enak banget ya disini. Salah satu yang menjajakan makanan korea murah ini adalah kedai Seasoning yang terletak di Ruko Kendalsari Barat kav 1 Malang, restoran terkenal di daerah sini adalah ayam goreng yogyakarta, jadi cari aja tempat itu dan kedai Seasoning ada di deket situ. Tempat makan ini menempati ruko berlantai 2, sepertinya saat ini cafe - cafe baru lebih sering pakai ruko karena lebih praktis kali ya. Lantai satu digunakan untuk tamu yang ingin makan dengan kursi dan di lantai buat tamu yang pingin makan dengan lesehan, tentu saja kami pilih lantai 2, hehehe. Dinding - dinding di cafe ini dipenuhi pajangan tentang korea yang tentu saja saya tidak tahu, saya bukan penikmat acara dari korea. Lagu - lagu yang diputar pun dari boyband dan girlband asal negeri gingseng.


















Nama - nama menu yang asing membuat saya harus lebih lama dalam memilihnya, menu utama disini ada Ramyeon, bibimbap, jjajangmyeon, dan jjajangbap. Saya akhirnya memesan jjajangmyeon seharga 25 ribu. Selain 4 makanan di atas, ada banyak lagi makanan korea disini, lengkap deh pokoknya. Contoh aja ada bulgogi, miyeokguk, ttepokki, dan lain sebagainya. Soal minuman tidak jauh berbeda dengan tempat makan yang saya kunjungi sebelumnya, ada aneka milkshake, mocktail, tea, dan coffee and chocolate. Berhubung saya lagi pingin yang seger - seger jadi saya pesan sunset glow seharga 12 ribu rupiah. Setelah semua menu datang saatnya untuk menikmati makanan dan minuman yang saya pesan. Jjajangmyeon adalah mie dengan saus pasta kacang hitam, saya juga gak tau apa itu pasta kacang hitam. Rasa dari jjajangmyeon yang saya pesan ternyata tidak aneh seperti yang saya kira, mungkin karena sudah disesuaikan dengan lidah orang malang kali ya. Rasanya enak, mirip - mirip bumbu semur, tapi gak persis. Selain ada mie dan bumbu mirip semur ini, di dalamnya juga ada cacahan daging ayam serta potongan kentang. Oke, sekian review dari saya, tunggu kulineran saya yang lain di kota dingin ini ya.
Read more!
badge