07 Januari 2016

Museum Tubuh: Belajar Pabrik Diri Sendiri yang Hanya Ada Dua di Dunia


Setelah mengisi perut maka tenaga untuk jalan - jalan sudah kembali pulih. Tujuan saya selanjutnya adalah sebuah museum baru yang ada di kota Batu. Namanya adalah museum Tubuh yang terletak persis di sisi kiri pintu masuk utama Jatim Park 1, jadi tempat parkirnya tergabung menjadi satu dengan Jatim Park 1 ini. Ada beberapa tempat wisata baru yang ada di Jatim Park, tetapi saya lebih tertarik ke museum Tubuh karena dari artikel yang saya baca mengatakan bahwa cuma ada dua museum tubuh di dunia, satunya ada di Belanda. Saat ada di pelataran luar museum tubuh kita akan disambut oleh wajah tokoh pewayangan Bagong yang super besar dan pintu masuk ada di bagian mulutnya. Konsep museum tubuh ini cukup unik yaitu menggunakan gedung bertingkat, jadi memanfaatkan lahan yang kecil untuk menyajikan arena yang mengagumkan. Dalam berkeliling disini kita akan lebih banyak memanfaatkan lift serta tangga, gak bayangin kalo pengunjungnya lagi banyak banget, pasti antri. Setelah membeli tiket seharga 40 ribu di atrium utama, kita bisa langsung masuk ke bagian dalam. Atrium utama ini dihiasi dengan model otak yang menggantung di langit - langit.




























Zona pertama yang dimasuki adalah gigi, telinga, dan mulut. Jadi disini kita seperti masuk ke dalam mulut manusia dalam ukuran yang sangat besar, kita bisa berdiri di atas lidah dan mengetahui rasa apa saja yang dirasakan oleh masing - masing bagian lidah. Begitu pula dengan telinga, kita bisa tahu saluran telinga dalam bentuk yang lebih besar sehingga lebih jelas daripada hanya sekedar melihat di buku. Zona berikutnya adalah urut dari semua bagian tubuh mulai dari hidung, mata, pembuluh darah, jantung, hati, lambung, usus, dan ginjal. Masing - masing organ tubuh ini dibuat dalam ukuran raksasa dan dilengkapi dengan informasi digital seputar organ tersebut sehingga sangat menarik untuk menambah pengetahuan dan menambah koleksi foto. Beberapa yang cukup menarik adalah di zona telinga ada sebuah headphone yang bisa dicoba oleh pengunjung, saat diputar media pembelajarannya akan diperdengarkan suara - suara pada frekuensi yang berbeda - beda berdasarkan rentan umur yang bisa mendengarkan, mulai dari frekuensi yang semua umur bisa mendengarkan sampai frekuensi yang hanya anak kecil yang bisa mendengarkan, dan hasilnya pun nyata, saya tidak bisa mendengarkan saat diputar frekuensi dengan rentan umur 20 tahun ke bawah. Ada juga tes kepribadian di zona otak, jadi lewat posisi jempol dan lengan kita bisa tahu kepribadian kita, hasilnya pun tepat. Hal menarik lainnya adalah ada tes kesehatan gratis di bagian atas gedung, ada tes mata sampai gula darah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge