12 Februari 2016

Mie Rampok: Merasakan Makan Malam di Dalam Penjara

Wisata kuliner saya kali ini akan mencoba makanan yang tergolong baru dan membuat heboh kalangan muda Surabaya, setidaknya yang saya dengar. Kenapa bisa membuat heboh? Karena denger - denger buat makan disini antrinya bisa berjam - jam bagaikan mengantri bikin paspor. Akibat dari berita tersebut saya menunda dulu untuk datang kesini, males banget lah buat makan aja harus antri berjam - jam, keburu pingsan. Akhirnya setelah beberapa bulan heboh dan kemarin saya lagi pingin cobain maka berangkatlah saya kesini. Biasanya saya gak suka sama hujan, tetapi demi tidak mengantri untuk makan mie maka saya berangkat waktu hujan - hujan, hehehe. Nama tempat ini adalah Mie Rampok yang terletak di jalan Ir. Sukarno nomor 18 Surabaya, tepatnya di seberang pom bensin satu - satunya yang ada di MERR ini, jadi lokasinya ada di ujung utara jalan MERR. Kesan pertama saya terhadap tempat ini adalah unik banget, bener - bener berkonsep. Saya sampai bingung dimana pintu masuknya karena dari luar tampak seperti bener - bener penjara dengan jeruji besinya, kalau gak karena mas - mas nya teriak - teriak ngasih tau jalannya udah nyasar ke dapur mungkin.














Saat masuk kita akan disambut oleh teriakan selamat datang oleh seluruh pelayan yang memakai baju tahanan jadul. Setelah itu kita langsung memilih pingin makan mie level berapa karena emang hanya itu menu yang ada disini, jadi cuma pilih mau cabe berapa. Setelah itu sembari menunggu mie siap dihidangkan (cepet banget bikin mie nya), kami memilih lauk pauk yang menemani makan malam ini, disini lauk pauknya datang dari negeri seberang karena berupa dim sum, sebagai penyuka dim sum saya langsung jatuh cinta. Setelah itu saya membayar dan langsung mengambil mie yang sudah siap disantap. Minuman yang ada disini hanya sedikit, cuma ada es teh, teh hangat, teh botol, dan air mineral botol. Saya sendiri memesan mie rampok level 5 seharga 8500 rupiah beserta 3 biji dim sum (disini enak banget hitungannya per biji 3000, jadi bisa cobain semua varian dim sum dengan harga murah) dan minum es teh dengan harga 4 ribu rupiah, harga yang menurut saya sangat ramah kantong di kota terbesar kedua di Indonesia ini. Hasil belajar dengan banyaknya pengunjung saat awal - awal buka membuat Mie Rampok sudah mahir dalam menangani banyak pengunjung, terbukti dari pembagian meja untuk berdua dan berbanyak, kemudian pelayanan yang sangat cepat, dan keramahan pelayan yang menyapa saat datang dan pulang. Rasa dari mie nya enak dan masih bisa dirasakan meskipun cabe nya banyak, selain itu dim sum yang menemani menambah citarasa mie menjadi lezat. Wajib dicoba!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge