15 Mei 2016

Tips dan Trik Mengurus STNK yang Masa Berlakunya Telah Habis

Pernahkah anda merasa bingung atau bahkan tidak memahami bagaimana cara melakukan perpanjangan STNK setelah 5 tahun untuk kendaraan bermotor? Hal tersebut saya rasakan pula ketika pertama kali melakukan perpanjangan STNK setelah 5 tahun untuk kendaraan bermotor saya. Saya browsing di Internet dan membuka website Samsat pun juga tidak ada informasi prosesnya, bahkan ketika saya berada di Samsat pun saya tidak menemukan informasi mengenai proses perpanjangan STNK setelah  5 tahun, Akhirnya saya lakukan cara lama, yaitu “Bertanya Jika Tidak Tau” kepada Petugas dan orang-orang yang sedang mengurus perpanjangan STNK setelah 5 tahun. Dalam cerita kali ini saya berada di Samsat Manyar, Surabaya.

Okee, Kali ini saya akan berbagi sedikit informasi tentang bagaimana melakukan perpanjangan STNK setelah 5 Tahun untuk kendaraan bermotor. Sebelum kita berangkat ke Samsat, kita perlu melakukan berbagai persiapan. Persiapan yang perlu kita lakukan adalah:
  1. Membawa MAP kertas (warna bebas) 1 lembar
  2. Membawa BPKB kendaraan bermotor asli dan fotocopy sejumlah 2 lembar
  3. Membawa STNK asli dan fotocopy sejumlah 2 lembar
  4. Membawa KTP pemilik kendaraan asli dan fotocopy 2 lembar
  5. Membawa fotocopy Kartu Keluarga 2 lembar apabila dibutuhkan
  6. Membawa uang sejumlah pajak yang tertera di Bukti Pembayaran Pajak
  7. Membawa bukti pembayaran pajak asli
  8. Membawa uang tambahan sebesar Rp. 80.000 untuk biaya pencetakan STNK baru dan Plat Nomor Kendaraan Bermotor
  9. Pastikan kendaraan anda memenuhi standar berkendara seperti Spion Standar, Knalpot Standar, Lampu Standar,dll.









Lalu bagaimana jika yang mengurus perpanjangan STNK setelah 5 tahun bukan pemilik asli kendaraan bermotor ? Tidak masalah, selama dalam satu KK (Suami, Istri, Anak) maka bisa dilakukan. Namun apabila bukan dalam satu KK maka perlu Surat Pemberian Kuasa dengan format bebas dan bermaterai 6000.

Setelah melakukan persiapan, selanjutnya akan saya jelaskan apa yang perlu dilakukan ketika kita telah tiba di Samsat. Yang perlu anda lakukan adalah:
  1. Masukkan kendaraan anda ke tempat Uji Tes Fisik Samsat dan pastikan anda memahami Nomor Rangka dan Nomor Mesin anda apabila kendaraan bermotor anda merupakan kendaraan Eropa / Amerika
  2. Setelah anda memasukkan kendaraan anda maka yang perlu anda lakukan adalah menuju ke Loket 1. Di Loket 1 anda akan diminta untuk menunjukkan BPKB asli, STNK asli dan KTP pemilik kendaraan asli. Setelah dicek kesesuaiannya maka anda akan mendapatkan Formulir untuk pendaftaran Tes Uji Fisik Kendaraan. Mungkin ada yang bertanya mengapa mengambil Formulir dilakukan terakhir dan tidak sebelum memasukkan kendaraan ke tempat Uji Tes Fisik. Karena Uji Tes Fisik antri cukup panjang sehingga “disarankan” memasukkan kendaraan terlebih dahulu baru mengambil Formulir









  1. Isi Formulir sesuai dengan Data di BPKB asli dan masukkan Identitas Pemilik Kendaraan
  2. Apabila telah selesai mengisi maka kita menuju ke Uji Tes Fisik dan menyerahkan Formulir tersebut kepada petugas dan petugas akan melakukan checklist kendaraan bermotor anda dan menandatangani Formulir anda
  3. Setelah Uji Tes Fisik, bawa kendaraan bermotor anda ke tempat parkir dan jangan biarkan kendaraan anda berada di Uji Tes Fisik setelah uji tes fisik selesai dilakukan
  4. Selanjutnya kita menuju ke Loket 6 yang berada di dekat Uji Tes Fisik, di Loket 6 kita menyerahkan formulir yang telah ditandatangani oleh petugas dan pastikan telah dimasukakn di dalam MAP kertas. Selain itu di dalam MAP kertas kita masukkan pula BPKB asli dan fotocopy, STNK asli dan fotocopy serta KTP pemilik kendaraan asli dan fotocopy.
  5. Kemudian kita menunggu untuk dipanggil oleh petugas di Loket 6 dan mendapatkan Formulir sebesar kertas A3.



  1. Lalu kita menuju ke Loket 16 untuk melakukan pendaftaran perpanjangan STNK 5 tahun. Di Loket 16 terdapat petugas yang memberikan pengarahan dalam melakukan pengisian formulir yang kita dapatkan di Loket 6. Formulir tersebut kita isi sesuai dengan data dalam BPKB
  2. Setelah kita melakukan pendaftaran, langkah berikutnya adalah menuju ke Loket 8 untuk melakukan Blokir Polisi, sertakan MAP kertas yang anda bawa kepada petugas dan petugas akan mengembalikannya ke anda apabila telah di Stempel
  3. Langkah berikutnya adalah kita menuju ke Loket 23 untuk menyerahkan MAP yang kita bawa. (Jika terdapat kesalahan dalam penulisan di STNK asli seperti Nama, Alamat, dll maka lampirkan KK dan identitas pendukung dalam MAP dan sampaikan kepada petugas).
  4. Kemudian kita diminta menunggu dan apabila telah giliran anda maka anda diminta untuk menuju Loket 25, disitu anda diminta untuk melakukan pengecekan data STNK dan melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor anda. (Jika terdapat kesalahan dalam penulisan di STNK asli seperti Nama, Alamat, dll maka sampaikan kepada petugas). Anda akan mendapatkan Bukti Pembayaran Pajak yang baru.
  5. Setelah melakukan pembayaran anda diminta untuk menunggu dan dipanggil oleh petugas dari Loket 26. Di loket 26 anda diminta untuk membayar biaya sebesar Rp. 80.000 untuk  biaya STNK asli dan biaya cetak Plat Nomor Kendaraan (Biaya tersebut merupakan biaya untuk Motor, sedangkan biaya untuk mobil sekitar Rp. 100.000). Kemudian anda mendapatkan Bukti Pembayaran Cetak STNK asli dan Plat Nomor Kendaraan.
  6. Saatnya menunggu STNK baru anda dan Plat Nomor Kendaraan anda. Anda akan dipanggil oleh petugas di Loket 28 untuk mendapatkan STNK baru anda.
  7. Setelah anda mendapatkan STNK baru anda, anda juga akan mendapatkan plastik untuk STNK dan pastikan Anda TIDAK MEMASUKKAN STNK nya ke dalam plastik karena STNK anda belum berstempel
  8. Anda diminta untuk menunggu lagi dan anda akan dipanggil lagi oleh petugas di Loket 28 untuk mendapatkan Plat Nomor Kendaraan anda dan lampirkan STNK anda untuk distempel oleh petugas
  9. Setelah menerima Plat Nomor anda diminta untuk mengisi penerimaan STNK dan Plat Nomor di buku petugas
  10. Selesai, dan anda telah berhasil melakukan Perpanjangan STNK 5 tahun TANPA CALO
  11. Selamat !

Saya memakan waktu 2 jam dalam melakukan pengurusan tersebut, lumayan cepat dan memuaskan.

Informasi tersebut berdasarkan pengalaman pribadi saya, jika ada kekurangan informasi saya memohon maaf sebesar-besarnya. Pesan saya, jangan gunakan CALO kalau anda ingin memahami kekurangan dalam proses yang sudah ada dan anda menjadi paham mengenai proses pengurusan yang legal.
Terimakasih, Salam

Kontributor: 
Wildan Radista W.

bisa dihubungi melalui:
Email: wildanradista@gmail.com
FB: Wildan Radista
IG: @wildanradista

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge