24 Juli 2016

Pasadena Steak: Alternatif Steak Lezat di Segmen Menengah


Kuliner kali ini akan mengunjungi sebuah tempat yang udah lama saya tahu tetapi gak pernah saya kunjungi. Nama dari tempat ini adalah Pasadena steak yang awalnya terletak di jalan Manyar Kertoarjo tetapi saat ini sudah pindah di jalan Dharmahusada nomor 46 Surabaya dengan bangunan yang lebih besar. Saat saya datang suasana tidak terlalu ramai sehingga bisa mendapatkan meja panjang, butuh meja panjang karena saya dateng rame - rame dengan teman saya. Selain di Dharmahusada ada 2 cabang lain dari pasadena steak ini yaitu di klampis semolo timur dan di Bandung. Awalnya saya kira pasadena steak ini ada di segmen steak murah yang bisa dinikmati pelajar seperti WSS, pendapat saya itu datang dari melihat bangunannya yang tidak terlalu mewah saat masih di jalan Manyar Kertoarjo. Tetapi setelah melihat daftar menu ternyata dugaan saya salah karena harga yang ditawarkan ada di atas WSS sehingga sepertinya ada di segmen antara WSS dan Steak Hut. Dengan mengusung slogan "makanan internasional dengan harga nasional", pasadena steak ini menawarkan beberapa varian steak sebagai sajian utama.












Ada steak yang menjadi spesialisasi pasadena yaitu spesial iga bakar steak seharga 45500 dan spesial T-Bone steak seharga 65000 rupiah. Nah untuk steak yang lain terbagi menjadi steak biasa dan spesial, yang membedakan hanyalah jumlah porsi steak spesial yang lebih banyak, tidak ada perbedaan yang lain. Beef steak yang bisa dipesan antara lain tenderloin steak, sirloin steak, oxtongue steak, tornedo steak (saya beli ini dengan harga 41500), mixed grill steak, dan persian kebab steak. Selain steak daging sapi juga ada steak daging ayam dan ikan dengan harga yang lebih murah serta yang belum pernah saya temui sebelumnya yaitu steak kambing. Jika sudah bosan dengan menu steak jangan khawatir karena disini juga menjual makanan berat lain seperti aneka sop ayam, omelet, burger, hot dog, ayam goreng, dan sop buntut. Minuman yang ditawarkan disini juga tidak kalah banyak karena menjual berbagai jenis mulai dari aneka kopi, susu, soft drink, minuman khas bandung, squash, teh, dan aneka jus buah. Penyajian disini sudah seperti restoran steak kelas atas yaitu dengan saus terpisah, tapi ya emang gak ada makanan pembuka. Rasa steak nya menurut saya emang enak, beda dengan steak yang ramah kantong pelajar, sausnya yang menjadi pendukung utama rasa steak disini. Es kelapa muda campur alpukat yang saya pesan juga enak, tapi alpukatnya agak kurang manis sih emang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge