12 Maret 2017

Gopay: Patungan Makan Tak Seribet Dulu Lagi


Dua tahun terakhir saya tertarik pada inovasi jenis - jenis pembayaran yang sedang digandrungi sekarang, sekitar 2 tahun lalu, tepatnya bulan April 2015 saya menuliskan tentang uang elektronik yang beredar di Indonesia, yang perkembangannya sampai sekarang tidak terlalu kencang padahal andai saja mereka punya cara yang tepat untuk bisa berlari kencang, itu bisa banget. Nah, sekarang sudah ada uang digital baru yang belum lama rilis tapi sudah bertengger di peringkat 4 uang elektronik di Indonesia, salah satu produk dari gojek, yaitu Gopay. Peringkat 1-3 diisi pemain - pemain lama yang harusnya sudah jauh di atas Gopay kalau dihitung dari lama waktu produk ini sudah berjalan. Namun kenyataannya bisa - bisa Gopay menyalip produk - produk ini jika mereka tidak melakukan gebrakan baru yg lebih merakyat. Sekedar informasi peringkat 1-3 ini diisi oleh mandiri e-money, bca flazz, dan t-cash. Kenapa saya bisa berasumsi bahwa Gopay bisa menyalip 3 pendahulunya ini? karena ketiga produk ini memiliki cara kerja yang sama, sedangkan Gopay datang dengan cara kerja yang berbeda.

Hal utama yang berbeda tersebut adalah ketiga produk pendahulu tidak terhubung ke internet, sedangkan gopay terhubung ke internet, hal ini memiliki dampak positif dan negatif masing - masing. Teknologi yang dipakai oleh ketiga produk ini benar - benar membuat anda seperti membawa uang tapi tidak berlembar - lembar, jadi jika ingin mengambil uang? ya harus datang ke tempat pengambilan uang seperti atm dan minimarket. Lalu kenapa tidak bergerak dengan cepat? karena untuk bertransaksi harus membutuhkan alat - alat khusus yang terhubung ke jaringan internet, maka dari itu tidak heran pihak - pihak yang telah memanfaatkan jenis pembayaran ini adalah yang memiliki modal besar seperti minimarket, jalan tol, kafe - kafe mahal. Jadinya ya saya top up mandiri e-money saya hanya sekedar buat tol, yg jarang saya pakai, jadinya uang 100 ribu ya bisa mengendap hingga berbulan - bulan. Nah, gopay datang dengan teknologi yang berbeda, yaitu terhubung ke internet. gopay lama hanya bisa digunakan untuk transaksi produk - produk internal gojek saja, itupun sudah peringkat 4.

Kenapa bisa secepat itu? karena dengan terhubung ke internet, kita bisa mengisi saldo gopay tanpa harus keluar dari rumah, cukup dari m-banking atau internet banking. Selain itu transaksi internal gojek pun sudah mencakup segala kebutuhan hidup, kita makan 3 kali sehari, bisa saja kan kita pesan go-food 3 kali sehari? bisa banget. Sekarang gopay sudah bisa digunakan untuk transaksi dengan pihak lain, baik transfer maupun menggunakan scan barcode. Satu hal yang terdengar biasa aja tapi punya arti besar menurut saya. Dengan adanya fitur scan barcode ini, semua penjual mulai dari pedagang kaki lima hingga merchant besar tidak perlu modal besar untuk investasi alat transaksi, cukup HP android mereka dipasang aplikasi gojek, daftar menggunakan email dan nomor HP, selesai sudah. Satu hal utama yang menjadi penghalang berkembangnya uang digital adalah uangnya tidak bisa digunakan apa - apa selain tertanam di alat pembayaran kita, benar kan? Nah gopay menjawab itu dengan fitur bisa mentransfer saldo gopay ke rekening bank kita, selain itu juga bisa digunakan untuk transaksi ke pihak lain dengan sangat mudah.

Satu contoh adalah ketika saya membeli nasi goreng. Saya membayar pake gopay sehingga saldo gopay saya berpindah dari hp saya ke hp penjual dengan sangat mudah. Nah, lalu untuk apa saldo gopay penjual? mereka bisa menggunakannya untuk transaksi saat membeli bahan - bahan jualan ke agen - agen yang juga memiliki gopay, selain itu juga bisa transaksi ke pihak lain misalnya beli ke pasar. Lalu agen - agen menaruh gopay mereka ke mana kan banyak sekali nanti uangnya di gopay? mereka bisa transfer gopay tersebut ke rekening bank mereka (agen pasti punya rekening bank lah). Contoh lain gopay bisa memudahkan urunan saat makan bareng bersama teman - teman, tinggal scan ke teman yang membayari nasi goreng terlebih dahulu pake gopay dia, sudah kelar urusan duit dalam waktu cepat dan kembalian bisa pas. Begitu pula buat merchant - merchant besar yang dulunya sudah gabung dengan uang elektronik 3 besar, mereka cukup membeli HP android ratusan ribu per outlet dan dipasang akun gojek satu - satu, sudah bisa digunakan untuk transaksi dengan mudah. Saya membayangkan suatu saat beli nasi goreng di kaki lima hingga beli kopi di starbucks menggunakan gopay semua karena sangat mudah. Tantangan terbesar sebenarnya adalah koneksi internet membuat keamanan lebih mudah dibobol daripada 3 besar yang tidak terhubung ke internet, tinggal edukasi password jangan sampai mudah diingat dan meningkatkan fitur keamanan di aplikasi, rasanya itu bukan penghalang yang sangat menghambat. Akhir kata, selamat datang uang digital karya anak bangsa yang semoga bermanfaat bagi bangsa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge