06 April 2017

Konservasi Beruang Madu: Melihat dari Dekat Maskot Balikpapan


Hari terakhir di Balikpapan saya gunakan untuk mengunjungi sebuah tempat yang wajib dikunjungi jika datang ke kota ini, katanya sih gitu berdasarkan hasil browsing saya di mbah google. Kata kunci dari tempat ini adalah hewan yang menjadi maskon dari kota Balikpapan. Nama tempat ini adalah KWPLH Balikpapan, yang merupakan kepanjangan dari Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup Balikpapan yang terletak di jalan soekarno Hatta km 23, jadi jalanan ini adalah jalanan utama dari Balikpapan ke Samarinda. Jarak dari pusat kota yang lumayan jauh membuat akses kesini agak sulit, paling enak naik kendaraan pribadi, bisa sih naik angkot tapi dari pinggir jalan besar ke dalam masih harus jalan kaki yang lumayan jauh, beberapa kilometer kayaknya. Kami datang kesini naik gocar dan setelah turun dari gocar kami baru sadar kalo ini ada di daerah rada pedalaman, hahaha. Setelah masuk kami agak bingung kemana kami harus berjalan karena tidak ada orang sama sekali dan masuk kesini tidak dipungut biaya, akhirnya setelah jalan ke dalam ada penjual souvenir yang bisa kami tanyai, tapi kami langsung aja masuk ke area konservasi beruang madu.











Ada 2 jalan di area konservasi, kami memilih jalan ke kanan dan sampai ujung jembatan kayu tidak menemukan beruang madu sama sekali, udah jauh - jauh kesini masa gak ketemu sama beruang madu sama sekali kan jadinya sedih. Kembalilah kita ke area penjualan souvenir dan kata mbak - mbak penjaganya, beruangnya ada di dekat kandang, yaitu jalan ke kiri, jadilah kami balik ke area konservasi dan memilih jalan ke kiri. Benar saja ada beruang madu, tapi hanya muter - muter aja di depan kandang yang jarak pandangnya agak jauh dari tempat kami berdiri. Kembalilah kami ke area penjualan souvenir untuk bertanya apakah ada atraksi - atraksi, ternyata jam 15 ada pemberian makan, dan sekarang masih jam 13. Daripada kecewa karena sudah jauh - jauh kesini tapi cuma lihat beruang 2 ekor yang hanya muter - muter dekat kandang, kami tunggulah sampai jam 15. Sembari menunggu, kami berkeliling dan melihat area edukasi, disana ada diorama dan pajangan - pajangan yang berisi pengetahuan tentang kalimantan hingga kehidupan satwa di daerah sini. Sebenarnya tempat ini bagus untuk pembelajaran tapi sayangnya kurang terawat sehingga tidak terlalu nyaman untuk dikunjungi. Setelah jam 15 saatnya melihat beruang madu diberi makan, ternyata makanannya sudah ditaruh di dekat kandang dan mereka langsung makan di dekat kandang tersebut, kirain bakal di dekat jalan kayu tempat kami berada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge