02 Juli 2017

Gunung Titlis: Pertama Kali Memegang Salju Abadi di Swiss


Perjalanan wisata saya dan keluarga di hari yang kesekian dilanjutkan ke negara selanjutnya yaitu Swiss. Saya tidak pernah kepo - kepo terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan wisata jadi ya saya tahu kondisi negara itu saat sudah disana. Saat memasuki negara Swiss langsung terlihat bahwa negara ini alamnya sangat indah, benar - benar indah secara harfiah. Sepanjang jalan tol menuju kota Zurich tempat saya menginap, pemandangan kanan dan kiri sangat indah, ada perbukitan dan hijaunya rumput serta rumah - rumah yang ada di perbukitan tersebut, mirip cerita - cerita dongeng. Selain itu Swiss juga terkenal dengan pembuat terowongan paling keren sedunia, saya melewati terowongan sepanjang 17 km tanpa putus, terowongan ini menembus pegunungan yang memang ada di seantero negara Swiss. Perjalanan antar kota dan antar negara disini pasti melewati terowongan entah panjang atau pendek. Sebelumnya saya hanya tahu Swiss terkenal dengan arlojinya, ternyata alamnya benar - benar bagus, sangat indah. Kota - kota yang ada di Swiss pun jika dibandingkan di Indonesia ya termasuk kota kecil yang ada di pegunungan semacam Batu. Negara ini sangat rapi, penduduknya sangat makmur, dan berkat dipenuhi pegunungan maka airnya sangat melimpah sehingga bisa diminum secara langsung dari keran.













Wisata saya di negara ini dimulai dari mengunjungi salju abadi yang ada di gunung Titlis. Perjalanan dari Zurich ke tempat parkir bus untuk menuju ke gunung Titlis ditempuh dalam waktu 2 jam. Setelah sampai di tempat parkir bus kami pun harus naik kereta gantung untuk dapat sampai di ketinggian 3020 meter di atas permukaan laut. Hal yang menurut saya sangat keren adalah kereta gantungnya ini keren banget, melewati perbukitan atau pegunungan yang sangat curam, benar - benar curam sampai - sampai tiang penyangganya itu posisinya miring tapi kokoh. Ada 4 terminal yang harus dilewati, kereta gantung normal yang bentuknya seperti di TMII melewati terminal 1 sampai 3, sedangkan terminal 3 ke 4 menggunakan kereta gantung bernama Titlis Rotair, yaitu kereta gantung yang muat hingga 80 orang dan berputar 360 derajat selama 5 menit perjalanan hingga sampai puncak. Terminal paling atas adalah terminal paling besar karena disini merupakan pusat wisata dari gunung Titlis. Saya dan rombongan langsung naik ke lantai paling atas di terminal ini agar bisa langsung menikmati salju abadi. Ternyata memegang salju sama saja seperti memegang es yang telah diserut. Beruntungnya kami juga merasakan hujan salju yang tidak selalu ada. Disini kita juga bisa membeli oleh - oleh atau berfoto menggunakan baju tradisional. Wajib dikunjungi deh kalau lagi di Swiss.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge