04 Juli 2017

Roermond dan Amsterdam: Mulai dari Desa Nelayan hingga Rapinya Kota Besar di Belanda


Setelah menumpang tidur di negara Jerman, kami melanjutkan perjalanan ke negara yang sebenarnya adalah musuh Indonesia puluhan tahun yang lalu yaitu Belanda. Tujuan pertama kami di negara Belanda adalah mengunjungi Roermond Designer Outlet, yaitu sebuah tempat outdoor yang berisi outlet dari semua merek terkenal yang ada di dunia sehingga wisatawan berkesempatan berbelanja secara lengkap dan dengan harga yang katanya miring. Tempat ini lokasinya tidak jauh dari perbatasan dengan Jerman. Setelah sampai, kesan pertama dari bangunan yang ada disini adalah konsepnya keren, bangunanya menunjukkan ciri khas Belanda. Saya sempat cek ke outlet Nike dan ada salah satu sepatu yang juga dijual di Indonesia, setelah saya browsing di Zalora ternyata harganya lebih murah di Zalora, jadi harga miring yang dibilang oleh orang - orang tidak untuk seluruh outlet, ya mungkin ada outlet yang harganya memang miring. Saya yang tidak suka berbelanja pun lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk dan menikmati suasana nyaman yang ada disini, meskipun ramai orang tetapi tetap tenang dan tidak berisik.













Setelah mengunjungi Roermond, perjalanan dilanjutkan untuk mengunjungi sebuah desa nelayan yang dijadikan desa wisata karena bangunannya yang unik dan memang cocok untuk desa wisata. Nama dari desa ini adalah Volendam yang letaknya tidak terlalu jauh dari Amsterdam. Setelah sampai kami berjalan menyusuri rumah - rumah yang sangat unik, khas Belanda sekali tetapi benar - benar ditinggali oleh penduduk setempat. Disini juga banyak toko souvenir serta ada tempat foto studio menggunakan baju khas Belanda. Setelah mengunjungi Volendam perjalanan dilanjutkan ke tengah kota Amsterdam yang bernama Dam Square. Sepanjang perjalanan menuju kesini banyak sekali sungai yang dilewati, yang membuat saya heran dengan penduduk kota besar yang sangat banyak, semua sungai disini terlihat sangat bersih, padahal segala aktivitas dilakukan di kota ini. Selain tempat berkumpul semacam alun - alun, disini juga ada central station yang merupakan pusat dari segala pusat transportasi kereta yang ada di kota ini. Ciri - ciri kota besar di negara maju juga terlihat disini, jarang sekali ada sepeda motor, lebih banyak orang berjalan kaki dan naik sepeda angin. Selain itu trem berlalu lalang membelah jalanan yang berisi mobil tetapi tidak sampai macet. Amsterdam juga dikenal dengan kota yang sangat bebas karena disini prostitusi dilegalkan dan juga ganja di beberapa tempat juga dilegalkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge