09 Oktober 2017

Sego Bancakan Suroboyo: Menikmati Makan Rame - Rame Ala Tradisional atau Modern


Sudah lama sekali saya tidak mencoba tempat makan baru yang ada di Surabaya. Kegiatan kerja yang begitu - begitu aja dan lagi teman - teman saya yang sudah menyebar di berbagai kota membuat kesempatan saya untuk mencoba tempat makan baru menjadi jauh berkurang. Nah, pada kesempatan kali ini saya mencoba tempat makan yang lokasinya tempat di sebelah 2 tempat makan yang pernah saya review sebelumnya yaitu Seafood Factory dan Seoul City tepatnya di jalan Manyar Jaya V/A nomor 28 Surabaya, di sekitar Untag. Tempat makan ini lumayan kecil sehingga tidak bisa menampung banyak pengunjung, untung saja saya mampir kesana saat bukan jam makan sehingga masih bebas memilih tempat duduk dimana. Konsep makan disini sama dengan nama kedainya yaitu bancakan, bancakan adalah bahasa jawa yang artinya beramai - ramai. Konsep makan beramai - ramai sebenarnya sudah lama ada di kebiasaan masyarakat Indonesia jaman dahulu tetapi sudah mulai menghilang sejak munculnya restoran - restoran, nah kedai ini kembali menawarkan suasana kekeluargaan makan bersama dalam satu "piring" yang sama tetapi dengan sentuhan modern.








Sentuhan modern yang diusung adalah makan dalam satu "piring" di atas meja, kalau ala tradisional jaman dahulu kan dengan lesehan dan berjajar panjang. Nah, menu makanan yang ada disini terbagi menjadi 2 segmen, yaitu tradisional dan modern dengan harga yang lebih mahal paket tradisional dalam porsi yang berbeda, harga untuk paket tradisonal 2 orang adalah 40 ribu sedangkan paket modern 30 ribu. Isi dari paket tradisonal terdiri dari ayam goreng, tahu goreng, tempe goreng, gorengan, kulit ayam goreng, usus ayam goreng, kangkung, nasi, lalapan, dan sambal. Sedangkan untuk paket modern terdiri dari sayam ayam goreng, sosis, gorengan, kulit ayam goreng, jagung, nasi, dan berbagai macam pilihan saus seperti teriyaki, asam manis, dll. Saya sendiri memilih paket tradisional karena terlihat lebih banyak lauknya dan kebetulan saya sedang lapar saat itu. Selain menu paket juga ada menu normal yang per porsi untuk per orang seperti sego ayam penyet, sego duso komplit, sego sayap saus, dan lain sebagainya. Pilihan minuman disini juga beragam mulai dari es lidah buaya seharga 10 ribu, es legen, es beras kencur, es cao susu, es teh, es jeruk nipis, dan lain sebagainya. Rasa dari makanannya menurut saya standar dan dapat dinikmati, bermain di kuliner penyetan memang riskan karena rasa sambal sudah pengaruh ke penilaian customer dan menurut saya sambal disini biasa saja. Tempatnya yg terbuka membuat banyak lalat masuk kesini sehingga menganggu juga saat makan.
Read more!
badge