28 Januari 2018

Warung Marinda: Seafood Nikmat di Kawasan Kuliner Tembok Berlin Sorong


Setelah berkunjung ke pulau Matan, saya dan beberapa teman saya melanjutkan perjalanan ke tempat makan yang lumayan terkenal di kota Sorong. Wisatawan yang mampir di kota Sorong biasanya diajak makan di kawasan ini, namanya adalah Tembok Berlin, saat ini sedang direnovasi agar menjadi seperti kawasan pantai Losari di Makassar. Kawasan ini terkenal dengan kuliner seafood nya. Ada banyak warung kaki lima yang mengisi kawasan ini, saya mengawali kunjungan dengan mencari di internet terlebih dahulu warung mana yang paling sering dikunjungi. Hasil pencarian di internet mengantarkan kami mampir ke warung Miranda yang letaknya agak masuk ke dalam di sebelah kanan dan areanya cukup luas. Pengunjungnya ramai saat itu sehingga meyakinkan lah kalau tempat ini enak. Saya memesan cumi bakar yang ukurannya besar seharga 65 ribu, es teh 5 ribu, dan nasi putih 5 ribu. Teman saya memesan kepiting seharga 65 ribu, ada juga yang memesan cumi goreng tepung seharga 60 ribu.









Harga es jeruk dan es teh selisih 10 ribu. Selain menu yang kami pesan, ada juga menu ikan bakar yang harganya bervariasi tergantung jenis ikan dan ukuran ikan. Setelah menunggu pesanan pun datang. Teman saya memesan cah kangkung yang juga berisi potongan cumi dan ayam lalu ada kuahnya. Rasanya enak banget, sepertinya itu cah kangkung paling enak yang pernah saya makan. Kuahnya sedap sehingga menambah kenikmatan. Cumi bakar yang saya pesan dipotong - potong agar lebih mudah memakannya. Rasanya menurut saya enak dan natural, tidak terlalu banyak bumbu dan pas banget tidak membuat bosan, bahkan saya merasa sayang kalau cepat habis. Kepiting yang dipesan teman saya pun rasanya juga agak berbeda dengan bumbu yang ada di warung seafood di jawa, disini lebih tidak kuat rasanya tapi saya suka yang seperti itu karena lebih natural. Dari penglihatan saya, kebanyakan yang makan disini adalah pendatang dan penjualanya pun juga ngobrol memakai bahasa jawa. Jadi mungkin biasanya disini didatangi oleh wisatawan yang mampir ke kota Sorong. Wajib dicoba bagi yang sedang mampir disini, apalagi bagi pecinta seafood.
Read more!

Pulau Matan: Pulau Kecil yang Indah di Seberang Sorong


Ini adalah posting wisata pertama saya di provinsi Papua Barat, menjadikan saya menginjakkan kaki di provinsi ke 14 yang pernah saya kunjungi di Indonesia sekaligus pulau terbesar terakhir (kelima) yang saya pijak, sebelumnya saya pernah ke 4 pulau besar lain di Indonesia. Wisata pertama saya di Papua Barat adalah pulau yang letaknya tidak jauh dari kota Sorong. Nama pulau ini adalah Matan dan kalau naik kapal kira - kira membutuhkan waktu 1 jam jika memakai kapal biasa, kalau pakai speedboat bisa lebih cepat. Kalau ingin menyeberang kesini bisa sewa kapal yang informasinya bisa didapatkan di internet, saya sendiri disewakan kapal oleh kawan saya yang memang asli sini sehingga harganya sepertinya akan berbeda jika menyewa umum seperti biasa. Saran saya kalau kesini pagi - pagi saja karena selain cuacanya cenderung bagus, ombaknya cenderung tenang, serta pengunjungnya cenderung lebih sepi. Saat ini sudah ada website yang menyediakan perkiraan cuaca di sebuah daerah, kalau bisa pakai itu juga biar datang kesini saat perkiraan cuacanya bagus, sayang banget kan kalau cuacanya lagi jelek.












Pulau ini garis pantainya tidak terlalu besar tetapi unik karena ada pasir pantai yang menjorok ke arah laut sehingga bagus buat foto. Sayangnya saat saya datang banyak sampah yang ada di pasirnya, coba kalau benar - benar bersih pasti bagus banget. Selain itu ada juga gazebo yang bisa kita jadikan tempat foto juga karena ada jembatan yang mengarah kesana, airnya jernih juga di daerah sekitar gazebo ini. Kalau pingin snorkling harap membawa sendiri atau memastikan persewaan kapalnya menyediakan karena di pulau ini tidak ada apa - apa, bahkan toilet atau penjual makanan pun juga tidak ada sehingga harap membawa bekal sendiri kalau memang ingin makan disini. Saat saya datang kesini pagi hari masih agak sepi, begitu siang ramai sekali, ada satu rombongan kapal yang jumlahnya sangat banyak, untung saja sudah sempat foto - foto saat baru saja tiba sehingga saat mereka datang sudah puas foto - fotonya. Harap menjaga barang bawaan disini karena rawan hilang kalau tidak dijaga, selain itu hati - hati saat main di tepi laut karena lautnya tidak landai tetapi tiba - tiba jurang yang lumayan dalam beberapa meter dari garis pantai. Pemandangan disini lumayan bagus meskipun sekitarnya masih terlihat pulau - pulau lain. Wajib dikunjungi jika sedang ada di Sorong.
Read more!

26 Januari 2018

D'Mom: Menyediakan Mulai dari Lobster Hingga Ice Cream Goreng


Kuliner selanjutnya di tempat rantau terbaru saya berlanjut ke sebuah kafe kecil - kecilan yang lokasinya sangat dekat dengan tempat kos. Saya mendapatkan info bahwa disini menunya penyetan seperti biasa dengan harga seperti biasa tetapi tempatnya yang bagus, indoor dan ber ac. Akhirnya saya dan teman - teman kos datang kesini pada suatu malam. Nama tempat ini adalah D'Mom yang terletak di depan politeknik katolik St Paul atau dekat dengan gedung serba guna graha kirana, dari arah jalan Samratulangi kalau akan pergi ke jalan Katedral pasti akan melewati tempat ini di kiri jalan. Setelah saya sampai ternyata bangunannya sangat kecil, hanya ada 5 meja saja yang ada disini. Kami pun mengambil menu dan mulai melihat satu per satu menu yang ada. Mata saya langsung tertuju pada kata - kata lobster yang harganya per ekor 30 ribu, sepertinya ini harga yang murah dan ini pertama kali saya ke sebuah tempat makan yang menyediakan menu lobster. Alhasil saya langsung memesan menu tersebut yang dibanderol dengan harga 60 ribu, isinya nasi dan 2 ekor lobster.










D'mom menyediakan sangat banyak menu dan bervariasi, bahkan variasinya menurut saya bertolak belakang kalau dibandingkan dengan tempat makan yang biasanya saya kunjungi. Beberapa pilihan menu makanan yang ada disini antara lain steak, ayam goreng fast food, bakso dan mie ayam, lalapan, dan nasi goreng. Harga paket yang fast food (semacam KFC) nya lumayan murah, untuk paket nasi, dada, soft drink, dan ice cream harganya 33 ribu. Harga beef burger disini juga lumayan murah yaitu 26 ribu. Ada juga tuna sandwich seharga 35 ribu. Harga lalapannya termasuk murah, nasi tahu tempe 15 ribu, sama dengan yang ada di warung kaki lima. Nasi goreng disini juga cukup unik karena menyediakan berbagai macam variasi yang tidak biasa, contohnya nasi goreng tuna asap seharga 23 ribu dan nasi goreng lobster seharga 40 ribu. Menu minuman disini juga sangat bervariasi, ada milkshake, waffle, sampai aneka dessert seperti ice cream goreng seharga 13 ribu, churros stick seharga 15 ribu, dan aneka ice cream kekinian yang lain. Rasa lobster ternyata sangat mirip dengan kepiting, saya kira mirip dengan udang. Disini lobsternya dibikin bisa dimakan semuanya, jadi saya habis tidak bersisa padahal terlihat banyak tulangnya tapi bisa dimakan, hehehe. Dagingnya hanya sedikit saja sehingga kalau tidak memakan tulangnya maka akan kurang, tapi bisa untuk capaian tertentu pernah makan lobster.
Read more!

Chicken Days: Ayam Geprek hingga Burger Hitam di Sorong


Kuliner di Sorong berlanjut ke sebuah tempat makan fast food di dekat kosan, tepatnya di kawasan kampung baru, kota Sorong. Tempat makan ini terletak di sebuah bangunan yang cukup bagus karena terdapat beberapa outlet disini, salah satunya karaoke inul vista dan kafe yang lain. Chicken Days terletak di jalan Arfak nomor 24, kota Sorong. Tampilannya persis dengan fast food seperti McD dan KFC tetapi dengan menu dan harga yang berbeda tentunya. Bangunannya yang baru membuat nongkrong disini termasuk nyaman menurut saya, selain itu tidak ada tarif parkir juga menjadi nilai plus padahal ada yang menjaga. Selain gedungnya bagus, disini juga dilengkapi tempat bermain anak sehingga cocok bagi keluarga baru yang anaknya masih kecil. Banyak pilihan makanan dan minuman yang bisa dibeli disini. Beberapa menu favoritnya adalah geprek mozarella seharga 37 ribu untuk dada (bisa memilih level kepedasan 1-10), ada juga ramen seharga 33 ribu, nasi goreng keju seharga 35 ribu, ayam goreng paket lengkap seharga 42 ribu untuk dada.














Menu makanan lainnya yang tidak kalah menarik ada spicy chicken cheese seharga 45 ribu untuk dada, black burger seharga 33 ribu, dan masih banyak pilihan menu makanan yang lain. Minumannya pun tidak kalah banyak, bahkan ada minuman kekinian yaitu mango juice ukuran besar seharga 30 ribu, capuccino float seharga 12 ribu, aneka seperti float KFC seharga 10 ribu, green tea monster seharga 30 ribu, dan banyak menu minuman yang lain. Harganya yang tergolong mahal (bahkan sama dengan KFC) membuat saya penasaran seperti apa rasanya. Setelah ayam geprek saya datang saya pun langsung mencicipinya, dan rasanya memang enak menurut saya, sama dengan ayam geprek di Surabaya. Menurut saya pribadi kalau pingin makan ayam goreng saja mending ke KFC karena harganya sama saja tetapi rasanya lebih mantap KFC sepertinya karena resep rahasia KFC sudah tidak terelakkan lagi kelezatannya. Tetapi jika pingin makan menu yang tidak ada di KFC maka Chicken Days menjadi pilihan yang tepat.
Read more!

23 Januari 2018

Bakso Presiden: Salah Satu Bakso Enak di Sorong


Sebenarnya setelah kemarin kuliner makan papeda yang merupakan makanan khas dari sini, tidak ada lagi kuliner khas yang bisa dicoba. Alhasil sepertinya kalau ada liputan kuliner di Sorong bakalan makan di tempat - tempat makan yang rasanya enak tetapi bukan makanan khas, jadi bisa untuk referensi kalau sedang berada disini dan tidak tahu ingin memakan apa. Kuliner selanjutnya yang saya datangi adalah Bakso Presiden yang terletak di perempatan jalan Samratulangi, jadi disini jarang sekali ada nomor bangunan yang ditempel jadi saya tidak tahu ini nomor berapa, yang pasti lokasinya ada di dekat tugu perempatan di jalan Samratulangi. Sebenarnya ini adalah cabang dari pusatnya yang ada di kabupaten Sorong, tetapi saya baca berita yang ada disana terkena kebakaran dan yang paling dekat dengan bandara ya yang saya kunjungi ini sehingga kalau ingin coba mampir aja ke outlet yang ini.





Tidak seperti yang saya duga, harganya tidak terlalu mahal, cenderung sama saja dengan yang ada di Jawa. Bakso ini mengusung konsep seperti bakso di Malang yang memang merupakan pusat bakso. Selain itu pilihan baksonya pun sudah banyak variasi dan kekinian, sebut saja bakso mangkok seharga 20 ribu, bakso beranak seharga 20 ribu, bakso super iga seharga 25 ribu, bakso mercon iga seharga 25 ribu, bakso super seharga 15 ribu, bakso mercon seharga 15 ribu, dan mie ayam bakso seharga 15 ribu. Ada juga mie ayam seharga 13 ribu, di jawa mungkin harganya 10 ribu, jadi selisihnya hanya sedikit saja. Pilihan minumannya juga lumayan banyak, ada es teh seharga 5 ribu, es jeruk 7 ribu, es kopi susu seharga 8 ribu, dan beberapa minuman yang lain. Saya pesan bakso mangkok karena belum pernah mencoba sebelumnya, jadi bakso mangkok ini bakso yang dibuat seperti mangkok dan di dalamnya ada kuah juga dan bakso yang lebih kecil, unik kan. Rasanya menurut saya lumayan enak dan bisa menjadi referensi ketika ingin makan bakso di kota Sorong.
Read more!
badge