23 Januari 2018

Bakso Presiden: Salah Satu Bakso Enak di Sorong


Sebenarnya setelah kemarin kuliner makan papeda yang merupakan makanan khas dari sini, tidak ada lagi kuliner khas yang bisa dicoba. Alhasil sepertinya kalau ada liputan kuliner di Sorong bakalan makan di tempat - tempat makan yang rasanya enak tetapi bukan makanan khas, jadi bisa untuk referensi kalau sedang berada disini dan tidak tahu ingin memakan apa. Kuliner selanjutnya yang saya datangi adalah Bakso Presiden yang terletak di perempatan jalan Samratulangi, jadi disini jarang sekali ada nomor bangunan yang ditempel jadi saya tidak tahu ini nomor berapa, yang pasti lokasinya ada di dekat tugu perempatan di jalan Samratulangi. Sebenarnya ini adalah cabang dari pusatnya yang ada di kabupaten Sorong, tetapi saya baca berita yang ada disana terkena kebakaran dan yang paling dekat dengan bandara ya yang saya kunjungi ini sehingga kalau ingin coba mampir aja ke outlet yang ini.





Tidak seperti yang saya duga, harganya tidak terlalu mahal, cenderung sama saja dengan yang ada di Jawa. Bakso ini mengusung konsep seperti bakso di Malang yang memang merupakan pusat bakso. Selain itu pilihan baksonya pun sudah banyak variasi dan kekinian, sebut saja bakso mangkok seharga 20 ribu, bakso beranak seharga 20 ribu, bakso super iga seharga 25 ribu, bakso mercon iga seharga 25 ribu, bakso super seharga 15 ribu, bakso mercon seharga 15 ribu, dan mie ayam bakso seharga 15 ribu. Ada juga mie ayam seharga 13 ribu, di jawa mungkin harganya 10 ribu, jadi selisihnya hanya sedikit saja. Pilihan minumannya juga lumayan banyak, ada es teh seharga 5 ribu, es jeruk 7 ribu, es kopi susu seharga 8 ribu, dan beberapa minuman yang lain. Saya pesan bakso mangkok karena belum pernah mencoba sebelumnya, jadi bakso mangkok ini bakso yang dibuat seperti mangkok dan di dalamnya ada kuah juga dan bakso yang lebih kecil, unik kan. Rasanya menurut saya lumayan enak dan bisa menjadi referensi ketika ingin makan bakso di kota Sorong.
Read more!

20 Januari 2018

Rumah Makan Cahaya: Menikmati Papeda Makanan Khas Papua di Sorong


Petualangan saya selanjutnya berlanjut ke pulau yang sebelumnya belum pernah saya kunjungi sebelumnya. Saat ini saya berada di provinsi Papua Barat, tepatnya di kota Sorong, salah satu kota terbesar di provinsi ini. Berada di salah satu pulau terbesar di Indonesia membuat saya ingin menikmati apa saja yang ada disini, salah satunya adalah kuliner khas di Sorong. Setelah saya mencari tahu di internet, ada salah satu makanan yang wajib dicoba saat berada disini yaitu papeda. Papeda adalah hasil olahan sagu yang diperankan sebagai pengganti nasi, jadi makan papeda ini dilengkapi dengan lauk dan biasanya lauknya adalah ikan kuah kuning. Salah satu rumah makan yang menyediakan papeda adalah rumah makan Cahaya yang terletak di jalan selat karimata. Cara paling gampang untuk menuju kesini adalah cari SMA Negeri 3 kota Sorong, kemudian di sekitar situ ada jalan selat karimata yang membelah pasar bersama, nanti di sebelah kiri jalan tidak jauh dari jalan raya ada rumah makan cahaya (peta dan foto depan rumah makan ada di artikel ini).









Saya bersama teman saya memesan makanan yang sepertinya setiap pengunjung yang datang kesini pasti memesan ini meskipun ada menu yang lain. Bilang aja beli papeda nanti lauknya akan menyesuaikan yaitu ikan kuah kuning. Setelah pesanan datang saya kaget karena papedanya sangat banyak penuh satu mangkok, papedanya berbentuk seperti lem jadi lengket - lengket gitu. Suasana warungnya sangat sederhana, lebih ke warung keluarga karena banyak foto keluarga dari pemilik warung disini. Setelah saya coba rasanya agak aneh, seperti lontong yang lengket tetapi hambar tidak ada rasanya bahkan ada rasa seperti mineral di akhir kunyahan. Memakan papedanya langsung dicampur dengan kuah kuning dan ikan agar terasa lebih enak. Saya hanya habis setengah porsi papeda dan lauknya habis, menurut saya proporsi lauk dan papedanya tidak sebanding, jauh lebih banyak papedanya. Tapi pengunjung lain saya lihat masing - masing orang memang memesan satu mangkok papeda, kuat - kuat ya ternyata porsi makannya banyak banget orang - orang disini. Bagi yang sekedar mencoba saran saya membeli satu mangkok untuk berdua saja agar tidak sia - sia karena kalau tidak doyan bakalan tidak dimakan sama sekali. Harga untuk satu porsi ditambah es teh adalah 40 ribu, cukup wajar untuk harga disini.
Read more!

19 Januari 2018

Tokyo Belly: Restoran dengan Menu Makanan Jepang yang Lengkap


Kuliner terakhir saya di Jakarta setelah orientasi di tempat kerja baru mengantarkan saya ke sebuah tempat makan yang sudah lama ada tetapi saya baru kali itu datang ke tempat tersebut. Nama restoran tersebut adalah Tokyo Belly yang terletak di Grand Indonesia Mall, tepatnya di west mall lantai 3A. Restoran ini memiliki lokasi yang strategis karena terletak di area pojok sehingga jendela langsung menghadap ke perkotaan kota Jakarta, terlihat gedung - gedung pencakar langit yang ada di Jakarta. Setahu saya restoran Jepang biasanya terbagi menjadi beberapa kategori seperti di Hokben tidak ada sushi, nah begitu membuka menu di Tokyo Belly ini, langsung terhidang seluruh masakan Jepang yang saya tahu, bahkan ada juga masakan yang biasanya saya menemukannya di restoran Korea. Seperti pada restoran kelas menangah lainnya, kita akan ditanya datang dalam jumlah rombongan berapa sehingga tidak bisa memilih tempat duduk, sudah disesuaikan dengan jumlah rombongan.






























Kalau siang hari akan tidak nyaman saat duduk samping jendela karena sangat panas dari terik matahari sehingga ada penutup jendela. Beberapa menu utama yang ada disini adalah chicken teriyaki pasta seharga 58 ribu, chicken katsu curry rice seharga 58 ribu, belly mie seharga 38 ribu, tempura chige ramen seharga 56 ribu, dan menu yang saya beli adalah chicken teriyaki bi bim bap seharga 62 ribu. Kategori makanan yang dijual disini cukup banyak, ada aneka nibbles (sejenis jajanan atau snack), aneka sup, aneka greens (sejenis salad), aneka sushi, aneka temaki, aneka ramen, aneka pasta jepang (saya juga baru tahu kali ini kalau ada pasta jepang), aneka bi bim bap, aneka curry rice, aneka belly box, aneka teishoku dan tamatoji, aneka washoku dan makanan di atas hot plate. Selain makanan berat dan snack, ada juga minuman dan dessert seperti aneka parfait, aneka hanito, aneka matcha fondue. Seperti biasa saya membeli ocha agar bisa refill dan harganya murah. Rasa dari bi bim bap yang saya pesan menurut saya biasa saja, tidak jauh berbeda dengan makanan yang sama di restoran yang lain. Kelebihannya adalah pilihan makanan yang banyak.
Read more!

07 Januari 2018

Coco Ichibanya: Kari Jepang Asli Dibawa dari Negara Asalnya


Kuliner saya kali ini ingin mencoba tempat makan yang tidak terlalu mahal dan tidak ada di Surabaya. Atas referensi teman saya maka saya mengunjungi sebuah restoran bernama Coco Ichibanya yang terletak di Mall Grand Indonesia, seperti hal nya Yoshinoya yang sudah lebih terkenal di Indonesia, restoran ini berasal asli dari Jepang dan membuka gerai di berbagai negara, salah satunya di Jakarta dan belum ada di kota lain di Indonesia. Restoran ini ada juga di mall Gandaria City dan Central Park. Makanan utama yang ada disini adalah kari jepang yang lumayan terkenal. Ketika mencari restoran kari jepang di google pasti selalu ada nama restoran ini di daftar peringkat hasilnya. Seperti hal nya restoran terkenal di Jakarta, harus waiting list terlebih dahulu untuk mendapatkan tempat duduk dan mendapatkan meja sesuai dengan jumlah rombongan. Restoran ini menawarkan banyak varian kari jepang dan juga bagi yang sudah terbiasa beli bisa juga memesan dengan racikan sendiri sesuai keinginan.





















Salah satu menu favorit yang saya pesan karena isinya kesukaan saya semua adalah Beef & Spinach Omelette Curry seharga 95 ribu rupiah, dari fotonya saja sudah bikin ngiler. Menu - menu favorit lain yang ada disini adalah Chicken Cutlet & vegetable curry seharga 88 ribu, seafood & sausage curry seharga 104 ribu, stewed chicken & ripe tomato curry seharga 80 ribu, beef hamburg, sausage & spinach curry seharga 112 ribu, minced beef cutlet & cheese curry seharga 85 ribu, dan lain sebagainya. Kita juga bisa memesan tambahan atau topping di dalam menu pesanan kita, pilihan toppingnya sangat banyak dan kalau yang tidak ada di menu lain seperti ripe tomato, hard boiled egg, tuna, dan corn bisa ditambahkan dengan harga masing - masing 13 ribu. Saat memesan kari kita akan ditanya ingin level kepedasan apa, kalau saya ingin yang standar aja agar rasa autentik dari kari nya tidak hilang. Minumannya biasanya pesan iced green tea atau biasa disebut ocha kalo di restoran sushi agar bisa refill dan harga paling murah, hehe. Rasanya emang enak banget, rasa karinya kuat dan bikin ketagihan. Bahkan kuah karinya pun habis sampai tetesan terakhir karena gurih dan lezat. Wajib dicoba bagi para pecinta kari.
Read more!
badge