21 Juni 2018

Apa yang Harus Kamu Ketahui Sebelum ke Raja Ampat


Wisata ke Raja Ampat saat ini sudah sangat terkenal, apalagi sejak ada media sosial. Saya dan keluarga besar berkesempatan kesana kemarin saat libur lebaran dan kebetulan saya sedang bertugas di Sorong, kota terdekat dengan Raja Ampat. Nah, setelah berwisata kesana ternyata banyak sekali hal yang menurut saya harus diketahui terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk wisata ke Raja Ampat agar mendapatkan hasil yang maksimal. Berikut hal - hal yang bisa saya bagikan kepada teman - teman semua. 



1. Hal paling mendasar, Raja Ampat adalah sebuah Kabupaten di provinsi Papua Barat. Kabupaten yang terdiri dari banyak pulau - pulau, ibukota kabupatennya berada di pulau Waigeo, tepatnya di distrik Waisai, jadi kalau ditanya ibukota Raja Ampat dimana, jawabannya ya di Waisai. Jadi kalau wisata ke Raja Ampat itu sama kayak kamu datang ke kota Batu atau datang ke Puncak Bogor, banyak sekali pilihan spot wisata dan harus milih, tidak bisa didatangi semua kecuali memang disini dalam waktu lama dan uangnya sangat banyak. Bisa aja kan ke Raja Ampat cuma tidur doang di penginapan seperti layaknya datang ke Puncak cuma buat nginap di hotel.



2. Pusat penginapan kalau berwisata ke Raja Ampat berada di Waisai jika kamu memilih wisata yang ada di kawasan Wayag dan Piaynemo, serta Misool jika memilih paket wisata Misool. Kamu bisa memilih menginap di homestay atau di resort yang lebih mahal, kalau beruntung kamu bisa dapat homestay rasa resort yaitu berada di tepi pantai dan memiliki dermaga. Perjalanan wisata kebanyakan dimulai dari penginapan di pagi hari dan nanti kembali ke penginapan saat sore.

3. Pintu masuk Raja Ampat adalah kota Sorong, ada 2 pilihan transportasi dari Sorong ke Waisai, yaitu pesawat terbang Wings air selama 30 menit seharga 300 ribuan sehari sekali dan kapal cepat selama 2 jam seharga 100 ribu perjalanan dari pelabuhan rakyat (bukan pelabuhan utama kota Sorong). Kapal cepat beroperasi 2 kali sehari, ada juga kapal ferry tetapi bukan menjadi pilihan yang bagus untuk wisata karena durasinya lama dan tidak setiap hari ada. Jika berwisata ke Misool hanya ada pilihan transportasi kapal cepat berdurasi 4 jam dan kapal ferry yang tetap tidak menjadi rekomendasi karena jarang dan lama. Tidak setiap hari kapal cepat ke misool ada, jika kamu menggunakan paket wisata, mereka sudah memahami jadwal sehingga kamu tinggal mengikuti jadwal dari mereka saja.

4. Wisata di Raja Ampat semuanya menggunakan speedboat karena spot - spot wisata yang ada di pulau - pulau lain. Hal ini jarang diperhatikan tetapi menurut saya penting. Selama saya disana ternyata ada banyak jenis speedboat yang dipakai, mulai dari yang sangat terbuka cuma beratapkan terpal hingga yang bagus ber AC dan tertutup semua, mulai dari yang bermesin 80 hingga yang saya naiki bermesin 400. Itu semua akan memengaruhi perjalananmu karena selama berjam - jam kamu akan berada di atas laut. Beruntungnya saat itu saya menggunakan speedboat yang tertutup dan bermesin besar sehingga durasi perjalanan lebih cepat 1 jam dari seharusnya dan saya tidak terkena angin laut selama berjam - jam. Bayangkan kalau terkena angin laut dan ombak selama 3 jam pasti sudah mual deh saya. Sehingga saat memilih travel perjalanan, tanyakan dulu pakai speedboat yang seperti apa, kalau bisa tertutup dan bermesin besar.

5. Paket wisata biasanya berdurasi 3-5 hari. Sehari sebelum wisata di hari berikutnya, tanyakan terlebih dahulu hari itu mau kemana saja dan perjalanannya seperti apa serta minta contoh fotonya bagaimana kalau disana. Menurut saya ini penting terutama bagi pemburu foto - foto hits karena tour leader jarang menginformasikan detail wisata keesokan harinya padahal pemburu foto harus mempersiapkan mau bawa apa saja dan mau foto seperti apa. Sebagai contoh saya kira di hari terakhir saya cuma ke Wayag saja ternyata rombongan saya mampir di pulau bernama Waigeo bagian barat juga, disana bisa foto dengan hiu di sekitar kita dan pemandangannya sangat bagus padahal rombongan saya tidak bawa baju ganti, kalau foto sambil renang kan akal lebih oke. Jadi ya menurut saya kurang maksimal fotonya kalau tidak tahu detail perjalanan keesokan harinya.

6. Paket wisata Raja Ampat secara umum terbagi menjadi paket Piaynemo, paket Wayag, dan paket Misool. Paket Wayag pasti ke Piaynemo tetapi paket Piaynemo tidak ke Wayag, sedangkan paket Misool tersendiri karena arahnya ke selatan sedangkan yang lain ke utara. Harganya pun berbeda jauh, misal ke Wayag hampir 2 kali lipat ke Piaynemo karena Wayag lokasinya sangat jauh sehingga membutuhkan 1 hari sendiri. Sebagai contoh paket Piaynemo paling murah yang pernah saya temukan seharga 1.5 juta tanpa menginap, sedangkan paket Wayag paling murah yang saya temukan berkisar 4 jutaan. Kalau berduit terbatas biasanya akan memilih paket Piaynemo saja karena spot yang dikunjungi lebih banyak dan harganya lebih murah. Paket Misool adalah yang paling mahal karena lokasinya yang sangat jauh.

7. Wisata Raja Ampat adalah wisata dengan harga yang mahal. Wisata alam dan jauh dari pusat negeri membuat harga apapun disini menjadi mahal. Jangan bayangkan kamu bisa membeli oleh- oleh dengan harga seperti Malioboro atau sejenisnya, tidak ada yang murah disini. Maka dari itu siapkan peralatan dengan sebaik mungkin, seperti jika ke Wayag wajib memakai sarung tangan pecinta alam, sepatu tertutup, dan celana panjang karena medan yang sangat berat.

8. Pilihlah travel perjalanan yang menyiapkan dokumentasi yang mumpuni, cari tahu track record nya di media sosial terutama instagram. Saya sendiri memilih travel yang membawa drone dan bisa fotografi karena saya datang berkeluarga sehingga butuh dokumentasi dari orang lain dan juga ingin foto - foto yang bagus menggunakan drone. Bawa juga kamera yang tidak susah untuk diatur karena durasi kunjungan di sebuah spot tidak terlalu lama sehingga membutuhkan waktu yang cepat untuk foto sana sini.

9. Pilih bulan yang tepat untuk datang kesini, jangan sampai anda sudah membayangkan Wayag yang begitu indah tetapi tiba - tiba angin dan ombak kencang sehingga perjalanan dibatalkan. Menurut informasi yang saya dapatkan, musim wisata disini malah terjadi bulan November-awal Juni, Juli-September adalah masa - masa dimana musim yang tidak bagus untuk wisata, bahkan agen wisata menutup perjalanan di bulan tersebut. Padahal kalau di bagian Indonesia yang lain di bulan Juli-September malah puncak kemarau dan bagus untuk wisata, bahkan di negara barat Juni-September adalah musim panas juga bagus untuk wisata. Saat saya menulis post ini sedang hujan lebat di Sorong dan selama saya disana setiap pagi selalu gerimis padahal sudah bulan Juni dimana harusnya musim kemarau.

10. Ada yang namanya PIN Raja Ampat, yaitu sebuah kartu bagi wisatawan yang ber KTP diluar Raja Ampat dan harus dibeli seharga 500 ribu/orang untuk wisatawan domestik dan 1 juta/orang untuk wisatawan mancanegara. Pos pembelian setahu saya ada di Piaynemo salah satunya, jadi kalau kamu tidak ke tempat - tempat terkenal rasanya tidak ada kewajiban untuk membelinya, tapi kan tidak mungkin tuh ke tempat yang tidak terkenal, jadi siapkan saja dananya. PIN ini berlaku satu tahun, jadi kalau kamu ke Raja Ampat lagi dalam kurun waktu satu tahun ya tidak perlu membeli lagi.

11. Pelabuhan di kota Sorong itu banyak jumlahnya, selain itu tidak ada petunjuk arah untuk menuju ke pelabuhan - pelabuhan itu. Nah, bagi wisatawan yang pakai travel sih tidak ada masalah karena sudah ada pihak yang mengurus dan menjemput ke bandara biasanya, tetapi kalau ingin backpacker harus berhati - hati karena disini transportasi umum hanya taksi bandara dan angkot saja, saran saya sih ke pelabuhan naik taksi bandara saja karena mereka sudah tahu lokasinya dimana. Misalkan ingin ke Waisai atau Misool naik kapal cepat ya ke pelabuhan rakyat, ada juga paket travel yang pakai speedboat sendiri berangkatnya dari pelabuhan usaha mina, jadi kalau harus ke pelabuhan sendiri harus diperjelas pelabuhan yang mana.

12. Penduduk Papua masih memegah teguh hukum adat. Sebelum melakukan sesuatu ada baiknya bertanya dulu disini daripada terkena hukum adat. Seperti contohnya menangkap ikan saja di daerah tertentu tidak boleh sembarangan, apalagi menginjak gugusan karang lebih tidak boleh lagi. Bisa jadi masuk kawasan tertentu atau mengambil tumbuhan tertentu juga tidak boleh. Kalau sudah terkena hukum adat akan susah mengurusnya, jadi ya lebih baik diantisipasi ya.

13. Kawasan timur Indonesia masih menjadi daerah malaria. Jadi bagi kamu yang imun tubuhnya lemah, apalagi yang mudah sakit atau kecapekan, wajib hukumnya bawa soffel atau autan, karena nyamuk di Raja Ampat besar - besar, kalau sudah terkena malaria akan repot kan sampai besok - besok bisa kambuh. Bawa juga perbekalan obat yang penting - penting karena disini fasilitas terbatas, susah kalau sakit saat jauh dari keramaian.

Demikian beberapa ulasan tentang Raja Ampat dari saya, kalau ada yang lupa saya tambahkan akan saya update di kemudian hari. Boleh email ke saya kalau ada yang ingin ditanyakan tentang wisata ke Raja Ampat. Terima kasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge