24 Juni 2018

Mamatua Villa: Homestay Rasa Resort di Raja Ampat


Usai sudah penulisan blog tentang wisata Raja Ampat keluarga saya. Nah, sebagai tulisan tambahan, saya ingin mengulas tentang penginapan kami yang menurut saya worth it. Nama tempat ini adalah Mamatua Villa yang terletak di Waisai, dekat dengan bandara Marinda. Perjalanan dari pelabuhan Waisai kesini naik mobil menempuh perjalanan sekitar 15-30 menit dengan jalan yang meliuk - liuk melewati perbukitan dan hutan lebat. Penginapan di Raja Ampat secara umum dibagi 2 yaitu resort dan homestay, tidak tahu juga bedanya apa secara pasti, yang pasti homestay lebih murah dari resort dan ini termasuk homestay. Kesan pertama saya terhadap homestay ini sangat takjub karena begitu tiba langsung ada pantai di depan kamar yang berbentuk bangunan tersendiri, apa ya namanya, bungalow sederhana kali ya, hehehe. Selain itu penginapan ini dilengkapi juga dengan meja kursi, ayunan, gubuk, dan tempat makan di tepi pantai untuk sekedar bersantai atau foto - foto. Ada juga dermaga anjungan yang lumayan panjang, jadi kalau sewa speedboat bisa berangkat langsung dari sini, gila sih udah punya pantai pribadi, punya dermaga pribadi pula.













Saya yang tidak pernah melihat fasilitas sekeren ini begitu takjub melihatnya. Saat papa saya tanya ke pengurus penginapan, katanya sewa disini dihitung per orang, per orang 600 ribu per malam, dapat 3 kali makan. Jadi meskipun 1 kamar diisi 4 orang ya bayarnya tetap 2,4 juta. Jangan kaget ya disini memang harga mahal - mahal, Sorong saja mahal apalagi Waisai yang lebih terpencil. Listrik disini hanya ada saat malam hari pukul 17 sampai pukul 7 pagi karena menggunakan genset, belum ada PLN disini. Hal menakjubkan lainnya adalah makanan yang enak - enak, apalagi makan malem tuh, buset dah ikannya gede - gede cuy, ada ikan cakalang, ikan mirip tuna, dan masih banyak lagi. Selain itu, masakan sayuran disini juga enak - enak, bumbunya top deh, saya kira kalau di pedalaman gini makanannya ala kadarnya. Wisata disini berbeda dengan jenis - jenis wisata yang lain, kalau ingin ke pusat keramaian pulau harus pesan taksi dulu menggunakan HP, tarifnya pun tidak murah untuk menyewa itu. Fasilitas harga segitu hanya dapat kipas angin saja, tv pun tidak ada, tetapi kamar mandi dalam dan air sudah lancar kok, sinyal pun ada sehingga nyaman banget menurut saya. Jangan lupa bawa soffel atau autan ya karena disini daerah yang masih ada nyamuk malaria, gede - gede lagi nyamuknya, daripada pulang - pulang kena malaria mending dicegah terlebih dahulu toh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

badge